TULANG BAWANG BARAT, Realitapublik.id — Badan Usaha Milik Tiyuh (BUMT) Bersama Maju Wawai menggelar Musyawarah Antar Tiyuh (MAT) dalam agenda Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) tahun buku 2025. Kegiatan tersebut dipusatkan di Aula Balai Tiyuh Sumber Rejo, Kecamatan Tumijajar, Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), Rabu (04/02/2026).
Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat tata kelola ekonomi desa melalui skema kerja sama antar-tiyuh yang transparan dan akuntabel.
Acara tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh dan pemangku kepentingan, di antaranya, Fetha Rio, S.I.P., M.IP. (Camat Tumijajar), Joko Supriyanto, S.E. (Kepalo Tiyuh Sumber Rejo), Sehani (Direktur BUMT Maju Wawai), Agus Setiawan (Tenaga Ahli), Sudadi (Pengawas), Seluruh Kepalo Tiyuh se-Kecamatan Tumijajar, jajaran BPT, serta tokoh masyarakat.
Dalam laporannya, Direktur BUMT Maju Wawai, Sehani, memaparkan detail performa keuangan lembaga. Tercatat, laba bersih yang dihasilkan pada tahun buku 2025 mencapai Rp64.456.601,17. Angka ini menunjukkan stabilitas jika dibandingkan dengan perolehan laba tahun 2024 yang sebesar Rp64.576.167,12.
Sesuai dengan regulasi, kerja sama antar-tiyuh ini dijalankan oleh badan kerja sama yang dibentuk melalui Peraturan Bersama Kepala Tiyuh. Forum MAT ini tidak hanya membahas laporan keuangan, tetapi juga perencanaan, pelaksanaan, hingga pemantauan program pembangunan kawasan perdesaan secara terpadu.
Sebagai bentuk apresiasi atas kepatuhan dan integritas dalam pengelolaan dana, BUMT Bersama Maju Wawai memberikan penghargaan kepada empat tiyuh yang berhasil meraih kategori 0% tunggakan. Keempat tiyuh tersebut adalah Tiyuh Sumber Rejo, Tiyuh Daya Sakti, Tiyuh Daya Asri dan Tiyuh Gunung Timbul.
Penghargaan ini diharapkan menjadi motivasi bagi tiyuh-tiyuh lainnya untuk terus meningkatkan disiplin administrasi dan setoran, guna mendukung perputaran ekonomi yang lebih sehat di wilayah Kecamatan Tumijajar.
Penulis : Rody Sandra







