Tim Gabungan Sidak Lokasi Galian C Diduga Ilegal di Kemiri Purworejo

- Jurnalis

Rabu, 4 Maret 2026 - 07:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim Gabungan Sidak Lokasi Galian C Diduga Ilegal di Kemiri Purworejo.

i

Tim Gabungan Sidak Lokasi Galian C Diduga Ilegal di Kemiri Purworejo.

PURWOREJO, realitapublik.id – Aparat Penegak Hukum (APH) bersama Dinas ESDM dan Pemerintah Kabupaten Purworejo melakukan tinjauan lapangan ke lokasi dugaan aktivitas galian C tanpa izin di Kecamatan Kemiri, Kabupaten Purworejo, Selasa (3/3/2026).

 

Jaidun selaku pihak dari Satpol PP Purworejo, saat dikonfirmasi media, ia membenarkan adanya kegiatan tersebut. Ia menjelaskan bahwa tim gabungan terdiri dari unsur Satpol PP, kepolisian, dan kejaksaan.

Baca Juga :  Ketua MPR RI Ahmad Muzani: Alumni HMI Punya Kontribusi Besar bagi Perjalanan Bangsa

 

“Kami dari Satpol PP bersama kepolisian dan kejaksaan terjun langsung ke lokasi galian C tersebut,” ujar Jaidun saat dikonfirmasi.

 

Namun, dalam inspeksi tersebut, tim tidak menemukan adanya aktivitas penambangan yang tengah berlangsung. Petugas hanya mendapati sisa-sisa material dan bekas galian yang diduga kuat merupakan hasil aktivitas tambang sebelumnya.

Baca Juga :  Meneladani Akhlak Rasulullah, Kecamatan Suboh Raih Keberkahan Melalui Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H

 

“Di lokasi tidak ditemukan kegiatan yang beroperasi, hanya ada bekas-bekas galian saja,” imbuhnya.

 

Senada dengan hal tersebut, Kepala Desa Rejowinangun, Heri Santoso, juga mengonfirmasi kehadiran tim gabungan di wilayahnya. Ia menyebut peninjauan ini merupakan respons atas keresahan yang sempat muncul di tengah masyarakat.

 

“Benar, tadi ada APH, Satpol PP, dan ESDM yang meninjau lokasi galian yang kemarin sempat ramai diperbincangkan,” kata Heri.

Baca Juga :  Diduga Keracunan MBG, Ratusan Santri di Sidoarjo Dilarikan ke Rumah Sakit

 

Hingga berita ini diturunkan, pihak Dinas ESDM belum memberikan tanggapan resmi mengenai tindak lanjut hasil tinjauan maupun status perizinan dari lahan galian tersebut. Peninjauan ini pun terus menjadi sorotan publik mengingat isu penambangan di wilayah Kemiri sebelumnya telah menyita perhatian warga setempat.(Tim)

Editor : Red

Berita Terkait

Gunung Merapi Muntahkan 17 Kali Lava Pijar hingga Sejauh 2 Km, Status Masih Siaga
Sebut Ada Modus ‘Layangan Putus’, Kuasa Hukum VK Desak Polisi Usut Tuntas Kasus Gadai Mobil di Pekalongan
Sebelum Akad Nikah, Catin di Jatibanteng Situbondo Kini Jalani Inovasi ‘SELAMETAN
Diseret Isu Pita Cukai Palsu, Ketua Komisi XI DPR RI Misbakhun Tegas Bantah Tuduhan Tempo
GP Ansor Malang Soal Penganiayaan Anggota DPRD: Demokrasi Bukan Bikin Onar, Polisi Jangan Lembek Usut Pelaku!
Penjual Sosis Korban Pengeroyokan di SKNC Resmi Lapor Polisi
Peserta Simbang Kulon Night Carnival Meninggal Usai Tampil Kenakan Kostum Monster
Pedagang Buah Pasuruan Geruduk Ketua DPRD: Omzet Anjlok Pasca-Relokasi, Wali Kota Dituntut Turun Tangan
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 00:25 WIB

Gunung Merapi Muntahkan 17 Kali Lava Pijar hingga Sejauh 2 Km, Status Masih Siaga

Senin, 14 September 2026 - 18:14 WIB

Sebut Ada Modus ‘Layangan Putus’, Kuasa Hukum VK Desak Polisi Usut Tuntas Kasus Gadai Mobil di Pekalongan

Senin, 14 September 2026 - 17:42 WIB

Sebelum Akad Nikah, Catin di Jatibanteng Situbondo Kini Jalani Inovasi ‘SELAMETAN

Minggu, 13 September 2026 - 13:06 WIB

Diseret Isu Pita Cukai Palsu, Ketua Komisi XI DPR RI Misbakhun Tegas Bantah Tuduhan Tempo

Sabtu, 12 September 2026 - 23:09 WIB

GP Ansor Malang Soal Penganiayaan Anggota DPRD: Demokrasi Bukan Bikin Onar, Polisi Jangan Lembek Usut Pelaku!

Sabtu, 12 September 2026 - 10:19 WIB

Penjual Sosis Korban Pengeroyokan di SKNC Resmi Lapor Polisi

Jumat, 11 September 2026 - 22:39 WIB

Peserta Simbang Kulon Night Carnival Meninggal Usai Tampil Kenakan Kostum Monster

Jumat, 11 September 2026 - 21:23 WIB

Pedagang Buah Pasuruan Geruduk Ketua DPRD: Omzet Anjlok Pasca-Relokasi, Wali Kota Dituntut Turun Tangan

Berita Terbaru

Oplus_16908288

Peristiwa

Warga Bojong Amankan Sekelompok Remaja dan Enam Celurit

Selasa, 15 Sep 2026 - 00:52 WIB