SEMARANG, Realitapublik.id — Komitmen Pemerintah Kota Semarang dalam menghadirkan transportasi massal yang nyaman, murah, dan ramah lingkungan semakin nyata. Memasuki tahun 2026, layanan Trans Semarang hadir dengan jangkauan yang lebih luas melalui 7 koridor utama dan armada bus listrik modern untuk mendukung aktivitas harian warga Kota Atlas, Minggu (29/03/2026).
Langkah ini merupakan bagian dari visi besar Pemkot Semarang dalam menciptakan ekosistem transportasi berkelanjutan yang terintegrasi dari pusat kota hingga ke wilayah penyangga.
Salah satu terobosan paling menarik di tahun 2026 adalah uji coba Bus Listrik yang dioperasikan di Koridor 5 (Meteseh – PRPP) dan Koridor 1. Kabar baiknya, selama masa sosialisasi di bulan Maret 2026 ini, penumpang yang beruntung menaiki armada bus listrik tidak dikenakan biaya alias gratis.
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti, menegaskan bahwa modernisasi armada ini adalah langkah awal menuju Semarang yang lebih hijau.
“Kami ingin layanan Trans Semarang tidak hanya aman dan nyaman, tetapi juga modern. Uji coba bus listrik ini adalah langkah nyata menuju transportasi berkelanjutan di kota kami,” ujar Agustina Wilujeng.
Meskipun hadir dengan fasilitas modern, tarif Trans Semarang tetap konsisten pro-rakyat dan sangat terjangkau bagi semua kalangan:
Umum: Rp 3.500,-
Pelajar, Mahasiswa, Lansia, Disabilitas, & Pemegang KIA: Rp 1.000,-
Untuk kemudahan transaksi, Trans Semarang memberlakukan pembayaran cashless melalui QRIS, Kartu Uang Elektronik (E-Money), hingga pembayaran tunai guna menjaga fleksibilitas layanan bagi seluruh penumpang.
Pelayanan dibagi menjadi beberapa segmen waktu untuk mengakomodasi kebutuhan pekerja hingga aktivitas malam hari:
Layanan Normal: 05.30 – 18.00 WIB (Beberapa koridor diperpanjang hingga 19.00 WIB).
Layanan Malam: 17.30 – 01.00 WIB.
Layanan Khusus Libur Nasional: (Seperti Idulfitri) menyesuaikan dengan kebijakan operasional terbaru.
Bagi Anda yang ingin bepergian, berikut adalah rute lengkap koridor utama yang beroperasi:
Koridor 1: Terminal Mangkang – Penggaron
Koridor 2: Terminal Terboyo – Terminal Sisemut (Ungaran)
Koridor 3: Pelabuhan Tanjung Emas – Elizabeth
Koridor 4: Terminal Cangkiran – Stasiun Tawang
Koridor 5: Meteseh – PRPP (Rute Bus Listrik)
Koridor 6: Kampus UNNES – Kampus UNDIP
Koridor 7: Terminal Terboyo – Balai Kota
Selain koridor utama, tersedia layanan Feeder (pengumpan) seperti Feeder 1 (Ngaliyan-Mijen-Madukoro) yang menghubungkan pemukiman warga ke rute utama Trans Semarang.
Penulis : Fery Eka spt







