Kronologi dari Adu Mulut di Loket hingga Damai, Kisah Viral Pelayanan Disdukcapil Lampung Utara

- Jurnalis

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Disdukcapil Lampung Utara

i

Disdukcapil Lampung Utara

LAMPUNG UTARA, realitapublik.id  – Kasus video viral terkait kelalaian pelayanan di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Lampung Utara yang sempat menghebohkan jagat maya akhirnya resmi berakhir damai. Polemik tersebut diselesaikan secara tuntas dan kekeluargaan setelah kedua belah pihak menandatangani tiga dokumen perdamaian resmi di ruang kerja Plt. Kepala Disdukcapil pada Kamis (15/10/2026).

Di balik kesepakatan damai ini, terdapat rangkaian kronologi panjang yang melibatkan luapan emosi warga dan ketidaksiapan petugas loket pelayanan publik dalam menghadapi situasi padat di lapangan.

Peristiwa bermula ketika seorang warga bernama Suryati, asal Desa Sinar Gunung, Kecamatan Abung Pekurun, mendatangi kantor Disdukcapil Lampung Utara untuk mengurus dokumen administrasi kependudukan (Adminduk) miliknya. Hari itu, kondisi ruang pelayanan dilaporkan sedang sangat padat dengan antrean yang menumpuk.

Akibat waktu tunggu yang dirasa terlalu lama, Suryati mulai kehilangan kesabaran dan terbawa emosi. Situasi kian memburuk saat interaksi dengan staf administrasi loket, Eka Maria Desi, dinilai tidak ramah dan kurang responsif. Ketegangan verbal pun akhirnya pecah di depan loket pelayanan antara warga yang kelelahan mengantre dan petugas.

Baca Juga :  Diduga Tak Berizin dan Bahayakan Publik, AMKI Desak Satpol PP Angkut Videotron PT Netlink World Indonesia

Merasa hak pelayanannya diabaikan dan kesal dengan sikap petugas, Suryati secara spontan mengeluarkan ponselnya untuk merekam perdebatan tersebut. Video rekaman adu mulut itu kemudian diunggah ke media sosial dan langsung menjadi viral dalam sekejap.

Unggahan tersebut memicu gelombang kritik tajam dari warganet yang mengecam kualitas pelayanan aparatur di Lampung Utara. Kegaduhan di dunia maya ini sontak menjadi perhatian publik dan menciptakan tekanan moral yang besar, baik bagi pihak keluarga Suryati maupun bagi institusi Disdukcapil Lampung Utara sendiri.

Melihat kegaduhan yang kian meluas, Plt. Kepala Disdukcapil Lampung Utara, Maryadi, langsung mengambil tindakan responsif. Pihak dinas segera melakukan investigasi internal dan memberikan pembinaan tegas kepada staf yang bersangkutan.

Sebagai langkah penyelesaian akhir, Maryadi memanggil Suryati dan Eka Maria Desi untuk duduk bersama di ruang kerjanya pada Kamis (15/10/2026). Forum mediasi yang berlangsung khidmat tersebut membuahkan hasil positif dengan ditandatanganinya tiga dokumen resmi, yaitu Surat Permohonan Maaf Resmi dari Disdukcapil Lampung Utara, Surat Permohonan Maaf dari pelapor (Suryati), serta Surat Pernyataan Damai Bersama.

Baca Juga :  Dewan Etik IWO Lampura Dilantik Jadi Ketum FOKAL IMM, Fahrozi: Ini Kebanggaan Kami

Di depan pimpinan dinas, Suryati secara tulus mengakui kehilafannya karena telah memicu kegaduhan di media sosial akibat terbawa emosi sesaat. “Kejadian itu spontan karena suasananya tidak baik dan saya khilaf. Alhamdulillah hari ini sudah damai, dokumen saya sudah selesai dan diserahkan langsung oleh Bapak Kadis,” ungkap Suryati usai menerima berkas Adminduk miliknya yang telah rampung 100 persen.

