Rupiah Menguat ke Rp17.748 per Dolar AS, Sinyal Positif Bagi Ekonomi Nasional

- Jurnalis

Kamis, 20 Agustus 2026 - 18:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16908288

i

Oplus_16908288

JAKARTA, realitapublik.id — Nilai tukar mata uang Rupiah menunjukkan tren penguatan yang cukup signifikan pada perdagangan sore ini. Rupiah ditutup menguat 92 poin atau 0,52 persen ke level Rp17.748 per dolar AS pada Kamis (20/8/2026) sore.

 

Penguatan mata uang Garuda ini terjadi di tengah pergerakan mata uang kawasan Asia yang cenderung bervariasi terhadap dolar AS. Sejumlah mata uang Asia turut mencatatkan apresiasi, seperti yuan China yang menguat 0,11 persen, peso Filipina 0,26 persen, ringgit Malaysia 0,48 persen, dan dolar Singapura 0,02 persen.

Baca Juga :  Dugaan Keretakan Hubungan Berujung Pergeseran Sekda Kota Malang, Kebijakan Manajemen Talenta Jadi Sorotan

 

Sebaliknya, beberapa mata uang Asia lainnya mengalami pelemahan. Yen Jepang terdepresiasi 0,21 persen, won Korea Selatan melemah 0,33 persen, dan dolar Hong Kong terkoreksi 0,03 persen terhadap dolar AS.

 

Sementara itu, pergerakan mata uang utama negara-negara maju juga menunjukkan dinamika yang beragam. Euro Eropa tercatat menguat 0,12 persen, poundsterling Inggris naik 0,20 persen, dan dolar Kanada terapresiasi 0,26 persen. Di sisi lain, dolar Australia bergerak relatif stabil, sedangkan franc Swiss melemah 0,13 persen terhadap dolar AS.

Baca Juga :  Upacara Detik-Detik Proklamasi HUT ke-81 RI Digelar di Tiyuh Kartaraharja

 

Analis mata uang dari DOO Financial Futures, Lukman Leong, menjelaskan bahwa penguatan rupiah serta mata uang global lainnya didorong oleh sentimen positif atas rencana Pemerintah Amerika Serikat (AS) untuk mengintervensi imbal hasil (yield) obligasi jangka panjang.

 

“Rupiah dan mata uang regional maupun utama dunia menguat tajam terhadap dolar AS dipicu rencana Pemerintah AS melakukan intervensi pada imbal hasil obligasi jangka panjang melalui penggandaan operasi buyback,” ujar Lukman Leong.

Baca Juga :  Dugaan Korupsi Pengadaan Fiktif Rp2,7 Miliar, Mantan Dirut Perumda Tirtayasa Pekalongan Dijebloskan ke Tahanan

 

Ia menambahkan, keputusan dari Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI) juga memberi angin segar yang memperkuat posisi nilai tukar domestik. “Hasil RDG BI kemarin turut direspons positif oleh para investor dan menjadi pendorong tambahan bagi penguatan rupiah,” jelasnya.

 

Penguatan nilai tukar Rupiah ini menjadi indikator positif sekaligus sinyal baik bagi stabilitas dan pertumbuhan perekonomian nasional Indonesia ke depan.

Penulis : Fery Eka spt

Berita Terkait

Dugaan Korupsi Pengadaan Fiktif Rp2,7 Miliar, Mantan Dirut Perumda Tirtayasa Pekalongan Dijebloskan ke Tahanan
Strategi Stabilisasi BI Berhasil, Nilai Tukar Rupiah Terus Menguat terhadap Dolar AS
Presiden Prabowo Subianto Pimpin Upacara Peringatan HUT ke-81 RI di Istana Merdeka
Upacara Detik-Detik Proklamasi HUT ke-81 RI Digelar di Tiyuh Kartaraharja
Kawal Peringatan HUT Ke-81 RI, Satpol PP DKI Jakarta Siagakan 1.225 Personel
Wapres Gibran Tinjau Rehabilitasi Jembatan Lumut, Dorong Penguatan Konektivitas
Rupiah Menguat ke Rp17.897 per Dolar AS, Pasar Masih Pantau Konflik Timur Tengah dan Data Ekonomi AS
Rupiah Pagi Ini, Tinggalkan Level Rp18.000 per Dolar AS
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 18:36 WIB

Rupiah Menguat ke Rp17.748 per Dolar AS, Sinyal Positif Bagi Ekonomi Nasional

Kamis, 20 Agustus 2026 - 11:50 WIB

Dugaan Korupsi Pengadaan Fiktif Rp2,7 Miliar, Mantan Dirut Perumda Tirtayasa Pekalongan Dijebloskan ke Tahanan

Selasa, 18 Agustus 2026 - 00:13 WIB

Presiden Prabowo Subianto Pimpin Upacara Peringatan HUT ke-81 RI di Istana Merdeka

Senin, 17 Agustus 2026 - 12:05 WIB

Upacara Detik-Detik Proklamasi HUT ke-81 RI Digelar di Tiyuh Kartaraharja

Minggu, 16 Agustus 2026 - 19:33 WIB

Kawal Peringatan HUT Ke-81 RI, Satpol PP DKI Jakarta Siagakan 1.225 Personel

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 23:56 WIB

Wapres Gibran Tinjau Rehabilitasi Jembatan Lumut, Dorong Penguatan Konektivitas

Jumat, 7 Agustus 2026 - 23:24 WIB

Rupiah Menguat ke Rp17.897 per Dolar AS, Pasar Masih Pantau Konflik Timur Tengah dan Data Ekonomi AS

Rabu, 5 Agustus 2026 - 14:50 WIB

Rupiah Pagi Ini, Tinggalkan Level Rp18.000 per Dolar AS

Berita Terbaru