Tumpukan Kayu Gelondongan Pascabencana Menghantui Sumatera, MKK Usulkan Skema Kolaborasi Swasta kepada Presiden

- Jurnalis

Sabtu, 13 Desember 2025 - 12:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua harian MKK, Wahyu Muryadi, sampaikan surat terbuka (foto: Saifullah Realita Publik)

Ketua harian MKK, Wahyu Muryadi, sampaikan surat terbuka (foto: Saifullah Realita Publik)

JAKARTA realitapublik.id – Mujadalah Kiai Kampung Indonesia (MKK) menyampaikan surat terbuka kepada Presiden Prabowo Subianto terkait penanganan pascabencana besar yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. MKK menyoroti dampak lanjutan dari bencana, yaitu tumpukan lumpur serta jutaan batang kayu gelondongan yang berserakan, selain ratusan korban jiwa yang telah jatuh.

 

​Ketua Harian MKK, Wahyu Muryadi, menilai kondisi ini sangat memprihatinkan dan membutuhkan langkah penanganan yang cepat dan tepat.

 

​“Jumlah kayu gelondongan yang sangat besar dan tersebar luas membutuhkan langkah penanganan cepat dan tepat,” ujar Wahyu dalam siaran tertulisnya, Sabtu (13/12/2025).

Baca Juga :  KKP: Program Strategi Nasional, Tambak Nila Tidak Memiskinkan Masyarakat 

 

​Wahyu Muryadi mengingatkan, jika proses pembersihan dilakukan sepenuhnya oleh pemerintah, negara akan menghadapi beban yang sangat besar dari sisi anggaran, waktu, dan kebutuhan alat berat. Kondisi ini berpotensi menghambat agenda prioritas pemerintah lainnya.

 

​“Apabila proses pembersihan sepenuhnya dilakukan pemerintah, maka diperlukan biaya sangat besar dan durasi pengerjaan yang panjang,” tegasnya.

Baca Juga :  21 Personel Brimob Perkuat Timnas Indonesia di Ajang Dunia Indoor Skydiving 2026 di Prancis

 

​Untuk itu, MKK mengusulkan agar pemerintah membuka peluang keterlibatan perusahaan swasta melalui mekanisme lelang terbatas atau seleksi terbuka.

 

​MKK mengusulkan skema kompensasi yang unik: perusahaan pemenang lelang diberi mandat melakukan pembersihan kayu dan lumpur secara menyeluruh. Sebagai imbalan atas kewajiban tersebut, perusahaan dapat menerima kayu gelondongan yang berhasil mereka bersihkan.

 

​“Kayu yang ada dapat diberikan secara cuma-cuma sebagai imbalan atas kewajiban melakukan pembersihan,” jelas Wahyu.

 

​Pengurus MKK lainnya, Siti Zuhro, menambahkan bahwa keterlibatan pihak swasta harus melalui proses seleksi ketat, termasuk verifikasi kemampuan teknis dan finansial, demi memastikan efektivitas pembersihan dan tidak menimbulkan masalah baru.

Baca Juga :  Haji 2026: Persiapan Lampung Utara Capai 95 Persen, Pemerintah Siapkan 3 Opsi Mitigasi Geopolitik

 

​MKK meyakini skema kolaboratif ini dapat mengurangi beban anggaran negara sekaligus mempercepat proses pemulihan di tiga provinsi terdampak, sehingga masyarakat dapat segera bangkit dari kondisi sulit.

​Dalam konferensi pers, turut hadir Pendiri MKK Najib Atamimi, serta pengurus lainnya seperti Azisoko Harmoko, Hendardi, dan KH Marsudi Syuhud.

Penulis : Saifullah

Editor : Chu

Berita Terkait

LPG Nonsubsidi Naik Drastis 18%: Imbas Konflik Timur Tengah, Harga Tabung 12 Kg Kini Rp 228 Ribu
Dalih Efisiensi Anggaran, Nyawa 13 Pelaut WNI Korban Perang Iran Diabaikan
LPG 3 Kg Langka di Kota Pasuruan: Kapal Tanker Terhambat di Perak, Penyaluran Normal Mulai Besok dengan Skema Pembatasan
21 Personel Brimob Perkuat Timnas Indonesia di Ajang Dunia Indoor Skydiving 2026 di Prancis
Polri Bekali Petugas dengan Buku Saku “0%” sebagai Panduan Sosialisasi Program Pro-Rakyat
Kabar Gembira! Tol Palembang-Betung Target Beroperasi Akhir 2026, Ini Progresnya
Buntut OTT Bupati Fadia arafiq Sekitar 63 Pejabat Pemerintah kabupaten Pekalongan diperiksa oleh KPK
KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, 13 Perjalanan Kereta Daop 4 Semarang Dialihkan ke Jalur Utara
Berita ini 39 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 13:04 WIB

LPG Nonsubsidi Naik Drastis 18%: Imbas Konflik Timur Tengah, Harga Tabung 12 Kg Kini Rp 228 Ribu

Sabtu, 18 April 2026 - 18:52 WIB

Dalih Efisiensi Anggaran, Nyawa 13 Pelaut WNI Korban Perang Iran Diabaikan

Sabtu, 11 April 2026 - 15:23 WIB

LPG 3 Kg Langka di Kota Pasuruan: Kapal Tanker Terhambat di Perak, Penyaluran Normal Mulai Besok dengan Skema Pembatasan

Jumat, 10 April 2026 - 08:25 WIB

21 Personel Brimob Perkuat Timnas Indonesia di Ajang Dunia Indoor Skydiving 2026 di Prancis

Kamis, 9 April 2026 - 12:15 WIB

Polri Bekali Petugas dengan Buku Saku “0%” sebagai Panduan Sosialisasi Program Pro-Rakyat

Rabu, 8 April 2026 - 15:09 WIB

Kabar Gembira! Tol Palembang-Betung Target Beroperasi Akhir 2026, Ini Progresnya

Rabu, 8 April 2026 - 14:54 WIB

Buntut OTT Bupati Fadia arafiq Sekitar 63 Pejabat Pemerintah kabupaten Pekalongan diperiksa oleh KPK

Rabu, 8 April 2026 - 09:59 WIB

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, 13 Perjalanan Kereta Daop 4 Semarang Dialihkan ke Jalur Utara

Berita Terbaru