Gara-gara Ini, Oknum Bidan Desa di Purworejo Dicopot dan Dimutasi

- Jurnalis

Jumat, 15 Maret 2024 - 14:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah. (Foto Istimewa)

i

Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah. (Foto Istimewa)

PURWOREJO, realitapublik.id – Pasca dilaporkan oleh warga karena terbukti telah berkali-kali memasukan seorang laki-laki bukan suaminya ke rumah dinas (Rumdis), oknum bidan berinisial NS dicopot dari jabatannya sebagai bidan di Desa Kalisemo, Kecamatan Loano, Kabupaten Purworejo, Jumat (15/03/2024).

Baca Juga :  Selundupkan 5 Kg Ganja Lewat Ekspedisi, Petani Asal Pujon Ditangkap Polres Batu

Bahkan, oknum bidan berstatus janda tersebut saat ini telah dimutasi ke salah satu Puskesmas di Kabupaten Purworejo.

“Terkait oknum bidan yang di Desa Kalisemo sudah kami panggil dan akhirnya kami pindah di Puskesmas Maron,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Purworejo, Sudarmi, melalui Eka.

Eka menegaskan, bahwa pemutasian terhadap oknum bidan itu pada Rabu (14/03/2024).

Baca Juga :  Sinergi Tanpa Batas, Pemkot Batu Anugerahkan Lencana Hakaryo Guno Mamayu Bawono pada AKBP Aris Purwanto

“Mulai hari Rabu kemarin langsung dipindah di Puskesmas Maron, di sana biar lebih banyak pengawasannya,” tegas Eka mewakili Kadinkes Purworejo.

Baca Juga :  Tak Berizin dan Ganggu Jalan, Satpol PP Indramayu Bakal Tindak Tegas Videotron PT Netlink World Indonesia

Untuk terkait sanksi terhadap oknum bidan, sambung Eka, nanti BKD yang berwenang. “Kami nanti akan kirimkan surat juga ke BKD,” pungkasnya.(*)

Penulis : Fauzi

Editor : Abdul Hakim

Berita Terkait

Cederai Moralitas Pendidikan, AMCD Kecam Keras Kasus Asusila di MTsN Kota Pasuruan
Bupati Situbondo Masuk 22 Tokoh Muda Nahdliyin Inspiratif 2026 Versi FJN
Label Infus Muat Nama Pasien Lain, Keluarga Soroti Prosedur Keselamatan di RSUD Kraton
Skandal Video Asusila di MTsN Kota Pasuruan Berujung Pengeroyokan, Pelaku Dikeluarkan dan Larangan Bawa HP
PERNYATAAN SIKAP KOMNAS PERLINDUNGAN ANAK Atas Kasus Anak Down Syndrome Meninggal Dunia Diduga Akibat Bullying di Surabaya
Skandal KUR Fiktif BRI Kepanjen Tembus Rp 2,7 Miliar: Kejari Malang Tetapkan 6 Tersangka, Libatkan Mantri Hingga Perangkat Desa
Diterpa Isu Terima Uang Proyek PJU Desa Selomukti, Ustadz Hamidi Bantah Tegas dan Siap Lapor Polisi
Rekapitulasi Pilkati Serentak TUBABA 2026, Berikut Daftar Kepalo Tiyuh Terpilih 
Berita ini 1,619 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Cederai Moralitas Pendidikan, AMCD Kecam Keras Kasus Asusila di MTsN Kota Pasuruan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 13:41 WIB

Bupati Situbondo Masuk 22 Tokoh Muda Nahdliyin Inspiratif 2026 Versi FJN

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 11:13 WIB

Label Infus Muat Nama Pasien Lain, Keluarga Soroti Prosedur Keselamatan di RSUD Kraton

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 01:27 WIB

Skandal Video Asusila di MTsN Kota Pasuruan Berujung Pengeroyokan, Pelaku Dikeluarkan dan Larangan Bawa HP

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:44 WIB

PERNYATAAN SIKAP KOMNAS PERLINDUNGAN ANAK Atas Kasus Anak Down Syndrome Meninggal Dunia Diduga Akibat Bullying di Surabaya

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:59 WIB

Diterpa Isu Terima Uang Proyek PJU Desa Selomukti, Ustadz Hamidi Bantah Tegas dan Siap Lapor Polisi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:21 WIB

Rekapitulasi Pilkati Serentak TUBABA 2026, Berikut Daftar Kepalo Tiyuh Terpilih 

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:50 WIB

Konflik Anggota DPRD Malang dan Pak Dur Berakhir Damai, Kasus Tetap Lanjut Berproses

Berita Terbaru