Strategi Stabilisasi BI Berhasil, Nilai Tukar Rupiah Terus Menguat terhadap Dolar AS

- Jurnalis

Rabu, 19 Agustus 2026 - 19:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16908288

i

Oplus_16908288

JAKARTA, realitapublik.id — Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) menunjukkan tren penguatan dalam beberapa hari terakhir. Pergerakan positif mata uang Garuda ini ditopang oleh efektivitas strategi Bank Indonesia (BI) dalam menjaga stabilitas kurs di tengah dinamika pasar keuangan global.

 

Hal tersebut disampaikan oleh Deputi Gubernur Senior sekaligus Pejabat Sementara (Pjs.) Gubernur Bank Indonesia, Destry Damayanti, dalam konferensi pers hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI pada Rabu (19/8/2026).

 

“Nilai tukar rupiah menguat didukung respons kebijakan stabilisasi yang ditempuh Bank Indonesia,” ujar Destry Damayanti.

Baca Juga :  Rupiah Pagi Ini, Tinggalkan Level Rp18.000 per Dolar AS

Ia memaparkan bahwa pada 18 Agustus 2026, kurs rupiah tercatat bergerak menguat ke level Rp17.855 per dolar AS, atau mengapresiasi 0,78% secara point-to-point jika dibandingkan dengan posisi pada akhir Juli 2026.

 

Pihaknya optimistis pergerakan nilai tukar rupiah ke depan akan tetap terjaga dan stabil seiring dengan komitmen bank sentral dalam mengoptimalkan seluruh instrumen moneter yang dimiliki.

 

“BI terus menempuh strategi untuk menjaga stabilitas nilai tukar. Ke depan, nilai tukar diperkirakan tetap stabil didukung penguatan langkah-langkah stabilisasi BI,” tegas Destry.

Baca Juga :  Rupiah Menguat ke Rp17.897 per Dolar AS, Pasar Masih Pantau Konflik Timur Tengah dan Data Ekonomi AS

 

Penguatan di Awal Perdagangan

Pergerakan menguat nilai tukar rupiah juga terlihat pada pembukaan perdagangan Rabu (19/8/2026) pagi menjelang pengumuman hasil RDG BI. Berdasarkan data Refinitiv, rupiah dibuka terapresiasi 0,11% ke posisi Rp17.830 per dolar AS.

 

Capaian positif ini sekaligus membalikkan tekanan yang terjadi pada hari sebelumnya. Pada Selasa (18/8/2026), mata uang Garuda sempat ditutup melemah 0,17% di tingkat Rp17.850 per dolar AS.

Baca Juga :  Rupiah Menguat ke Rp17.897 per Dolar AS, Pasar Masih Pantau Konflik Timur Tengah dan Data Ekonomi AS

 

Di sisi lain, indeks dolar AS (DXY) yang mengukur kekuatan mata uang greenback terhadap enam mata uang utama dunia terpantau menguat tipis 0,03% ke level 99,688 pada pukul 09.00 WIB.

 

Tren penguatan nilai tukar rupiah ini memberikan sinyal positif bagi perekonomian nasional. Meski tantangan ekonomi global masih berlanjut, konsistensi kebijakan moneter BI diharapkan mampu menjaga tren penguatan rupiah sehingga tercipta stabilitas ekonomi nasional yang berkelanjutan.

Penulis: Fery Eka spt

Berita Terkait

Rupiah Menguat ke Rp17.897 per Dolar AS, Pasar Masih Pantau Konflik Timur Tengah dan Data Ekonomi AS
Rupiah Pagi Ini, Tinggalkan Level Rp18.000 per Dolar AS
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia Pastikan Harga BBM dan LPG Subsidi Tidak Naik
KA Banyubiru Layani Rute Solo–Semarang PP, Cek Jadwal Keberangkatan dan Tarifnya
Nilai tukar Mata Rupiah Diprediksi akan Lanjut Menguat pada Pekan Depan
248 Belum Operasikan Gerai Resmi, Sejumlah Koperasi Desa Merah Putih di Batang Mulai Rintis Usaha Mandiri
Pertamina Patra Niaga Turunkan Harga Bright Gas 5,5 Kg dan 12 Kg, Amankan Pasokan LPG Nasional
Kelangkaan BBM Resahkan Warga Sumut, Polisi Didesak Periksa Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 19:14 WIB

Strategi Stabilisasi BI Berhasil, Nilai Tukar Rupiah Terus Menguat terhadap Dolar AS

Jumat, 7 Agustus 2026 - 23:24 WIB

Rupiah Menguat ke Rp17.897 per Dolar AS, Pasar Masih Pantau Konflik Timur Tengah dan Data Ekonomi AS

Rabu, 5 Agustus 2026 - 14:50 WIB

Rupiah Pagi Ini, Tinggalkan Level Rp18.000 per Dolar AS

Rabu, 29 Juli 2026 - 05:03 WIB

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia Pastikan Harga BBM dan LPG Subsidi Tidak Naik

Senin, 27 Juli 2026 - 08:11 WIB

KA Banyubiru Layani Rute Solo–Semarang PP, Cek Jadwal Keberangkatan dan Tarifnya

Minggu, 19 Juli 2026 - 17:41 WIB

Nilai tukar Mata Rupiah Diprediksi akan Lanjut Menguat pada Pekan Depan

Sabtu, 18 Juli 2026 - 17:40 WIB

248 Belum Operasikan Gerai Resmi, Sejumlah Koperasi Desa Merah Putih di Batang Mulai Rintis Usaha Mandiri

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:40 WIB

Pertamina Patra Niaga Turunkan Harga Bright Gas 5,5 Kg dan 12 Kg, Amankan Pasokan LPG Nasional

Berita Terbaru