Kawal Program MBG Presiden Prabowo, Satgas Tubaba Sidak Dua Dapur SPPG Panaragan Jaya

- Jurnalis

Selasa, 10 Februari 2026 - 06:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16908288

i

Oplus_16908288

TULANG BAWANG BARAT, Realitapublik.id – Tim Satuan Tugas (Satgas) Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) memperketat pengawasan lapangan. Kali ini, Satgas melaksanakan monitoring dan evaluasi (Monev) terpadu di dua lokasi krusial: Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Panaragan Jaya 1 dan Panaragan Jaya 2, Kecamatan Tulang Bawang Tengah, Senin (09/02/2026).

 

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Ketua Satgas MBG Tubaba, Sopiyan Nur, dengan melibatkan tim gabungan dari Dinas Kesehatan, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas PUPR, Dinas PMD, serta unsur Puskesmas.

Baca Juga :  Sertijab Kapolsek Tulang Bawang Tengah, Kapolres Tubaba Tekankan Komitmen Presisi

 

Sopiyan Nur menegaskan bahwa tujuan utama Monev ini adalah memastikan seluruh tahapan program MBG berjalan sesuai prosedur yang ditetapkan pemerintah pusat, mulai dari legalitas perizinan hingga standar gizi bagi penerima manfaat.

 

“Kita ingin memastikan seluruh SPPG di Tubaba memiliki standar kualitas yang sama. Ini adalah program unggulan Bapak Presiden Prabowo Subianto yang sangat vital bagi kesehatan anak bangsa, sehingga prosesnya harus benar-benar terjaga sesuai SOP,” ujar Sopiyan Nur di sela-sela kunjungan.

 

Dalam inspeksi tersebut, tim Satgas melakukan pemeriksaan menyeluruh yang mencakup:

Baca Juga :  Skandal KUR Fiktif BRI Kepanjen Tembus Rp 2,7 Miliar: Kejari Malang Tetapkan 6 Tersangka, Libatkan Mantri Hingga Perangkat Desa

Legalitas perizinan operasional dapur.

Kebersihan peralatan dan ketersediaan air bersih.

Sistem pembuangan limbah yang higienis.

Kondisi ruang penyimpanan bahan makanan kering dan basah.

Prosedur pengemasan makanan agar tetap sehat saat sampai ke tangan warga.

 

Meski secara umum kedua dapur di Panaragan Jaya telah menerapkan kebersihan dengan baik, Sopiyan Nur memberikan catatan tegas terkait manajemen administrasi. “Kami memberikan waktu 14 hari kerja bagi pengelola untuk melengkapi kekurangan yang ditemukan. Jika standar ini tidak terpenuhi, kami akan mengambil tindakan tegas demi keselamatan dan kesehatan para penerima manfaat,” tegasnya.

Baca Juga :  Isu Kenaikan Pendapatan DPRD Kota Pasuruan Diproyeksikan Menuai Kritik Publik di Tengah Efisiensi Anggaran  

 

Pemerintah Kabupaten Tubaba melalui Satgas berkomitmen untuk melakukan inspeksi rutin secara berkala. Sopiyan juga menghimbau masyarakat untuk berperan aktif mengawal program ini dan segera melapor jika menemukan kendala atau kejanggalan di lapangan.

 

Kegiatan monitoring ditutup dengan apresiasi dari pihak pengelola SPPG atas arahan teknis yang diberikan, seraya berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan demi keberlanjutan program Makan Bergizi Gratis di Bumi Ragem Sai Mangi Wawai.

Penulis : Rody Sandra

Berita Terkait

Papan Rekening Komite MTsN Pasuruan Ditutupi, Sinyal Kelola Dana Tak Sehat?
Dituding Ada Pungli Komite, Papan Rekening di Resepsionis MTsN Kota Pasuruan Mendadak Diamankan Saat Wartawan Datang
Dampak Karhutla Sumsel: Udara PALI dan Palembang Masih Berbahaya
Cederai Moralitas Pendidikan, AMCD Kecam Keras Kasus Asusila di MTsN Kota Pasuruan
Bupati Situbondo Masuk 22 Tokoh Muda Nahdliyin Inspiratif 2026 Versi FJN
Label Infus Muat Nama Pasien Lain, Keluarga Soroti Prosedur Keselamatan di RSUD Kraton
Skandal Video Asusila di MTsN Kota Pasuruan Berujung Pengeroyokan, Pelaku Dikeluarkan dan Larangan Bawa HP
PERNYATAAN SIKAP KOMNAS PERLINDUNGAN ANAK Atas Kasus Anak Down Syndrome Meninggal Dunia Diduga Akibat Bullying di Surabaya
Berita ini 47 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:40 WIB

Papan Rekening Komite MTsN Pasuruan Ditutupi, Sinyal Kelola Dana Tak Sehat?

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:42 WIB

Dituding Ada Pungli Komite, Papan Rekening di Resepsionis MTsN Kota Pasuruan Mendadak Diamankan Saat Wartawan Datang

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 20:35 WIB

Dampak Karhutla Sumsel: Udara PALI dan Palembang Masih Berbahaya

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Cederai Moralitas Pendidikan, AMCD Kecam Keras Kasus Asusila di MTsN Kota Pasuruan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 13:41 WIB

Bupati Situbondo Masuk 22 Tokoh Muda Nahdliyin Inspiratif 2026 Versi FJN

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 01:27 WIB

Skandal Video Asusila di MTsN Kota Pasuruan Berujung Pengeroyokan, Pelaku Dikeluarkan dan Larangan Bawa HP

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:44 WIB

PERNYATAAN SIKAP KOMNAS PERLINDUNGAN ANAK Atas Kasus Anak Down Syndrome Meninggal Dunia Diduga Akibat Bullying di Surabaya

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:50 WIB

Skandal KUR Fiktif BRI Kepanjen Tembus Rp 2,7 Miliar: Kejari Malang Tetapkan 6 Tersangka, Libatkan Mantri Hingga Perangkat Desa

Berita Terbaru