PEKALONGAN realitapublik.id – Aksi kemanusiaan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Pejuang 24 terus berlanjut di wilayah terdampak banjir. Pada Senin, 26 Januari 2026, LSM Pejuang 24 kembali membagikan nasi kotak kepada warga Desa Mulyorejo, Kecamatan Tirto. Bantuan ini bukan kali pertama disalurkan, melainkan bentuk kepedulian berkelanjutan mengingat kondisi banjir di wilayah tersebut hingga kini belum juga surut.
Distribusi bantuan dilakukan melalui Posko Dapur Banjir Hangat yang berlokasi di Desa Mulyorejo, RW 03 RT 08. Pengambilan bantuan dilakukan langsung oleh Rifki selaku pengelola Dapur Hangat, yang bersilaturahmi ke dapur umum LSM Pejuang 24 untuk mengambil nasi bungkus yang selanjutnya didistribusikan ke posko Mulyorejo.
Rifki menyampaikan apresiasi atas sinergi dan dukungan yang diberikan LSM Pejuang 24 dalam membantu masyarakat terdampak banjir.
“Kami dari pengelola dapur hangat sangat terbantu dengan dukungan ini. Bantuan dari LSM Pejuang 24 memperkuat kerja kami di lapangan dalam memastikan makanan siap saji bisa terus tersalurkan kepada warga yang membutuhkan,” ujarnya.

Selain Rifki, Said, Ketua RT Gang 2 RW 1 Kecamatan Tirto, juga hadir ke dapur umum LSM Pejuang 24 untuk mengambil nasi bungkus yang akan dibagikan kepada warga di lingkungannya.
“Kami mewakili warga mengucapkan terima kasih. Kehadiran dan kepedulian LSM Pejuang 24 sangat membantu masyarakat di tengah kondisi yang masih sulit,” ungkap Said.
Melalui kegiatan ini, LSM Pejuang 24 kembali menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi masyarakat terdampak bencana, tidak hanya melalui penyaluran bantuan logistik, tetapi juga dengan membangun kerja sama bersama posko-posko dan elemen masyarakat setempat.
Sebagai penutup, LSM Pejuang 24 menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi, mulai dari relawan, donatur, pengelola dapur umum, hingga para pejuang kemanusiaan yang bekerja tanpa kenal lelah. Berkat kebersamaan dan semangat gotong royong, dapur umum LSM Pejuang 24 dapat terus beroperasi hingga hari ini dan diharapkan tetap mampu hadir selama masyarakat masih membutuhkan.
Penulis : Wildan