Senada dengan Suryati, Eka Maria Desi juga menyampaikan permohonan maaf resmi secara tertulis atas nama pribadi dan institusi. Ia mengakui adanya kelalaian dalam melayani masyarakat dan berjanji akan menjadikannya sebagai evaluasi terbaik untuk bekerja lebih ramah, sabar, dan profesional di masa mendatang.

Baca Juga :  Cegah Kepunahan Sejarah, LSPB Dorong Dokumentasi Tradisi Lisan Curahsuri

Sementara itu, Plt. Kadis Dukcapil Lampung Utara, Maryadi, menegaskan bahwa dengan ditandatanganinya ketiga surat tersebut, maka persoalan telah selesai secara tuntas, baik secara moral maupun administratif. Ia menekankan bahwa kritik dari masyarakat adalah hal penting yang harus direspons secara bertanggung jawab.

“Kritik viral kemarin adalah cermin terbaik bagi kami untuk berbenah. Ibu Suryati sudah kami layani dengan sebaik-baiknya dan staf kami juga sudah dibina. Mulai hari ini, pelayanan Adminduk di Lampung Utara harus lebih cepat, ramah, dan humanis,” pungkas Maryadi sembari menyaksikan jabat tangan perdamaian kedua belah pihak.

Dengan selesainya polemik ini, diharapkan tidak ada lagi desas-desus lanjutan di media sosial. Kasus ini menjadi pelajaran berharga bagi masyarakat maupun instansi pemerintah bahwa komunikasi dua arah yang baik dan sikap saling memaafkan adalah kunci utama dalam menghadirkan kesempurnaan pelayanan publik. (*)

Penulis : Rodi Sandra

Editor : Redaksi

Berita Terkait

PORPROV Jateng 2026: Tim Karate Pekalongan Targetkan Borong Medali
Diduga Tak Berizin dan Bahayakan Publik, AMKI Desak Satpol PP Angkut Videotron PT Netlink World Indonesia
Korupsi Dana Bencana di BNPB, Netizen Geram: Ini Ironi dan Benar-benar Sakit!
Sinergi Tanpa Batas, Pemkot Batu Anugerahkan Lencana Hakaryo Guno Mamayu Bawono pada AKBP Aris Purwanto
Akselerasi Pendidikan Vokasi, Pemerintah Gulirkan Program Revitalisasi SMKN 3 Kotabumi
Bantu Ringankan Beban Warga, CSR Kesehatan PT Bunga Mayang Panen Apresiasi Masyarakat
Serap Anggaran Ratusan Juta, Pemdes Ciapus Bersiap Pindahkan Kantor Desa Baru
AMKI Indramayu Desak APH Usut Dugaan Korupsi Proyek Jembatan di Dongkal
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 22:08 WIB

PORPROV Jateng 2026: Tim Karate Pekalongan Targetkan Borong Medali

Kamis, 15 Oktober 2026 - 21:26 WIB

Diduga Tak Berizin dan Bahayakan Publik, AMKI Desak Satpol PP Angkut Videotron PT Netlink World Indonesia

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:56 WIB

Kronologi dari Adu Mulut di Loket hingga Damai, Kisah Viral Pelayanan Disdukcapil Lampung Utara

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:56 WIB

Sinergi Tanpa Batas, Pemkot Batu Anugerahkan Lencana Hakaryo Guno Mamayu Bawono pada AKBP Aris Purwanto

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:40 WIB

Akselerasi Pendidikan Vokasi, Pemerintah Gulirkan Program Revitalisasi SMKN 3 Kotabumi

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:15 WIB

Bantu Ringankan Beban Warga, CSR Kesehatan PT Bunga Mayang Panen Apresiasi Masyarakat

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Serap Anggaran Ratusan Juta, Pemdes Ciapus Bersiap Pindahkan Kantor Desa Baru

Kamis, 15 Oktober 2026 - 12:49 WIB

AMKI Indramayu Desak APH Usut Dugaan Korupsi Proyek Jembatan di Dongkal

Berita Terbaru