Guru dan Ribuan Siswa SMAN 1 Tengaran Kompak Jalan Kaki dalam Aksi “Sehari Tanpa Asap Kendaraan”

- Jurnalis

Kamis, 5 Februari 2026 - 07:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16908288

Oplus_16908288

UNGARAN, Realitapublik.id — Pemandangan berbeda terlihat di SMA Negeri 1 Tengaran, Kabupaten Semarang, Selasa (03/02/2026). Suasana pagi yang biasanya bising dan berpolusi akibat ratusan motor, mendadak sunyi dan segar. Seluruh warga sekolah, mulai dari guru hingga murid, kompak menjalankan program “Sekolah Sehari Bebas Asap Kendaraan”.

 

Aksi ini mewajibkan seluruh warga sekolah untuk meninggalkan kendaraan pribadi di rumah dan memilih alternatif transportasi yang lebih ramah lingkungan.

 

Kepala SMAN 1 Tengaran, Tri Ajar Suprapto Al Kusworo, menjelaskan bahwa program ini merupakan langkah nyata sekolah dalam melestarikan lingkungan. Dengan jumlah total 1.245 murid dan 90 guru, sekitar 60% di antaranya tercatat menggunakan kendaraan pribadi setiap hari.

Baca Juga :  Dugaan Pelanggaran di Puskesmas Petungkriyono: LSM Pejuang 24 Penuhi Panggilan Inspektorat Pekalongan

 

“Tujuannya jelas, yakni mengurangi polusi udara. Selain itu, ini menjadi solusi atas keterbatasan lahan parkir sekolah yang selama ini tidak mampu menampung seluruh kendaraan hingga harus meluber ke rumah-rumah warga,” jelas Ajar.

 

Dalam pelaksanaannya, warga sekolah yang domisilinya dekat memilih untuk jalan kaki, sementara yang rumahnya jauh diarahkan menggunakan angkutan umum atau diantar oleh orang tua dengan sistem drop-off di luar gerbang sekolah.

 

Program ini sebenarnya bukan hal baru. SMAN 1 Tengaran yang menyandang predikat Sekolah Adiwiyata Nasional telah memulai inisiatif ini sejak tahun 2025 secara berkala.

Baca Juga :  Mahasiswa Semarang Kepung DPRD Jateng: Desak Pengusutan Kasus Andrie Yunus dan Tuntut Reformasi Peradilan Militer

 

“Awalnya memang ada pro dan kontra, namun setelah sosialisasi intensif, responnya justru sangat positif. Selain pengurangan polusi asap, kami juga memiliki program mandiri dalam pengolahan sampah dan pengelolaan pengairan,” tambahnya.

 

Meskipun harus berangkat lebih awal, para siswa mengaku senang karena udara di lingkungan sekolah terasa jauh lebih segar dan bersih. Menariknya, program ini tidak mengganggu kedisiplinan; para siswa justru datang tepat waktu karena persiapan yang lebih matang.

Baca Juga :  Dugaan Penyelewengan Dana Desa Sekarputih, Tim Intelijen KPK Tipikor Temukan Indikasi Duplikasi Anggaran

 

Dukungan serupa datang dari orang tua siswa. Ibu Sofi, salah satu wali murid yang rutin mengantar anaknya, memuji langkah berani sekolah tersebut. “Program ini sangat bagus untuk kesehatan anak-anak. Udara jadi segar dan lingkungan sekolah jadi lebih tenang. Kami sebagai orang tua sangat mendukung jika ini rutin dilakukan,” ungkapnya.

 

Aksi nyata SMAN 1 Tengaran ini kini menuai banyak pujian dari masyarakat luas dan dinilai layak menjadi proyek percontohan bagi sekolah-sekolah lain di Indonesia dalam upaya mitigasi perubahan iklim sejak dini.

Penulis : Fery Eka

Berita Terkait

Hari Kartini 2026: Mahasiswi Unair Asal Situbondo Ajak Gen Z Teladani Semangat Belajar Tanpa Batas R.A. Kartini
Geger Penemuan Mayat di Rawa Tiyuh Karta, Polisi: Murni Meninggal Sakit
Buntut Audiensi Nihil Hasil, PKL Sorogenen Seret Dugaan Pungli ke Jalur Hukum
Geger! Sesosok Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Sungai Belakang Pabrik BTJ 
Ironi !, Warung D’Jadul Diduga Gunakan LPG Bersubsidi, LPI Desak Tindakan Tegas
Terima 700 Mahasiswa KKN UM Metro, Wabup Tubaba Minta Mahasiswa Jadi Motivator Pembangunan di Tiyuh
Rekrutmen Relawan SPPG Besuki 005 Berujung RDP, DPRD Situbondo Desak Prioritaskan 47 Relawan Lama
Kabar Gembira! KAI Daop 4 Semarang Aktifkan Kembali Layanan Penumpang di Stasiun Plabuan, Comal, dan Batang per 27 April
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 15:36 WIB

Hari Kartini 2026: Mahasiswi Unair Asal Situbondo Ajak Gen Z Teladani Semangat Belajar Tanpa Batas R.A. Kartini

Selasa, 21 April 2026 - 13:58 WIB

Geger Penemuan Mayat di Rawa Tiyuh Karta, Polisi: Murni Meninggal Sakit

Senin, 20 April 2026 - 20:35 WIB

Geger! Sesosok Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Sungai Belakang Pabrik BTJ 

Senin, 20 April 2026 - 20:23 WIB

Ironi !, Warung D’Jadul Diduga Gunakan LPG Bersubsidi, LPI Desak Tindakan Tegas

Senin, 20 April 2026 - 20:23 WIB

Terima 700 Mahasiswa KKN UM Metro, Wabup Tubaba Minta Mahasiswa Jadi Motivator Pembangunan di Tiyuh

Senin, 20 April 2026 - 19:26 WIB

Rekrutmen Relawan SPPG Besuki 005 Berujung RDP, DPRD Situbondo Desak Prioritaskan 47 Relawan Lama

Senin, 20 April 2026 - 18:38 WIB

Kabar Gembira! KAI Daop 4 Semarang Aktifkan Kembali Layanan Penumpang di Stasiun Plabuan, Comal, dan Batang per 27 April

Senin, 20 April 2026 - 17:03 WIB

Pastikan Tepat Waktu, Satlantas Polres Lampung Utara Kawal Distribusi Makan Bergizi Gratis ke Sekolah

Berita Terbaru