PASURUAN, realitapublik.id — Sebanyak 140 peserta yang tergabung dalam 26 tim memeriahkan ajang Kapolres Pasuruan Kota E-Sports Competition 2026. Turnamen yang digelar di Gedung Wicaksana Laghawa pada Sabtu (20/06/2026) ini diselenggarakan oleh Polres Pasuruan Kota dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80.
Selain sebagai ajang kompetisi lokal, turnamen ini juga menjadi kesempatan emas bagi para peserta untuk memperebutkan tiket menuju kompetisi E-Sports Kapolda Jatim hingga menembus tingkat nasional di ajang Esports Kapolri Cup 2026.
Ratusan remaja yang didominasi oleh kalangan pelajar tingkat SMP dan SMA se-wilayah hukum Polres Pasuruan Kota tampak menunjukkan antusiasme tinggi sejak pembukaan acara. Menyadari potensi besar tersebut, Polres Pasuruan Kota bersama Pengurus Kota ESI (E-Sport Indonesia) Pasuruan berkolaborasi menghadirkan wadah positif guna menyalurkan bakat dan prestasi generasi muda.

Dalam sambutan pembukaannya, Kapolres Pasuruan Kota yang diwakili oleh KBO Satreskrim Polres Pasuruan Kota, IPDA Purwo Laksono, S.H., menyampaikan bahwa e-sports, khususnya game Mobile Legends, kini telah bertransformasi menjadi cabang olahraga resmi dan bukan lagi sekadar pengisi waktu luang.
“Ini adalah arena yang tepat untuk mengasah strategi, ketangkasan, dan kerja sama tim antar-personel,” tutur IPDA Purwo Laksono.
Pada kesempatan yang sama, Ketua ESI Kota Pasuruan, M. Safran, S.H., turut hadir memberikan motivasi langsung kepada para peserta. Ia menyampaikan apresiasi yang tinggi atas terselenggaranya turnamen bertajuk Kapolres Cup Road to Kapolda Jawa Timur ini.
“Kegiatan ini menjadi wadah positif bagi remaja dan generasi muda untuk menyalurkan bakat dan minat di bidang e-sports, khususnya Mobile Legends. Kami berharap turnamen ini dapat melahirkan bibit-bibit atlet yang berprestasi, menjunjung tinggi sportivitas, serta mampu mengharumkan nama Kota Pasuruan di tingkat Jawa Timur maupun nasional. ESI Kota Pasuruan berkomitmen untuk terus melakukan pembinaan dan pengembangan atlet agar e-sports dapat menjadi sarana prestasi sekaligus pengembangan karakter bagi generasi muda,” paparnya.
Menurut Safran, olahraga elektronik tidak hanya berkutat pada permainan digital semata. Di dalamnya tertanam nilai-nilai krusial seperti kerja sama tim, perumusan strategi, kedisiplinan, kekompakan, dan sportivitas yang dinilai mampu membentuk karakter generasi muda yang produktif serta berdaya saing tinggi.
“Maka dari itu, tadi juga saya tekankan kepada para peserta agar selalu menjaga sportivitas. Kalah atau menang adalah hal yang biasa dalam sebuah pertandingan atau turnamen,” ujarnya kepada awak media.
Melalui Kapolres Pasuruan Kota Esports Competition 2026 ini, Safran berharap proses penjaringan atlet potensial dapat berjalan maksimal. Selain itu, ajang ini diharapkan mampu memperkuat sinergi antara Polri, pemerintah daerah, komunitas, dan masyarakat dalam mendukung ekosistem digital yang sehat di wilayah hukum Polres Pasuruan Kota.
Penulis : Yuds






