Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan Meninggal di Samping Rel KA Gombong

- Jurnalis

Kamis, 11 Juli 2024 - 14:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kebumen, realitapublik.id – Perempuan tanpa identitas ditemukan meninggal dunia di dekat rel Kereta Api masuk Desa Panjangsari, Kecamatan Gombong, Kabupaten Kebumen, Kamis 11 Juli 2024 dini hari.

Dijelaskan Kapolres Kebumen AKBP Recky melalui Plt Kasihumas Polres Aiptu Nanang Faulatun, diduga kuat tertabrak kereta Api Argo Lawu sekira pukul 03.30 WIB.

Baca Juga :  HUT ke-17 Tubaba: Paripurna Istimewa DPRD Jadi Momentum Perkuat Sinergi "Bertumbuh, Berdaya, Bersama"

Saat dilakukan olah tempat kejadian perkara, korban mengalami lukas serius pada seluruh anggota badan karena hantaman benda keras.

“Korban ditemukan di dekat rel Kereta Api patok No : 434+1, di area persawahan termasuk Desa Panjangsari. Saat ini jenazah telah dievakuasi ke RSUD Soedirman Kebumen untuk dilakukan pemeriksaan medis dan identifikasi,” jelas Aiptu Nanang.

Baca Juga :  Ujung Tombak di Keluarga: Wali Kota Aaf Dorong Kader PKK Pekalongan Jadi Garda Terdepan Gempur Rokok Ilegal

Keterangan dari Security Stasiun Gombong Rendar Destiar, sebelumnya ia mendapatkan informasi dari Stasiun Sruweng jika telah terjadi seseorang tertabrak kereta Api Argo Lawu di rel kereta api patok No : 434+1.

Lalu ia menginformasikan ke Polsek Gombong. Tak lama kemudian Polsek Gombong bersama bersama Tim Inafis Polres Kebumen, PMI Kebumen, Security Stasiun KA Gombong dan warga masyarakat setempat mendatangi TKP dan menemukan mayat perempuan tanpa identitas di pinggir rel sesuai informasi tersebut.

Baca Juga :  Masyarakat Adat Nusantara (MATRA) Kota Pasuruan Gelar Kirab Budaya dalam Rangka HUT Kota ke-340

“Kami masih melakukan identifikasi untuk mengetahui jati diri korban. Sedangkan pihak Rumah Sakit menjelaskan jika korban meninggal diduga kuat karena tertabrak Kereta Api, bukan karena tindak pidana,” jelas Aiptu Nanang.(*)

Penulis : Wahyu

Editor : Chue

Berita Terkait

Buntut Audiensi Nihil Hasil, PKL Sorogenen Seret Dugaan Pungli ke Jalur Hukum
Geger! Sesosok Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Sungai Belakang Pabrik BTJ 
Ironi !, Warung D’Jadul Diduga Gunakan LPG Bersubsidi, LPI Desak Tindakan Tegas
Terima 700 Mahasiswa KKN UM Metro, Wabup Tubaba Minta Mahasiswa Jadi Motivator Pembangunan di Tiyuh
Rekrutmen Relawan SPPG Besuki 005 Berujung RDP, DPRD Situbondo Desak Prioritaskan 47 Relawan Lama
Kabar Gembira! KAI Daop 4 Semarang Aktifkan Kembali Layanan Penumpang di Stasiun Plabuan, Comal, dan Batang per 27 April
Pastikan Tepat Waktu, Satlantas Polres Lampung Utara Kawal Distribusi Makan Bergizi Gratis ke Sekolah
LPG Nonsubsidi Naik Drastis 18%: Imbas Konflik Timur Tengah, Harga Tabung 12 Kg Kini Rp 228 Ribu
Berita ini 38 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 22:03 WIB

Buntut Audiensi Nihil Hasil, PKL Sorogenen Seret Dugaan Pungli ke Jalur Hukum

Senin, 20 April 2026 - 20:35 WIB

Geger! Sesosok Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Sungai Belakang Pabrik BTJ 

Senin, 20 April 2026 - 20:23 WIB

Ironi !, Warung D’Jadul Diduga Gunakan LPG Bersubsidi, LPI Desak Tindakan Tegas

Senin, 20 April 2026 - 20:23 WIB

Terima 700 Mahasiswa KKN UM Metro, Wabup Tubaba Minta Mahasiswa Jadi Motivator Pembangunan di Tiyuh

Senin, 20 April 2026 - 19:26 WIB

Rekrutmen Relawan SPPG Besuki 005 Berujung RDP, DPRD Situbondo Desak Prioritaskan 47 Relawan Lama

Senin, 20 April 2026 - 17:03 WIB

Pastikan Tepat Waktu, Satlantas Polres Lampung Utara Kawal Distribusi Makan Bergizi Gratis ke Sekolah

Senin, 20 April 2026 - 13:04 WIB

LPG Nonsubsidi Naik Drastis 18%: Imbas Konflik Timur Tengah, Harga Tabung 12 Kg Kini Rp 228 Ribu

Minggu, 19 April 2026 - 21:10 WIB

Resmi Ditutup, Kejurprov Road Race HUT Tubaba ke-17 Sukses Jaring Ratusan Pembalap Antar Provinsi

Berita Terbaru