Intensitas Hujan Tinggi dan Luapan Sungai Rendam 70% Wilayah

- Jurnalis

Minggu, 18 Januari 2026 - 09:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rumah dinas Walikota Pekalongan, Jalan Bahagia, Pekalongan Barat  (foto: Fery Eka Realita Publik)

i

Rumah dinas Walikota Pekalongan, Jalan Bahagia, Pekalongan Barat (foto: Fery Eka Realita Publik)

KOTA PEKALONGAN, Realitapublik.id — Cuaca ekstrem yang melanda Jawa Tengah dalam beberapa hari terakhir mengakibatkan Kota Pekalongan lumpuh akibat banjir. Berdasarkan pantauan hingga Sabtu (17/1/2026), hampir 70% wilayah kota tergenang air dengan ketinggian bervariasi antara 60 cm hingga 70 cm (setinggi dada orang dewasa).

 

Hujan lebat yang mengguyur sejak dua hari lalu, diperparah dengan kiriman air dari wilayah pegunungan serta meluapnya Sungai Bremi, membuat area pemukiman dan akses jalan utama tidak dapat dilalui.

 

Beberapa titik di Kota Pekalongan mencatatkan genangan air yang cukup tinggi dan memaksa warga untuk mengungsi:

Baca Juga :  Cegah Kepunahan Sejarah, LSPB Dorong Dokumentasi Tradisi Lisan Curahsuri

– Pekalongan Barat: Jalan Bahagia (Area Rumah Dinas Walikota) dan Kelurahan Tirto. Titik terparah berada di wilayah Meduri (RT 06/RW 07) dengan ketinggian air yang sangat dinamis.

– Pekalongan Timur: Jalan Semarang.

– Pekalongan Utara: Jalan Truntum dan Jalan Jlamprang.

– Pusat Kota: Jalan Kurinci, Kawasan Bendan Kergon, hingga Jalan Slamet. Luapan Sungai Bremi menjadi pemicu utama di sektor ini, memaksa pengendara memutar arah.

Banjir tidak hanya merendam pemukiman, tetapi juga mengganggu jalur transportasi nasional. Jalur kereta api antara Stasiun Pekalongan dan Sragi (KM 88+6/7) dilaporkan terendam air hingga 10 cm di atas rel sejak Sabtu dini hari pukul 03.30 WIB. Kondisi ini menuntut kewaspadaan tinggi bagi jadwal operasional perjalanan kereta api.

Baca Juga :  AMKI Indramayu Desak APH Usut Dugaan Korupsi Proyek Jembatan di Dongkal

 

Petugas gabungan dari BPBD, TNI, dan Polri saat ini telah siaga penuh di berbagai titik rawan. Patroli rutin dilakukan untuk memantau peningkatan debit air dan membantu evakuasi warga yang terjebak.

 

“Posko pengungsian telah disiapkan, salah satunya berpusat di Aula Kecamatan Pekalongan Barat. Kami meminta warga yang rumahnya terendam cukup dalam untuk segera menuju posko demi keamanan,” tulis laporan petugas di lapangan.

Baca Juga :  Kabar Duka: Dunia Pers Pasuruan Kehilangan Jurnalis Senior, Mas Emen

 

Masyarakat diminta tetap waspada dan siaga satu. BMKG memprediksi potensi Banjir Rob masih akan mengancam pesisir Pekalongan hingga 22 Januari 2026. Kombinasi intensitas hujan tinggi dan pasang air laut diprediksi akan memperparah kondisi genangan di wilayah utara.

 

Info Penting Bagi Warga:

Layanan – Keterangan

Posko Pengungsian Utama – Aula Kecamatan Pekalongan Barat

Penyebab Utama – Hujan Lokal + Kiriman Wilayah Atas + Luapan Sungai Bremi

Status Cuaca – Waspada Banjir Rob hingga 22 Januari 2026

Akses Terputus – Jalan Kurinci, Jalan Slamet, dan Jalur KA KM 88 (Terbatas)

Penulis : Fery Eka S

Berita Terkait

Papan Rekening Komite MTsN Pasuruan Ditutupi, Sinyal Kelola Dana Tak Sehat?
Dituding Ada Pungli Komite, Papan Rekening di Resepsionis MTsN Kota Pasuruan Mendadak Diamankan Saat Wartawan Datang
Dampak Karhutla Sumsel: Udara PALI dan Palembang Masih Berbahaya
Cederai Moralitas Pendidikan, AMCD Kecam Keras Kasus Asusila di MTsN Kota Pasuruan
Bupati Situbondo Masuk 22 Tokoh Muda Nahdliyin Inspiratif 2026 Versi FJN
Label Infus Muat Nama Pasien Lain, Keluarga Soroti Prosedur Keselamatan di RSUD Kraton
Skandal Video Asusila di MTsN Kota Pasuruan Berujung Pengeroyokan, Pelaku Dikeluarkan dan Larangan Bawa HP
PERNYATAAN SIKAP KOMNAS PERLINDUNGAN ANAK Atas Kasus Anak Down Syndrome Meninggal Dunia Diduga Akibat Bullying di Surabaya
Berita ini 55 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:40 WIB

Papan Rekening Komite MTsN Pasuruan Ditutupi, Sinyal Kelola Dana Tak Sehat?

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:42 WIB

Dituding Ada Pungli Komite, Papan Rekening di Resepsionis MTsN Kota Pasuruan Mendadak Diamankan Saat Wartawan Datang

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 20:35 WIB

Dampak Karhutla Sumsel: Udara PALI dan Palembang Masih Berbahaya

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Cederai Moralitas Pendidikan, AMCD Kecam Keras Kasus Asusila di MTsN Kota Pasuruan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 13:41 WIB

Bupati Situbondo Masuk 22 Tokoh Muda Nahdliyin Inspiratif 2026 Versi FJN

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 01:27 WIB

Skandal Video Asusila di MTsN Kota Pasuruan Berujung Pengeroyokan, Pelaku Dikeluarkan dan Larangan Bawa HP

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:44 WIB

PERNYATAAN SIKAP KOMNAS PERLINDUNGAN ANAK Atas Kasus Anak Down Syndrome Meninggal Dunia Diduga Akibat Bullying di Surabaya

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:50 WIB

Skandal KUR Fiktif BRI Kepanjen Tembus Rp 2,7 Miliar: Kejari Malang Tetapkan 6 Tersangka, Libatkan Mantri Hingga Perangkat Desa

Berita Terbaru