PEKALONGAN, realitapublik.id — Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) PEJUANG 24 sukses merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1 dengan mengusung tema “Peran Pemuda dalam Mengisi Perjuangan Para Pahlawan”. Peringatan tersebut digelar di Jalan Pantai Rejo Utara, Desa Pantai Rejo, Kecamatan Wonokerto, Kabupaten Pekalongan, Provinsi Jawa Tengah, pada Sabtu (8/11/2026).
Acara yang berlangsung khidmat dan penuh kekeluargaan ini dihadiri langsung oleh Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan, H. Sumar Rosul, perwakilan Universitas Gusdur, perwakilan Dinas Pariwisata Kabupaten Pekalongan, perwakilan Kesbangpol Kabupaten Pekalongan, tokoh masyarakat, serta puluhan pemuda dan anggota PEJUANG 24.

Ketua Umum LSM PEJUANG 24, Teguh Hadi Santoso yang akrab disapa Silva Hadi, dalam sambutannya menegaskan bahwa perjuangan pemuda saat ini tidak lagi menggunakan senjata, melainkan diwujudkan melalui keberanian, kejujuran, dan fungsi kontrol sosial.
“Para pahlawan dulu berjuang dengan darah dan nyawa untuk memerdekakan bangsa ini. Tugas kita sebagai pemuda hari ini adalah mengisi kemerdekaan itu. Jangan diam melihat ketidakadilan. Pemuda harus berani bersuara, berani mengawasi, dan berani bergerak untuk rakyat,” tegas Silva Hadi.
Lebih lanjut Silva Hadi menambahkan, dalam satu tahun perjalanan organisasinya, PEJUANG 24 berkomitmen untuk terus menjadi garda terdepan dalam mengawal aspirasi masyarakat, mulai dari audiensi dengan Pemerintah Kabupaten Pekalongan, pendampingan warga, hingga berbagai aksi sosial kemasyarakatan.
Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan, H. Sumar Rosul, memberikan apresiasi tinggi atas kiprah dan kontribusi PEJUANG 24. Menurutnya, pemuda harus diposisikan sebagai mitra strategis pemerintah dalam membangun daerah, bukan sekadar penonton.
“Saya bangga dengan anak-anak muda PEJUANG 24. Kritik yang membangun itu perlu. Pemuda harus menjadi mitra kritis pemerintah, agar pembangunan di Pekalongan ini benar-benar berpihak pada rakyat,” ujar H. Sumar Rosul.
Rangkaian peringatan HUT ke-1 ini diisi dengan doa bersama, pemotongan tumpeng sebagai wujud syukur, pembacaan ikrar pemuda PEJUANG 24, serta ramah tamah bersama para tamu undangan. Perwakilan dari Universitas Gusdur, Dinas Pariwisata, dan Kesbangpol Kabupaten Pekalongan turut menyatakan dukungan agar lembaga ini terus bersinergi dengan pemerintah serta dunia akademisi demi mewujudkan Kabupaten Pekalongan yang lebih maju.
Sebagai bentuk kepedulian sosial, acara juga dirangkaikan dengan kegiatan pembagian santunan bagi anak yatim, serta dimeriahkan dengan panggung hiburan orkes yang dinikmati oleh seluruh anggota, tamu undangan, dan pengunjung yang hadir.
Di akhir acara, Silva Hadi berharap di usianya yang menginjak satu tahun, PEJUANG 24 semakin solid, teguh menjaga idealisme, dan konsisten menjadi suara bagi masyarakat.
“PEJUANG 24 bukan hanya organisasi. Ini adalah rumah perjuangan bagi pemuda yang ingin perubahan. Kita akan terus kawal Pekalongan agar lebih transparan, adil, dan berpihak pada rakyat kecil,” pungkas Silva Hadi.
Acara ditutup dengan sesi foto bersama seluruh anggota yang mengenakan seragam kebanggaan LSM PEJUANG 24.
Korlip Jawa Tengah realitapublik.id, Feri Eka Saputra, yang turut hadir mengikuti jalannya acara hingga tuntas, menyampaikan rasa bangga atas capaian dan konsistensi LSM Pejuang 24 selama satu tahun berdiri dalam menyuarakan aspirasi serta memperjuangkan keadilan dan kesejahteraan masyarakat kecil.
“Saya turut bangga atas pencapaian satu tahun berdirinya LSM Pejuang 24 yang terbukti banyak memberikan manfaat serta membantu menyuarakan aspirasi masyarakat kecil demi mendapatkan keadilan dan kesejahteraan,” ujar Feri Eka Saputra.






