Dapur Kemanusiaan Terus Menyala, LSM Pejuang 24 Jangkau Tiga Wilayah Terdampak Banjir

- Jurnalis

Rabu, 28 Januari 2026 - 21:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16908288

i

Oplus_16908288

PEKALONGAN, Realitapublik.id — Di tengah genangan banjir yang belum sepenuhnya surut, denyut solidaritas warga Pekalongan justru semakin menguat. Pada Rabu (28/01/2026), dapur umum LSM Pejuang 24 kembali beroperasi secara penuh untuk menyalurkan ratusan paket makanan siap saji bagi warga yang masih terisolasi akibat luapan air.

 

Aksi kemanusiaan ini menyasar tiga titik wilayah yang terdampak cukup parah, yakni Kelurahan Krapyak (Pekalongan Utara), Kelurahan Bendan Kergon, dan Pasirsari (Pekalongan Barat).

Baca Juga :  Kebakaran di Perum PG Olean, Hanguskan Perabotan Rumah Akibat Puntung Rokok

 

Relawan LSM Pejuang 24 bergerak menyisir gang-gang pemukiman untuk memastikan bantuan sampai ke tangan yang tepat. Berikut rincian sebaran distribusinya:

Pekalongan Utara: RT 04 RW 14, Kelurahan Krapyak.

Pekalongan Barat (Titik 1): Bendan Kergon RW 11 RT 03.

Pekalongan Barat (Titik 2): Pasirsari RT 04 RW 02.

 

Agus, salah satu perwakilan warga terdampak, mengakui bahwa kehadiran bantuan makanan siap saji ini menjadi penopang vital di tengah lumpuhnya aktivitas dapur rumah tangga warga.

Baca Juga :  Rekapitulasi Pilkati Serentak TUBABA 2026, Berikut Daftar Kepalo Tiyuh Terpilih 

 

“Di saat kondisi masih sulit dan akses terbatas, bantuan makanan ini sangat membantu. Kehadiran dapur umum Pejuang 24 memberi rasa tenang bagi kami,” ungkap Agus.

Bagi LSM Pejuang 24, dapur umum ini bukan sekadar tempat memasak, melainkan simbol gotong royong yang mempertemukan relawan dan donatur. Penyaluran bantuan dilakukan secara bergilir dan proporsional sesuai dengan laporan kebutuhan dari koordinator lapangan.

Baca Juga :  Kukuhkan Calon Anggota BPD Baru, Pemdes Pasir Eurih Jamin 30 Persen Keterwakilan Perempuan

 

Pihak LSM menegaskan komitmennya untuk menjaga dapur tetap menyala selama banjir masih memutus akses ekonomi warga. Konsistensi ini menjadi bukti nyata bahwa semangat filantropi lokal mampu menjadi garda terdepan dalam penanganan bencana.

 

“Terima kasih kepada seluruh donatur dan relawan yang bekerja tanpa sorotan. Berkat semangat solidaritas inilah, kita bisa terus bergerak hingga hari ini,” tulis pernyataan resmi lembaga tersebut.

Penulis : Wildan

Berita Terkait

Papan Rekening Komite MTsN Pasuruan Ditutupi, Sinyal Kelola Dana Tak Sehat?
Dituding Ada Pungli Komite, Papan Rekening di Resepsionis MTsN Kota Pasuruan Mendadak Diamankan Saat Wartawan Datang
Dampak Karhutla Sumsel: Udara PALI dan Palembang Masih Berbahaya
Cederai Moralitas Pendidikan, AMCD Kecam Keras Kasus Asusila di MTsN Kota Pasuruan
Bupati Situbondo Masuk 22 Tokoh Muda Nahdliyin Inspiratif 2026 Versi FJN
Label Infus Muat Nama Pasien Lain, Keluarga Soroti Prosedur Keselamatan di RSUD Kraton
Skandal Video Asusila di MTsN Kota Pasuruan Berujung Pengeroyokan, Pelaku Dikeluarkan dan Larangan Bawa HP
PERNYATAAN SIKAP KOMNAS PERLINDUNGAN ANAK Atas Kasus Anak Down Syndrome Meninggal Dunia Diduga Akibat Bullying di Surabaya
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:40 WIB

Papan Rekening Komite MTsN Pasuruan Ditutupi, Sinyal Kelola Dana Tak Sehat?

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:42 WIB

Dituding Ada Pungli Komite, Papan Rekening di Resepsionis MTsN Kota Pasuruan Mendadak Diamankan Saat Wartawan Datang

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 20:35 WIB

Dampak Karhutla Sumsel: Udara PALI dan Palembang Masih Berbahaya

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Cederai Moralitas Pendidikan, AMCD Kecam Keras Kasus Asusila di MTsN Kota Pasuruan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 13:41 WIB

Bupati Situbondo Masuk 22 Tokoh Muda Nahdliyin Inspiratif 2026 Versi FJN

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 01:27 WIB

Skandal Video Asusila di MTsN Kota Pasuruan Berujung Pengeroyokan, Pelaku Dikeluarkan dan Larangan Bawa HP

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:44 WIB

PERNYATAAN SIKAP KOMNAS PERLINDUNGAN ANAK Atas Kasus Anak Down Syndrome Meninggal Dunia Diduga Akibat Bullying di Surabaya

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:50 WIB

Skandal KUR Fiktif BRI Kepanjen Tembus Rp 2,7 Miliar: Kejari Malang Tetapkan 6 Tersangka, Libatkan Mantri Hingga Perangkat Desa

Berita Terbaru