TULANG BAWANG BARAT, realitapublik.id — Pelaksanaan proyek percepatan pemeliharaan irigasi di Tiyuh Daya Asri, Kecamatan Tumijajar, Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), menuai sorotan tajam dari publik. Pekerjaan fisik yang bersumber dari Tahun Anggaran 2026 tersebut dinilai dikerjakan secara asal-asalan, mengabaikan standar kualitas, serta tidak dilengkapi dengan papan informasi proyek di lokasi.
Berdasarkan hasil investigasi lapangan yang dilakukan oleh tim media pada Selasa (13/10/2026), ditemukan sejumlah kejanggalan pada proyek infrastruktur yang dikerjakan oleh kelompok tani setempat di wilayah Tiyuh Daya Asri RK 3. Di antaranya, material semen pada bangunan irigasi tampak mengalami retak dan pecah-pecah.
Ironisnya, proyek pemeliharaan irigasi tersebut diketahui baru saja selesai sekitar satu bulan lalu. Kondisi fisik bangunan yang sudah mengalami kerusakan dini ini dinilai masyarakat bagaikan bangunan yang “baru seumur bayam”.
Hingga berita ini ditayangkan, ketua kelompok tani yang bertanggung jawab atas pengerjaan tersebut belum diketahui identitasnya. Selain itu, Kepalo Tiyuh Daya Asri juga belum berhasil dimintai konfirmasi terkait pelaksanaan proyek pemeliharaan irigasi di wilayah RK tersebut. (*)






