Tasyakuran HUT Ke-79 Brimob, Kapolres Kebumen: Brimob adalah Simbol Ketangguhan dan Pengabdian Tanpa Batas

- Jurnalis

Jumat, 15 November 2024 - 15:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

AKBP Recky memberikan potongan tumpeng pertama kepada Brigadir Jefi Okta, perwakilan eks Brimob yang saat ini bertugas di Polres Kebumen.

i

AKBP Recky memberikan potongan tumpeng pertama kepada Brigadir Jefi Okta, perwakilan eks Brimob yang saat ini bertugas di Polres Kebumen.

Kebumen, realitapublik.id – Polres Kebumen menggelar tasyakuran dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Korps Brimob Polri pada Jumat, 15 November 2024. Acara ini berlangsung khidmat di Gedung Tribrata Mapolres Kebumen dan dihadiri oleh jajaran pejabat utama (PJU) Polres Kebumen serta para personel eks Brimob yang kini bertugas di Polres Kebumen.

 

Kapolres Kebumen AKBP Recky memimpin langsung jalannya tasyakuran. Dalam sambutannya, ia menyampaikan rasa syukur atas dedikasi dan kontribusi besar yang telah diberikan oleh Korps Brimob kepada bangsa dan negara.

 

“Brimob adalah simbol ketangguhan dan pengabdian tanpa batas. Mari kita terus menjaga semangat itu dalam setiap tugas kita,” ujar Kapolres.

Baca Juga :  Sembunyi di Kebun Belakang Pasar Laladon, Penjualan Tramadol Diduga Dibekingi Oknum Aparat

 

Sebagai bagian dari tradisi tasyakuran, AKBP Recky memotong tumpeng nasi kuning sebagai simbol rasa syukur. Potongan tumpeng pertama diberikan kepada salah satu perwakilan personel eks Brimob termuda Brigadir Jefi Okta.

 

Momen ini menjadi simbol penghargaan atas jasa dan pengabdian. Pada kesempatan tersebut, Wakapolres Kebumen Kompol Muhammad Nurkholis menyerahkan jaket doreng khas Brimob dan tongkat peraih bintang kepada Kapolres Kebumen.

 

Penyerahan ini menjadi simbol keakraban dan penghormatan terhadap tradisi Brimob. “Saya merasa bangga pernah menjadi bagian dari Korps Brimob. Semangat itu akan terus saya bawa dalam tugas di Polres Kebumen,” ungkap Kompol Nurkholis.

 

Di Polres Kebumen, terdapat 56 personel eks Brimob yang kini bertugas sebagai polisi umum ataupun sudah memasuki masa purna tugas. Meskipun demikian, kecintaan terhadap Brimob tetap terjaga sampai saat ini.

Baca Juga :  AMKI Indramayu Desak APH Usut Dugaan Korupsi Proyek Jembatan di Dongkal

 

Para personel eks Brimob menyampaikan bahwa nilai-nilai kedisiplinan dan keberanian yang diajarkan Brimob terus menjadi pedoman dalam bertugas di Polres Kebumen.

 

Kegiatan tasyakuran ini diisi pula dengan doa bersama untuk memohon keselamatan dan keberkahan bagi seluruh anggota Polri, khususnya Korps Brimob.

 

Suasana penuh keakraban terasa selama acara berlangsung, menggambarkan solidaritas yang kuat di antara para personel Polres Kebumen.

 

Selain itu, tasyakuran ini menjadi momen refleksi bagi para personel untuk mengingat perjuangan Brimob dalam menjaga keamanan dan ketertiban, baik di tingkat nasional maupun daerah.

Baca Juga :  Penuh Kehangatan, Kecamatan Jatibanteng Gelar Lepas Sambut Plt. Camat

 

Kapolres juga mengajak seluruh jajaran Polres Kebumen untuk menjadikan semangat Brimob sebagai motivasi dalam menjalankan tugas sehari-hari.

 

HUT ke-79 Brimob yang digelar juga menjadi pengingat pentingnya sinergi dan kerja sama di antara seluruh elemen Polri, termasuk personel eks Brimob. “Semoga momentum ini semakin mempererat semangat pengabdian kita kepada masyarakat, bangsa, dan negara,” tutup AKBP Recky.

 

Tasyakuran HUT Brimob ke-79 di Polres Kebumen ini menjadi bukti bahwa semangat Korps Brimob terus hidup di hati setiap anggotanya, meski kini mereka mengemban tugas di satuan yang berbeda.(*)

Penulis : Wahyudin

Editor : Abdul Hakim

Berita Terkait

Papan Rekening Komite MTsN Pasuruan Ditutupi, Sinyal Kelola Dana Tak Sehat?
Dituding Ada Pungli Komite, Papan Rekening di Resepsionis MTsN Kota Pasuruan Mendadak Diamankan Saat Wartawan Datang
Dampak Karhutla Sumsel: Udara PALI dan Palembang Masih Berbahaya
Cederai Moralitas Pendidikan, AMCD Kecam Keras Kasus Asusila di MTsN Kota Pasuruan
Bupati Situbondo Masuk 22 Tokoh Muda Nahdliyin Inspiratif 2026 Versi FJN
Label Infus Muat Nama Pasien Lain, Keluarga Soroti Prosedur Keselamatan di RSUD Kraton
Skandal Video Asusila di MTsN Kota Pasuruan Berujung Pengeroyokan, Pelaku Dikeluarkan dan Larangan Bawa HP
PERNYATAAN SIKAP KOMNAS PERLINDUNGAN ANAK Atas Kasus Anak Down Syndrome Meninggal Dunia Diduga Akibat Bullying di Surabaya
Berita ini 86 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:40 WIB

Papan Rekening Komite MTsN Pasuruan Ditutupi, Sinyal Kelola Dana Tak Sehat?

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:42 WIB

Dituding Ada Pungli Komite, Papan Rekening di Resepsionis MTsN Kota Pasuruan Mendadak Diamankan Saat Wartawan Datang

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 20:35 WIB

Dampak Karhutla Sumsel: Udara PALI dan Palembang Masih Berbahaya

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Cederai Moralitas Pendidikan, AMCD Kecam Keras Kasus Asusila di MTsN Kota Pasuruan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 13:41 WIB

Bupati Situbondo Masuk 22 Tokoh Muda Nahdliyin Inspiratif 2026 Versi FJN

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 01:27 WIB

Skandal Video Asusila di MTsN Kota Pasuruan Berujung Pengeroyokan, Pelaku Dikeluarkan dan Larangan Bawa HP

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:44 WIB

PERNYATAAN SIKAP KOMNAS PERLINDUNGAN ANAK Atas Kasus Anak Down Syndrome Meninggal Dunia Diduga Akibat Bullying di Surabaya

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:50 WIB

Skandal KUR Fiktif BRI Kepanjen Tembus Rp 2,7 Miliar: Kejari Malang Tetapkan 6 Tersangka, Libatkan Mantri Hingga Perangkat Desa

Berita Terbaru