Ini Langkah Bupati Faiz untuk Pastikan di Batang Tidak Ada Lagi Keracunan Akibat MBG

- Jurnalis

Jumat, 7 November 2025 - 10:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Batang, M Faiz Kurniawan, saat meninjau pelaksanaan MBG di SDN 1 Pandansari, Kecamatan Warungasem. (Foto: Feri/realitapublik.id)

i

Bupati Batang, M Faiz Kurniawan, saat meninjau pelaksanaan MBG di SDN 1 Pandansari, Kecamatan Warungasem. (Foto: Feri/realitapublik.id)

Batang, realitapublik.id – Salah satu langkah untuk memastikan di wilayah Kabupaten Batang tidak ada lagi keracunan akibat MBG, Bupati M Faiz Kurniawan meninjau langsung pelaksanaan MBG di SDN 1 Pandansari, Kecamatan Warungasem, pada Kamis (6/11/2025)

 

Bupati Faiz menyatakan bahwa standar operasional prosedur (SOP) MBG di SDN 1 Pandansari berjalan dengan baik.

 

“Dari sisi SOP tadi sudah dijalankan dengan baik,” kata Bupati Faiz yang didampingi Ketua TP PKK Batang, Faelasufa Faiz, saat meninjau pelaksanaan MBG di SDN 1 Pandansari.

 

Bupati Batang, M Faiz Kurniawan didampingi Ketua TP PKK Batang, Faelasufa Faiz, saat meninjau pelaksanaan MBG di SDN 1 Pandansari.

 

Namun, Bupati Faiz berpesan agar anak-anak juga dikontrol untuk cuci tangan. “Sabunnya perlu diperhatikan lagi agar benar-benar bersih,” ujarnya.

Baca Juga :  Cegah Kebakaran Way Kambas Meluas, Satgas Siapkan Operasi Modifikasi Cuaca

 

Bupati Batang juga dari pantauannya menyatakan bahwa menu MBG sudah sesuai aturan.

 

“Dari sisi menu, kami lihat sudah sesuai aturan,” ujarnya.

 

Untuk ketersediaan susu, lanjut Bupati Faiz, informasinya diberikan satu minggu sekali. “Nanti akan kami cek kembali regulasinya,” tutur Faiz menambahkan.

 

Soal dugaan keracunan di SMPN 1 Kandeman dan SDN Watesalit, Faiz mengatakan, pihaknya tengah menunggu hasil uji laboratorium.

 

“Dua-duanya sedang melalui proses uji lab, kalau nanti hasilnya terbukti bersumber dari makanan yang tidak sesuai, kami akan bersurat ke BGN untuk melakukan review dan audit terhadap izin SPPG yang terkait,” kata Faiz yang secara tegas juga menyebut SPPG terkait telah dinonaktifkan sementara ini.

Baca Juga :  Geger! Buruh Cabut Singkong Temukan Mayat Bayi Laki-Laki di Abung Timur

 

Meski demikian, pihaknya memastikan MBG bisa berjalan dengan aman dan sesuai standar.

 

“Kami pastikan tidak ada lagi kejadian keracunan di Kabupaten Batang. Kalau ada satu saja terbukti akibat makanan dari SPPG, kami akan minta izin operasionalnya dicabut,” ucapnya.

 

Tidak hanya itu, Bupati Batang juga bakal menginstruksikan Dinas Pendidikan (Disdik) untuk membuat SOP baru terkait evaluasi menu MBG di sekolah. Pihak sekolah bakal diwajibkan untuk membuat grup komunikasi dengan orang tua dan penyedia makanan.

Baca Juga :  Tak Berizin dan Ganggu Jalan, Satpol PP Indramayu Bakal Tindak Tegas Videotron PT Netlink World Indonesia

 

“Nantinya akan ada dua review, yaitu dari anak-anak dan dari orang tua. SPPG perlu tahu apa yang disukai anak-anak, apa yang tidak, dan apa yang mungkin menimbulkan intoleransi makanan,” ungkapnya.

 

Faiz berharap, pelaksanaan MBG bisa lebih transparan dan adaptif terhadap kebutuhan gizi anak.

 

“Kami ingin program baik ini berjalan maksimal, memberikan manfaat nyata, dan menenangkan orang tua bahwa makanan yang diterima anak-anak benar-benar aman dan bergizi,” pungkasnya.

 

Penulis: Feri Eka S

Editor : Red

Berita Terkait

Bentrokan Pemuda PN dan KS Berakhir Damai di Polres Pasuruan Kota
Sebulan Kepergian Arwansyah, Keluarga Apresiasi Pemerintah Kawal Pemulangan Jenazah dari Taiwan
Intaian Polisi Berbuah Manis, Polres Tubaba Cegat Innova Bermuatan Ribuan Rokok Ilegal, Pemilik Toko Bangunan Diciduk
Merasa Dirugikan Pemberitaan Sepihak, Pemilik Tambang Sebalong Siapkan Langkah Hukum
Unjuk Rasa di Balai Kota Malang Diwarnai Ancaman Molotov, 12 Orang Ditetapkan Tersangka dan Positif Narkoba
Layanan PBG Dinilai Mangkrak, Aliansi Poros Tengah Kota Pasuruan Agendakan Aksi Unjuk Rasa
Bawaslu Situbondo: Pilihan di TPS Cuma Sekian Menit, Tapi Tentukan Nasib Bangsa 5 Tahun
Polres Bogor Tangkap Pelaku Tawuran yang Tewaskan Remaja 16 Tahun di Sukaraja
Berita ini 36 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 19:00 WIB

Bentrokan Pemuda PN dan KS Berakhir Damai di Polres Pasuruan Kota

Minggu, 1 November 2026 - 15:24 WIB

Sebulan Kepergian Arwansyah, Keluarga Apresiasi Pemerintah Kawal Pemulangan Jenazah dari Taiwan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 09:22 WIB

Intaian Polisi Berbuah Manis, Polres Tubaba Cegat Innova Bermuatan Ribuan Rokok Ilegal, Pemilik Toko Bangunan Diciduk

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 08:23 WIB

Merasa Dirugikan Pemberitaan Sepihak, Pemilik Tambang Sebalong Siapkan Langkah Hukum

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:35 WIB

Unjuk Rasa di Balai Kota Malang Diwarnai Ancaman Molotov, 12 Orang Ditetapkan Tersangka dan Positif Narkoba

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:50 WIB

Layanan PBG Dinilai Mangkrak, Aliansi Poros Tengah Kota Pasuruan Agendakan Aksi Unjuk Rasa

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:15 WIB

Bawaslu Situbondo: Pilihan di TPS Cuma Sekian Menit, Tapi Tentukan Nasib Bangsa 5 Tahun

Jumat, 30 Oktober 2026 - 12:12 WIB

Polres Bogor Tangkap Pelaku Tawuran yang Tewaskan Remaja 16 Tahun di Sukaraja

Berita Terbaru