Pria Difabel Bertubuh Unik Tetap Semangat Hadapi Kehidupan

- Jurnalis

Jumat, 9 Agustus 2024 - 17:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kebumen Realitapublik.id – Di tengah gemuruh kehidupan, terdapat sosok inspiratif yang berasal dari Dukuh Petahunan, Desa Sempor, Kecamatan Sempor, Kabupaten Kebumen, Provinsi Jawa Tengah.

Dia adalah Firmansyah Widi Septian, seorang pria difabel yang lahir pada 24 September 1995. Dengan tinggi badan hanya 90 cm dan tinggi saat duduk sekitar 50 cm, Firmansyah dikenal sebagai salah satu pria dengan tubuh terkecil di Kebumen, Jumat (9/8/24).

Meski memiliki kondisi tubuh yang unik, Firmansyah tak pernah menyerah menghadapi kerasnya kehidupan. Saat ditemui pada hari Jumat, 8 Agustus 2024, usai melaksanakan sholat Jumat di masjid, Firmansyah menceritakan tentang lika-liku kehidupannya.

Baca Juga :  Tingkatkan Kesadaran Hukum Warga, Polres Tubaba Gelar Penyuluhan di Gading Kencana

Didampingi oleh Kahar Muhaim, Ketua Mande Muda Indonesia Kabupaten Kebumen, Firmansyah berbagi cerita mengenai tantangan yang ia hadapi, terutama dalam hal mendapatkan pekerjaan.

Sejak kecil, Firmansyah sudah harus menerima kenyataan pahit bahwa bentuk tubuhnya yang unik membuatnya sulit untuk bergerak dan beraktivitas secara mandiri. Kedua orang tuanya, Widi dan Wiwi, telah berpisah, dan masing-masing telah memiliki pasangan baru. Meskipun begitu, Firmansyah tetap berusaha menjalani hidup dengan penuh semangat.

Baca Juga :  Infrastruktur Rusak Parah hingga Viral, Warga Desak APH Audit Retribusi Pasar Daya Murni

Kahar Muhaim, yang hampir setiap hari mendampingi Firmansyah, mengungkapkan bahwa Firmansyah adalah sosok yang luar biasa. “Saya merasa menolong Firmansyah adalah ladang ibadah.

“Walaupun tubuhnya unik, pemikiran Firmansyah jauh di atas rata-rata,” ujar Kahar.

Di balik tubuhnya yang mungil, Firmansyah memiliki semangat besar untuk hidup mandiri. Bahkan, ia sempat bercita-cita menjadi anggota DPR, terinspirasi oleh sosok Ucok Baba yang juga memiliki kekurangan fisik namun berhasil sukses.

Tak hanya itu, Firmansyah juga mampu mengelola bisnis agen travel dan pemasaran motor melalui media sosial.

Baca Juga :  Sensus Ekonomi 2026 Dimulai, Pemkab Batang Terjunkan 825 Petugas secara Door to Door

Namun, semua upaya Firmansyah dalam mencari pekerjaan sering kali menemui jalan buntu. Bentuk tubuhnya yang tidak sempurna membuatnya kerap ditolak.

“Saya ingin hidup mandiri dan tidak merepotkan orang tua saya, karena saat ini usia saya sudah 28 tahun,” tutur Firmansyah penuh harap.

Meski hidup penuh dengan tantangan, Firmansyah tetap optimis dan terus berusaha. Harapannya sederhana, ia ingin hidup mandiri dan tidak ingin menjadi beban bagi keluarganya.

Semoga keinginan tulus Firmansyah bisa segera terwujud, dan ia mendapatkan dukungan yang layak untuk menopang kehidupannya.

Penulis : Wahyu

Editor : Chu

Berita Terkait

Setujui Raperda APBD 2025, Fraksi Demokrat Tubaba Beri Catatan Soal Deviasi Anggaran
Bantuan Pangan di Desa Malungun Ratu: 224 KPM
Ternyata Ini, PLTU Bermasalah Penyebab Listrik Mati Bergilir di Jawa
Bupati Lucky Hakim Tinjau Proyek Pengecoran Jalan di Indramayu, Tegaskan Tak Kompromi Soal Kualitas 
Warga Pelosok Campoan Situbondo Segera Nikmati Jembatan Garuda Merah Putih
Pasca-Iduladha: Harga Sapi Stabil, Pasar Seninan Besuki Tetap Jadi Episentrum
Sengketa Surat Keterangan Waris di Sijambe Menggelinding ke Ranah Hukum
Baru Sehari Menjabat Lagi, Dirut PLN Tuding Krisis Batubara Jadi Penyebab Pemadaman di Jawa
Berita ini 164 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 08:44 WIB

Setujui Raperda APBD 2025, Fraksi Demokrat Tubaba Beri Catatan Soal Deviasi Anggaran

Selasa, 23 Juni 2026 - 19:02 WIB

Bantuan Pangan di Desa Malungun Ratu: 224 KPM

Selasa, 23 Juni 2026 - 18:35 WIB

Ternyata Ini, PLTU Bermasalah Penyebab Listrik Mati Bergilir di Jawa

Selasa, 23 Juni 2026 - 12:36 WIB

Warga Pelosok Campoan Situbondo Segera Nikmati Jembatan Garuda Merah Putih

Selasa, 23 Juni 2026 - 11:26 WIB

Pasca-Iduladha: Harga Sapi Stabil, Pasar Seninan Besuki Tetap Jadi Episentrum

Selasa, 23 Juni 2026 - 00:19 WIB

Sengketa Surat Keterangan Waris di Sijambe Menggelinding ke Ranah Hukum

Senin, 22 Juni 2026 - 20:20 WIB

Baru Sehari Menjabat Lagi, Dirut PLN Tuding Krisis Batubara Jadi Penyebab Pemadaman di Jawa

Senin, 22 Juni 2026 - 19:55 WIB

Monitoring dan evaluasi di Desa Karang Sakti, Camat Apresiasi Kinerja Kepala Desa.

Berita Terbaru

Berita

Bantuan Pangan di Desa Malungun Ratu: 224 KPM

Selasa, 23 Jun 2026 - 19:02 WIB