Samsat Tandes Surabaya Diguncang Isu Pungli: “Dagang Layanan” Mutasi Keluar hingga Rp 450 Ribu

- Jurnalis

Kamis, 23 April 2026 - 13:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16908288

Oplus_16908288

SURABAYA, Realitapublik.id — Dugaan praktik pungutan liar (pungli) dalam layanan mutasi kendaraan keluar mencuat di Kantor Bersama Samsat Tandes, Surabaya. Seorang pemohon mengaku disodori dua skema tarif non-prosedural oleh oknum petugas guna mempercepat pengurusan berkas, Rabu (22/04/2026).

 

Praktik ini menjadi sorotan tajam lantaran biaya administrasi kendaraan bermotor seharusnya bersifat kaku (fixed) sesuai aturan pemerintah, namun di lapangan justru muncul variasi harga berdasarkan durasi waktu penyelesaian.

 

Berdasarkan rekaman sumber yang enggan disebutkan identitasnya, oknum petugas di loket mutasi keluar menawarkan pilihan layanan dengan nominal yang cukup fantastis tanpa dasar hukum yang jelas.

Baca Juga :  Terima 700 Mahasiswa KKN UM Metro, Wabup Tubaba Minta Mahasiswa Jadi Motivator Pembangunan di Tiyuh

 

“Ada dua pilihan yang dijelaskan petugas. Kalau mau cepat atau kilat, biayanya Rp 450 ribu dengan waktu penyelesaian sekitar empat hari kerja. Sementara kalau yang biasa biayanya Rp 200 ribu, tapi baru selesai sekitar 14 hari kerja,” ucapan petugas loket.

 

Ironisnya, tidak ada transparansi mengenai rincian dasar hukum atau bukti pembayaran resmi terkait perbedaan tarif tersebut. Hal ini memperkuat dugaan adanya pungutan di luar Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang sah. Berdasarkan PP No. 76 Tahun 2020, biaya resmi mutasi kendaraan keluar (penerbitan surat keterangan mutasi ke luar daerah) seharusnya hanya sebesar Rp 150.000 untuk kendaraan roda dua/tiga dan Rp 250.000 untuk kendaraan roda empat atau lebih.

Baca Juga :  Pertamina Resmi Naikkan Harga BBM Nonsubsidi: Pertamax Turbo Tembus Rp 19.400, Dex Series Naik Signifikan

 

Merasa ada yang janggal, warga tersebut mengaku telah berupaya melakukan klarifikasi melalui layanan pengaduan WhatsApp Center resmi Samsat Tandes. Namun, upaya mencari kebenaran tersebut justru menemui jalan buntu.

 

“Saya sudah mencoba menghubungi WhatsApp Center Samsat Tandes sejak Rabu siang, tetapi sampai sekarang tidak ada respons atau jawaban resmi sama sekali,” tambahnya.

 

Bungkamnya layanan pengaduan ini semakin memicu tanda tanya publik terkait komitmen instansi tersebut dalam mewujudkan Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM).

Baca Juga :  KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, 13 Perjalanan Kereta Daop 4 Semarang Dialihkan ke Jalur Utara

 

Hingga berita ini ditayangkan, pihak Samsat Tandes maupun jajaran Ditlantas Polda Jatim belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan praktik “dagang layanan” di loket mutasi tersebut. Masyarakat mendesak adanya pengawasan ketat dan inspeksi mendadak (sidak) dari pihak Propam atau Direktorat Lalu Lintas Polda Jatim.

 

Publik berharap pelayanan publik di Jawa Timur, khususnya di Surabaya, benar-benar bersih dari tangan-tangan nakal yang memanfaatkan kebutuhan masyarakat demi keuntungan pribadi. (*)

Penulis : Chu

Berita Terkait

Perkuat Sinergi Lintas Sektor, SPPG Tumijajar Gelar Rakor bersama Forkopimcam dan Kader Posyandu
BMKG Rilis Peringatan Dini Cuaca Ekstrem di 30 Wilayah Jawa Timur Hari Ini
Respons Cepat Keluhan Warga, Dinas PUPR Tubaba Perbaiki Talang Air Gedung Sesat Agung
Buron 5 Bulan, DPO Pencurian BBM di PALI Akhirnya Diamankan Polisi
Dua Pencuri Solar Alat Berat PT Aburahmi Diringkus Polres PALI
SILPA Rp 95 Miliar Mengendap, Wagub LIRA Jatim Tuding Oknum Pejabat Kota Pasuruan “Ternak Bunga” di Bank
Warga Desa Tamansari melakukan Audensi Pasca Konflik Sengketa Lahan
Proyek “Senyap” RSUD Tubaba Rp 128 Miliar, Pemda dan Manajemen RS Mengaku Tak Dilibatkan
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 13:46 WIB

Samsat Tandes Surabaya Diguncang Isu Pungli: “Dagang Layanan” Mutasi Keluar hingga Rp 450 Ribu

Kamis, 23 April 2026 - 13:12 WIB

Perkuat Sinergi Lintas Sektor, SPPG Tumijajar Gelar Rakor bersama Forkopimcam dan Kader Posyandu

Kamis, 23 April 2026 - 12:55 WIB

BMKG Rilis Peringatan Dini Cuaca Ekstrem di 30 Wilayah Jawa Timur Hari Ini

Kamis, 23 April 2026 - 11:59 WIB

Respons Cepat Keluhan Warga, Dinas PUPR Tubaba Perbaiki Talang Air Gedung Sesat Agung

Kamis, 23 April 2026 - 11:36 WIB

Buron 5 Bulan, DPO Pencurian BBM di PALI Akhirnya Diamankan Polisi

Kamis, 23 April 2026 - 11:18 WIB

Dua Pencuri Solar Alat Berat PT Aburahmi Diringkus Polres PALI

Rabu, 22 April 2026 - 20:10 WIB

SILPA Rp 95 Miliar Mengendap, Wagub LIRA Jatim Tuding Oknum Pejabat Kota Pasuruan “Ternak Bunga” di Bank

Rabu, 22 April 2026 - 12:27 WIB

Warga Desa Tamansari melakukan Audensi Pasca Konflik Sengketa Lahan

Berita Terbaru