KOTA PEKALONGAN, Realitapublik.id — Cuaca ekstrem yang melanda Jawa Tengah dalam beberapa hari terakhir mengakibatkan Kota Pekalongan lumpuh akibat banjir. Berdasarkan pantauan hingga Sabtu (17/1/2026), hampir 70% wilayah kota tergenang air dengan ketinggian bervariasi antara 60 cm hingga 70 cm (setinggi dada orang dewasa).
Hujan lebat yang mengguyur sejak dua hari lalu, diperparah dengan kiriman air dari wilayah pegunungan serta meluapnya Sungai Bremi, membuat area pemukiman dan akses jalan utama tidak dapat dilalui.
Beberapa titik di Kota Pekalongan mencatatkan genangan air yang cukup tinggi dan memaksa warga untuk mengungsi:
– Pekalongan Barat: Jalan Bahagia (Area Rumah Dinas Walikota) dan Kelurahan Tirto. Titik terparah berada di wilayah Meduri (RT 06/RW 07) dengan ketinggian air yang sangat dinamis.
– Pekalongan Timur: Jalan Semarang.
– Pekalongan Utara: Jalan Truntum dan Jalan Jlamprang.
– Pusat Kota: Jalan Kurinci, Kawasan Bendan Kergon, hingga Jalan Slamet. Luapan Sungai Bremi menjadi pemicu utama di sektor ini, memaksa pengendara memutar arah.

Banjir tidak hanya merendam pemukiman, tetapi juga mengganggu jalur transportasi nasional. Jalur kereta api antara Stasiun Pekalongan dan Sragi (KM 88+6/7) dilaporkan terendam air hingga 10 cm di atas rel sejak Sabtu dini hari pukul 03.30 WIB. Kondisi ini menuntut kewaspadaan tinggi bagi jadwal operasional perjalanan kereta api.
Petugas gabungan dari BPBD, TNI, dan Polri saat ini telah siaga penuh di berbagai titik rawan. Patroli rutin dilakukan untuk memantau peningkatan debit air dan membantu evakuasi warga yang terjebak.
“Posko pengungsian telah disiapkan, salah satunya berpusat di Aula Kecamatan Pekalongan Barat. Kami meminta warga yang rumahnya terendam cukup dalam untuk segera menuju posko demi keamanan,” tulis laporan petugas di lapangan.
Masyarakat diminta tetap waspada dan siaga satu. BMKG memprediksi potensi Banjir Rob masih akan mengancam pesisir Pekalongan hingga 22 Januari 2026. Kombinasi intensitas hujan tinggi dan pasang air laut diprediksi akan memperparah kondisi genangan di wilayah utara.
Info Penting Bagi Warga:
Layanan – Keterangan
Posko Pengungsian Utama – Aula Kecamatan Pekalongan Barat
Penyebab Utama – Hujan Lokal + Kiriman Wilayah Atas + Luapan Sungai Bremi
Status Cuaca – Waspada Banjir Rob hingga 22 Januari 2026
Akses Terputus – Jalan Kurinci, Jalan Slamet, dan Jalur KA KM 88 (Terbatas)
Penulis : Fery Eka S






