Rupiah Pagi Ini, Tinggalkan Level Rp18.000 per Dolar AS

- Jurnalis

Rabu, 5 Agustus 2026 - 14:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16908288

i

Oplus_16908288

JAKARTA, realitapublik.id — Nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka menguat pada perdagangan Rabu (05/08/2026) pagi. Mata uang Garuda berhasil meninggalkan level Rp18.000 per dolar AS seiring dengan tren positif pergerakan mata uang di kawasan Asia.

 

Berdasarkan data Bloomberg pada pukul 08.28 WIB, nilai tukar Rupiah di pasar spot menguat 75 poin atau 0,42 persen ke posisi Rp17.952 per dolar AS.

Baca Juga :  Menteri ESDM Bahlil Lahadalia Pastikan Harga BBM dan LPG Subsidi Tidak Naik

 

Pergerakan positif ini sejalan dengan mayoritas mata uang utama di kawasan Asia yang turut menguat terhadap dolar AS. Beberapa mata uang kawasan yang mencatatkan penguatan di antaranya:

 

Yen Jepang: naik 0,22%

Won Korea Selatan: naik 0,47%

Baht Thailand: naik 0,14%

Baca Juga :  Nilai tukar Mata Rupiah Diprediksi akan Lanjut Menguat pada Pekan Depan

Ringgit Malaysia: naik 0,13%

Peso Filipina: naik 0,08%

Dolar Singapura: naik 0,05%

 

Sementara itu, Yuan China terpantau bergerak stagnan, dan Rupee India mencatatkan penurunan tipis sebesar 0,05 persen.

 

Pengamat mata uang sekaligus Direktur PT Traze Andalan Futures, Ibrahim Assuaibi, memproyeksikan pergerakan Rupiah sepanjang perdagangan hari ini masih akan berfluktuasi. Namun, nilai tukar berpotensi ditutup melemah pada rentang Rp18.030 hingga Rp18.080 per dolar AS di akhir sesi.

Baca Juga :  248 Belum Operasikan Gerai Resmi, Sejumlah Koperasi Desa Merah Putih di Batang Mulai Rintis Usaha Mandiri

 

Penguatan Rupiah di awal perdagangan ini diharapkan memberikan sentimen positif bagi stabilitas ekonomi nasional serta menjaga laju inflasi tetap terkendali. Penguatan nilai tukar secara berkelanjutan menjadi sinyal positif bagi daya beli masyarakat serta pertumbuhan ekonomi nasional. (*)

Penulis : Fery Eka spt

Editor : Chu

Berita Terkait

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia Pastikan Harga BBM dan LPG Subsidi Tidak Naik
KA Banyubiru Layani Rute Solo–Semarang PP, Cek Jadwal Keberangkatan dan Tarifnya
Nilai tukar Mata Rupiah Diprediksi akan Lanjut Menguat pada Pekan Depan
248 Belum Operasikan Gerai Resmi, Sejumlah Koperasi Desa Merah Putih di Batang Mulai Rintis Usaha Mandiri
Pertamina Patra Niaga Turunkan Harga Bright Gas 5,5 Kg dan 12 Kg, Amankan Pasokan LPG Nasional
Kelangkaan BBM Resahkan Warga Sumut, Polisi Didesak Periksa Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut
Resmi, Imigrasi Cegal Eks Jampidsus Febrie Adriansyah dan Don Ritto
Ribuan Warga Padati Selamatan Desa dan Larung Sesaji Danau Ranu Grati, Rawat Tradisi Leluhur
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 14:50 WIB

Rupiah Pagi Ini, Tinggalkan Level Rp18.000 per Dolar AS

Rabu, 29 Juli 2026 - 05:03 WIB

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia Pastikan Harga BBM dan LPG Subsidi Tidak Naik

Senin, 27 Juli 2026 - 08:11 WIB

KA Banyubiru Layani Rute Solo–Semarang PP, Cek Jadwal Keberangkatan dan Tarifnya

Minggu, 19 Juli 2026 - 17:41 WIB

Nilai tukar Mata Rupiah Diprediksi akan Lanjut Menguat pada Pekan Depan

Sabtu, 18 Juli 2026 - 17:40 WIB

248 Belum Operasikan Gerai Resmi, Sejumlah Koperasi Desa Merah Putih di Batang Mulai Rintis Usaha Mandiri

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:40 WIB

Pertamina Patra Niaga Turunkan Harga Bright Gas 5,5 Kg dan 12 Kg, Amankan Pasokan LPG Nasional

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:58 WIB

Kelangkaan BBM Resahkan Warga Sumut, Polisi Didesak Periksa Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut

Minggu, 12 Juli 2026 - 23:00 WIB

Resmi, Imigrasi Cegal Eks Jampidsus Febrie Adriansyah dan Don Ritto

Berita Terbaru

Oplus_16908288

Ekonomi

Rupiah Pagi Ini, Tinggalkan Level Rp18.000 per Dolar AS

Rabu, 5 Agu 2026 - 14:50 WIB