SITUBONBO, realitapublik.id – Pemerintah Kecamatan Mlandingan menggelar sosialisasi pengamanan Pemilihan Kepala Desa Antar Waktu (Pilkades PAW) di Pendopo Kantor Kecamatan Mlandingan, Kamis (4/6/2026). Langkah strategis ini diambil untuk memetakan potensi kerawanan, merumuskan pola pengamanan, serta menyamakan persepsi antarinstansi guna menjamin situasi tetap kondusif.
Dalam kegiatan sosialisasi yang melibatkan sinergi lintas sektor, mulai dari unsur TNI, Polri, Pj. Kades, BPD, panitia pemilihan hingga linmas tersebut, terdapat empat poin materi utama yang menjadi fokus pembahasan:
1. Pemetaan Kerawanan: Analisis mendalam potensi konflik berdasarkan letak geografis, jumlah pemilih, dan dinamika sosial-politik di desa terkait.
2. Prosedur Tetap (Protap) Pengamanan: Penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang ketat di setiap tahapan krusial, mulai dari masa kampanye, pemungutan suara, hingga penetapan hasil.
3. Pengamanan Sistem Perwakilan: Mengingat Pilkades PAW berjalan melalui mekanisme Musdes dengan sistem perwakilan, konsentrasi keamanan dititikberatkan pada lokasi musyawarah beserta pembatasan massa.
4. Netralitas Aparat: Penekanan mutlak terhadap netralitas TNI, Polri, dan Aparatur Sipil Negara (ASN) selama seluruh proses pemilihan.

Sebagai informasi, Pilkades PAW di Kecamatan Mlandingan akan digelar di dua desa, yakni Desa Sumberanyar dan Desa Selomukti. Puncak Musyawarah Desa (Musdes) Pilkades PAW di Sumberanyar dijadwalkan pada Rabu, 10 Juni 2026 sementara di Desa Selomukti akan menyusul pada Kamis 18 Juni 2026.
Plt. Camat Mlandingan, Dimas Arisandy Pradana, menekankan pentingnya netralitas seluruh pihak. Ia berharap proses penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT) di Desa Selomukti pada Senin (8/6) mendatang dapat meniru kesuksesan desa tetangga. .
“Sistem penentuan DPT kalau bisa di Selomukti mengadopsi seperti di Sumberanyar. Proses penetapan DPT di Sumberanyar terbukti berjalan lancar, aman, dan kondusif,” ujarnya.
Dimas juga berpesan kepada petugas Perlindungan Masyarakat (Linmas) agar melakukan sterilisasi di lokasi Musdes sebelum hari pemungutan suara. “Nanti di hari H, petugas Linmas diharapkan bagi tugas. Ada yang menjaga di pintu masuk, di kotak suara, dan di pintu keluar lokasi,” imbuhnya.
Di sisi lain, setiap unsur keamanan telah memetakan pembagian peran secara spesifik. Pemerintah kecamatan bertugas memberikan arahan regulasi dan dukungan operasional. Sementara panitia pemilihan bersama Badan Permusyawaratan Desa (BPD) bertanggung jawab penuh atas teknis jadwal tahapan dan tata tertib.
Mengenai kekuatan personel, Kapolsek Mlandingan, AKP Subaidi, memaparkan bahwa pihaknya telah menyiapkan skema penebalan pasukan. Sebanyak 13 personel Polsek Mlandingan akan diterjunkan di masing-masing desa, dengan dukungan penuh (back-up) 30 personel dari Polres Situbondo. “Semoga pelaksanaan Pilkades PAW di Desa Sumberanyar dan Selomukti berjalan aman, kondusif, dan lancar,” tutur AKP Subaidi.
Senada dengan hal itu, Danramil 0823/13 Mlandingan, Peltu M. Wakhid, mengingatkan pentingnya kerja sama tim di lapangan. “Kita adalah tim. Agar Pilkades PAW ini dapat berjalan dengan tertib, aman, dan damai, seluruh unsur harus intens berkomunikasi, kompak, sinergis, dan tetap menjaga netralitas,” tegasnya.
Untuk memperkuat barisan penegak ketertiban umum di luar area inti, Kasi Trantib Kecamatan Mlandingan menyatakan telah menyiagakan 4 personel Satpol PP kecamatan. “Selain itu, masing-masing 10 anggota Linmas di tiap desa juga siap dikerahkan untuk menjaga kondusivitas,” pungkasnya.(*)
Penulis : Abdul Hakim





