Malang Menuju Metropolitan diantara Ambisi City Branding dan Tantangan Ekologi

- Jurnalis

Jumat, 2 Januari 2026 - 12:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16908288

Oplus_16908288

MALANG realitapublik.id – Momentum transisi Kota Malang menuju status Kota Metropolitan menjadi sorotan tajam dalam Forum Group Discussion (FGD) “Malang Bersuara” yang digelar di Cafe Jeep, Sawojajar, Selasa (30/12/2025). Diskusi bertajuk “Menakar Arah Media Menyongsong Malang Kota Metropolitan” ini membedah kesiapan infrastruktur, peran media, hingga ancaman krisis lingkungan yang membayangi kota pendidikan ini.

 

Ketua KADIN Kota Malang, Joko Prihatin, yang hadir sebagai narasumber, melontarkan pernyataan reflektif. Menurutnya, penyematan status metropolitan bagi Malang sebenarnya sudah sangat terlambat jika merujuk pada indikator sosiologis dan mobilitas penduduk yang telah terjadi selama bertahun-tahun.

 

Baca Juga :  Satgas Pangan Polres Magetan Pantau Pasokan dan Harga Bapokting Pascalebaran

“Malang adalah jantungnya Jawa Timur. Kita melihat bagaimana ratusan ribu mahasiswa masuk setiap tahunnya. Menariknya, survei menunjukkan dari 10 lulusan, 7 di antaranya memilih menetap di sini. Ini bukti bahwa Malang bukan sekadar tempat belajar, tapi destinasi hunian utama,” ujar Joko yang juga menjabat sebagai Anggota Komisi A DPRD Kota Malang.

 

Ia bahkan menyandingkan Malang dengan Bandung, menyebutnya sebagai Paris Van Java versi Jawa Timur karena kekuatan sektor pariwisata dan ekonomi kreatifnya.

Media Sebagai “Urat Nadi” City Branding

Di tengah dominasi algoritma digital yang mengendalikan 80% aktivitas manusia pasca-pandemi, peran media massa dinilai krusial. Media bukan lagi sekadar pilar demokrasi, melainkan tulang punggung dalam membentuk City Branding.

Baca Juga :  Horee!!! Percontohan Start Berawal dari provinsi Jawa Barat Kini Perpanjang STNK Tanpa KTP Berlaku secara Nasional

 

Joko menekankan bahwa untuk mewujudkan citra kota metropolitan yang kuat, diperlukan sinergi antara Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) dengan asosiasi media. Namun, ia memberikan catatan kritis mengenai kualitas konten.

 

“Kami berharap media tetap menyuarakan kritik yang berbasis data valid. Jangan hanya mengedepankan sensasi atau berita yang tidak berimbang. Media harus menjadi pencerah, bukan sekadar pengejar klik (clickbait),” tegas pria yang juga Ketua DPD Golkar Kota Malang tersebut.

 

Macet dan Banjir

Namun, ambisi menjadi kota metropolitan tidak datang tanpa konsekuensi. FGD tersebut juga menyoroti “penyakit” kota besar yang mulai mengakar di Malang, yakni kemacetan kronis dan banjir tahunan.

Baca Juga :  Kabar Gembira! Pemprov Jateng Gratiskan Balik Nama Kendaraan Bekas dan Beri Diskon Pajak 5%

Kritik tajam diarahkan pada masifnya alih fungsi lahan di kawasan pinggiran seperti Tunggulwulung dan Kedungkandang. Lahan-lahan yang dulunya merupakan area pertanian produktif dan resapan air, kini telah berubah menjadi deretan perumahan beton.

 

“Minimnya serapan air adalah bom waktu. Transformasi dari lahan hijau ke perumahan di Kedungkandang dan Tunggulwulung berkontribusi langsung pada masalah banjir kita saat ini. Ini tantangan nyata metropolitan yang solusinya tidak bisa parsial, harus kolektif,” pungkas Joko.

Penulis : Bil

Berita Terkait

Pasca Insiden Penembakan di Lahan Sengketa, Warga Geruduk Kantor Desa Tamansari Tuntut Keadilan
Proyek “Senyap” RSUD Tubaba Rp 128 Miliar, Pemda dan Manajemen RS Mengaku Tak Dilibatkan
Prakiraan Cuaca Jawa Tengah Hari Ini, Rabu 22 April 2026
Kado Terindah Hari Kartini, DPR Resmi Sahkan UU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga
Laboratorium Arsitektur Dunia: Mahasiswa TU Delft Belanda Bedah Konsep “Tubaba Masa Depan”
Sinergi Lintas Sektor Diperkuat, SPPI Tumijajar Gandeng Forkopimcam dalam Rapat Strategis.
Lagi Dan Lagi Ungkap kasus Narkoba, Dua Pelaku dengan Puluhan Paket Sabu di Amankan Sat Narkoba Polres Lampung Utara
Hari Kartini 2026: Mahasiswi Unair Asal Situbondo Ajak Gen Z Teladani Semangat Belajar Tanpa Batas R.A. Kartini
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 12:27 WIB

Pasca Insiden Penembakan di Lahan Sengketa, Warga Geruduk Kantor Desa Tamansari Tuntut Keadilan

Rabu, 22 April 2026 - 10:26 WIB

Proyek “Senyap” RSUD Tubaba Rp 128 Miliar, Pemda dan Manajemen RS Mengaku Tak Dilibatkan

Rabu, 22 April 2026 - 10:17 WIB

Prakiraan Cuaca Jawa Tengah Hari Ini, Rabu 22 April 2026

Rabu, 22 April 2026 - 01:36 WIB

Kado Terindah Hari Kartini, DPR Resmi Sahkan UU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga

Selasa, 21 April 2026 - 21:52 WIB

Sinergi Lintas Sektor Diperkuat, SPPI Tumijajar Gandeng Forkopimcam dalam Rapat Strategis.

Selasa, 21 April 2026 - 21:05 WIB

Lagi Dan Lagi Ungkap kasus Narkoba, Dua Pelaku dengan Puluhan Paket Sabu di Amankan Sat Narkoba Polres Lampung Utara

Selasa, 21 April 2026 - 15:36 WIB

Hari Kartini 2026: Mahasiswi Unair Asal Situbondo Ajak Gen Z Teladani Semangat Belajar Tanpa Batas R.A. Kartini

Selasa, 21 April 2026 - 13:58 WIB

Geger Penemuan Mayat di Rawa Tiyuh Karta, Polisi: Murni Meninggal Sakit

Berita Terbaru

Oplus_16908288

Berita

Prakiraan Cuaca Jawa Tengah Hari Ini, Rabu 22 April 2026

Rabu, 22 Apr 2026 - 10:17 WIB