SITUBONDO, realitapublik.id – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kecamatan Suboh, Kabupaten Situbondo, terus menorehkan inovasi nyata dalam mendukung pembangunan daerah. Melalui program unggulan bertajuk Suboh Smart Garden (SSG), TP PKK Kecamatan Suboh menyulap area pekarangan menjadi ruang hijau yang terpadu, asri, dan sarat akan nilai edukasi.
Ketua TP-PKK Kecamatan Suboh, drg. Verawati, mengatakan program SSG ini dirancang bukan sekadar sebagai penghias area kantor kecamatan saja. “Program ini sebagai pusat gerakan peduli lingkungan berbasis masyarakat,” ujarnya, Rabu (12/6/2026)
Ia menyebutkan ada tiga pilar utama yang menjadi fokus dalam pelaksanaan program Suboh Smart Garden. Tiga pilar tersebut, yakni:
1. Pemanfaatan Lahan Produktif
TP PKK Kecamatan Suboh berhasil memaksimalkan potensi pekarangan yang ada dengan penataan yang rapi dan terstruktur. Lahan yang sebelumnya pasif kini diubah menjadi area hijau produktif, yang sekaligus mempercantik lanskap pusat pemerintahan di tingkat kecamatan agar tampak bersih dan tertata.
2. Edukasi Lingkungan Sejak Dini
Tidak hanya fokus pada tanaman, SSG juga berfungsi sebagai laboratorium alam. Program ini secara aktif berkolaborasi dengan lembaga pendidikan setempat, salah satunya Kelompok Bermain (KB) PGRI Kecamatan Suboh. Melalui kegiatan ini, anak-anak diajak langsung ke lapangan untuk belajar mencintai alam, menanam, dan merawat tanaman sejak usia dini.
3. Ketahanan Pangan dan Estetika Lingkungan

Di dalam Suboh Smart Garden, berbagai jenis tanaman pangan, sayuran, dan tanaman obat keluarga (TOGA) ditanam dengan metode yang ramah lingkungan. Hal ini ditujukan untuk memicu kesadaran masyarakat agar meniru konsep serupa di rumah masing-masing demi memperkuat ketahanan pangan keluarga sekaligus menjaga kelestarian lingkungan sekitar.
“Program ini diharapkan mampu menjadi pemantik bagi desa-desa lain di wilayah Kabupaten Situbondo untuk mengoptimalkan pekarangan rumah menjadi sumber pangan mandiri yang hijau dan menyehatkan,” tuturnya.(*)
Penulis : Abdul Hakim






