BMT Purworejo Adakan Touring Tarhib Ramadan

- Jurnalis

Minggu, 10 Maret 2024 - 18:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BMT Purworejo Touring Tarhib Ramadan

i

BMT Purworejo Touring Tarhib Ramadan

PURWOREJO, realitapublik.id – BMT Binamas Purworejo berkerja sama dengan Perhimpunan BMT Indonesia MPD (Majelis Pengurus Daerah) Purworejo menyelenggarakan touring Tarhib Ramadan dalam rangka menyambut Bulan suci Ramadhan 1445 H.Ahad,(10/03/2024).

Tarhib Ramadan di ikuti oleh ratusan karyawan BMT yang tergabung dalam Perhimpunan BMT Indonesia MPD Purworejo dengan rute start dari Kantor BMT Binamas Purworejo menuju pasar Purworejo dan dilanjutkan ke 8 titik pasar di wilayah Kecamatan Kemiri, Pituruh, Butuh, Grabag dan Finish di Masjid As-Sakinah Batoh Kecamatan Bayan.

Baca Juga :  Buntut Video Cambuk Viral di KPPG Bogor, Badan Gizi Nasional Copot Jabatan Korwil Purwakarta

Dalam touring sepeda motor ini para peserta menghampiri para pedagang yang ada di pasar untuk membagikan jadwal Imsak dan kurma kepada pedagang serta pengunjung yang ada di pasar sesuai dengan rute yang sudah di tentukan.

Agus Arifin selaku ketua penyelenggara menjelaskan tarhib Ramadan ini merupakan awal rangkaian kegiatan BMT Binamas Purworejo dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan, dan selama bulan Ramadan akan ada berbagai kegiatan sosial seperti tebar 1777 paket sembako kepada duafa, santuan anak yatim,pasar murah, peduli guru ngaji dan marbot serta berbagi takjil.

Baca Juga :  Skandal Video Asusila di MTsN Kota Pasuruan Berujung Pengeroyokan, Pelaku Dikeluarkan dan Larangan Bawa HP

“Dalam acara touring sambut Ramadan ini kita melibatkan lembaga BMT yang ada di Kabupaten Purworejo antara lain Bmt Binamas,BMT An Nuur, BMT Nurul Wahid dan BMT An Nawawi Berjan,” ungkapnya.

Lebih lanjut Agus Arifin berharap dengan adanya kegiatan bersama ini akan terjalin silaturahmi antara BMT yang ada di Kabupaten Purworejo dan kedepannya akan bisa bersinergi dalam berbagai kegiatan yang lain.Selain itu juga untuk mengajak masyarakat menyambut Ramadan ini dengan penuh suka cita dan tentunya dengan memperbanyak ibadah.

Baca Juga :  Sengketa Informasi Desa Samborejo Memasuki Tahap Pembuktian Alat Bukti

“Semoga Ramadan tahun ini kita semua bisa lebih baik dan segala amal ibadah kita akan di terima oleh Allah SWT dan dilipatgandakan pahalanya,” pungkasnya.(Fauzi)

Berita Terkait

Papan Rekening Komite MTsN Pasuruan Ditutupi, Sinyal Kelola Dana Tak Sehat?
Dituding Ada Pungli Komite, Papan Rekening di Resepsionis MTsN Kota Pasuruan Mendadak Diamankan Saat Wartawan Datang
Dampak Karhutla Sumsel: Udara PALI dan Palembang Masih Berbahaya
Cederai Moralitas Pendidikan, AMCD Kecam Keras Kasus Asusila di MTsN Kota Pasuruan
Bupati Situbondo Masuk 22 Tokoh Muda Nahdliyin Inspiratif 2026 Versi FJN
Label Infus Muat Nama Pasien Lain, Keluarga Soroti Prosedur Keselamatan di RSUD Kraton
Skandal Video Asusila di MTsN Kota Pasuruan Berujung Pengeroyokan, Pelaku Dikeluarkan dan Larangan Bawa HP
PERNYATAAN SIKAP KOMNAS PERLINDUNGAN ANAK Atas Kasus Anak Down Syndrome Meninggal Dunia Diduga Akibat Bullying di Surabaya
Berita ini 150 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:40 WIB

Papan Rekening Komite MTsN Pasuruan Ditutupi, Sinyal Kelola Dana Tak Sehat?

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:42 WIB

Dituding Ada Pungli Komite, Papan Rekening di Resepsionis MTsN Kota Pasuruan Mendadak Diamankan Saat Wartawan Datang

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 20:35 WIB

Dampak Karhutla Sumsel: Udara PALI dan Palembang Masih Berbahaya

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Cederai Moralitas Pendidikan, AMCD Kecam Keras Kasus Asusila di MTsN Kota Pasuruan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 13:41 WIB

Bupati Situbondo Masuk 22 Tokoh Muda Nahdliyin Inspiratif 2026 Versi FJN

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 01:27 WIB

Skandal Video Asusila di MTsN Kota Pasuruan Berujung Pengeroyokan, Pelaku Dikeluarkan dan Larangan Bawa HP

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:44 WIB

PERNYATAAN SIKAP KOMNAS PERLINDUNGAN ANAK Atas Kasus Anak Down Syndrome Meninggal Dunia Diduga Akibat Bullying di Surabaya

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:50 WIB

Skandal KUR Fiktif BRI Kepanjen Tembus Rp 2,7 Miliar: Kejari Malang Tetapkan 6 Tersangka, Libatkan Mantri Hingga Perangkat Desa

Berita Terbaru