KKP: Program Strategi Nasional, Tambak Nila Tidak Memiskinkan Masyarakat 

- Jurnalis

Rabu, 8 April 2026 - 08:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

INDRAMAYU JABAR, realitapublik.id -Direktur Jenderal Perikanan Budi Daya Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia, Tb Haeru Rahayu, memaparkan Proyek Strategis Nasional (PSN) terkait revitalisasi kawasan tambak yang meliputi wilayah Kabupaten Bekasi, Karawang, Subang, dan Indramayu, Rabu (8/4/2026).

 

Pemaparan tersebut disampaikan dalam agenda resmi yang berlangsung di Pendopo Kabupaten Indramayu sebagai bagian dari sosialisasi program pemerintah pusat dalam pengembangan kawasan tambak modern di wilayah Pantai Utara (Pantura) Jawa Barat.

Baca Juga :  BREAKING NEWS: UU KUHP Baru Dijerat ke Eks Kepala BGN Dadan Hindayana, Diduga Garong Dana MBG!

 

Program revitalisasi kawasan tambak ini merupakan salah satu agenda strategis nasional yang ditujukan untuk meningkatkan produktivitas sektor perikanan budi daya, memperkuat ketahanan pangan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat pesisir.

 

Dalam penjelasannya, Irjen. Pol. Drs. Lotharia Latif, S.H., M.Hum menyampaikan bahwa program ini mencakup empat kabupaten prioritas, yakni Bekasi, Karawang, Subang, dan Indramayu, dengan fokus pada modernisasi sistem tambak, peningkatan infrastruktur pendukung, serta penguatan tata kelola kawasan budi daya.

Baca Juga :  Masuk SD Tidak Harus 7 Tahun dan Tanpa Ijazah TK, Ini Aturan Terbaru SPMB 2026

 

“Saya tidak sepakat kalau program ini memiskinkan Masyarakat, Mari kita bersama – sama untuk mendukung Revitalisasi Tambak Nila ini, kerena ini kepentingan Bersama.”

 

Sementara itu, Bupati Indramayu, Lucky Hakim, menegaskan bahwa proyek tersebut merupakan program pemerintah pusat yang berstatus Proyek Strategis Nasional (PSN), sehingga bukan merupakan program milik Pemerintah Kabupaten Indramayu.

 

“Perlu kami tegaskan bahwa ini adalah proyek strategis nasional, program pemerintah pusat, bukan program milik pemerintah daerah. Pemerintah Kabupaten Indramayu hanya mendukung dan memfasilitasi agar pelaksanaannya berjalan baik di wilayah kami,” tegas Lucky Hakim.

Baca Juga :  Tiga Jemaah Haji Asal Situbondo Wafat di Makkah, Salah Satunya Berusia 33 Tahun 

 

Ia juga menambahkan bahwa program revitalisasi kawasan tambak tersebut sepenuhnya merupakan bagian dari kebijakan nasional dan bukan agenda yang dirancang oleh pemerintah daerah.

 

Lucky Hakim berharap kehadiran PSN revitalisasi tambak ini mampu memberikan dampak positif terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat serta membuka peluang ekonomi baru di wilayah Indramayu.(*)

Penulis : Ros

Editor : Kim

Berita Terkait

Blokade Polisi Warnai Aksi Unjuk Rasa Ribuan Mahasiswa BEM Se-Jabodetabek di Jakarta
Jangan Sampai PLN Seperti BGN, Presiden Terlambat Menindak Kelakuan Darmawan Prasodjo
Alih Fungsi 7 Hektare Sawah Jadi Tambak Udang, Pengusaha di Batang Ditersangkakan Polda Jateng
BOP RT Rp25 Juta di Kota Semarang Segera Cair Akhir Juni 2026
Kredibilitas Fiskal Jadi Kunci, Chatib Basri Ungkap Penentu Utama Pelemahan Rupiah
Lima ASN BPK Terjaring OTT KPK, Diduga Suap Audit ‘Smart Board’ Muara Enim
Belanja Pegawai Bengkak, Mendagri Tito Ungkap 39 Pemda Tak Mampu Bayar Gaji PPPK
Suasana Haru Sambut Kepulangan Jemaah Haji Kota Pekalongan, Satu Wafat di Pesawat 
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 20:14 WIB

Blokade Polisi Warnai Aksi Unjuk Rasa Ribuan Mahasiswa BEM Se-Jabodetabek di Jakarta

Sabtu, 13 Juni 2026 - 13:28 WIB

Jangan Sampai PLN Seperti BGN, Presiden Terlambat Menindak Kelakuan Darmawan Prasodjo

Jumat, 12 Juni 2026 - 18:27 WIB

Alih Fungsi 7 Hektare Sawah Jadi Tambak Udang, Pengusaha di Batang Ditersangkakan Polda Jateng

Kamis, 11 Juni 2026 - 09:29 WIB

BOP RT Rp25 Juta di Kota Semarang Segera Cair Akhir Juni 2026

Kamis, 11 Juni 2026 - 08:52 WIB

Kredibilitas Fiskal Jadi Kunci, Chatib Basri Ungkap Penentu Utama Pelemahan Rupiah

Kamis, 11 Juni 2026 - 08:29 WIB

Lima ASN BPK Terjaring OTT KPK, Diduga Suap Audit ‘Smart Board’ Muara Enim

Rabu, 10 Juni 2026 - 06:16 WIB

Belanja Pegawai Bengkak, Mendagri Tito Ungkap 39 Pemda Tak Mampu Bayar Gaji PPPK

Selasa, 9 Juni 2026 - 17:40 WIB

Suasana Haru Sambut Kepulangan Jemaah Haji Kota Pekalongan, Satu Wafat di Pesawat 

Berita Terbaru