Memasuki Maret 2025, Proyek Fisik Dana Desa 2024 di Beberapa Desa Belum Selesai 

- Jurnalis

Senin, 3 Maret 2025 - 13:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Proyek jalan rabat di Desa Alas Bayur, Kecamatan Mlandingan, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, Senin, 3 Maret 2025. (Foto: realitapublik.id);

i

Proyek jalan rabat di Desa Alas Bayur, Kecamatan Mlandingan, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, Senin, 3 Maret 2025. (Foto: realitapublik.id);

Situbondo, realitapublik.id – Ada beberapa proyek desa yang sumber anggarannya dari dana desa (DD) tahun 2024, hingga memasuki awal Maret 2025 belum selesai.

 

Pantauan realitapublik.id, beberapa proyek fisik desa di Kabupaten Situbondo, ada yang belum diselesaikan tepat waktu. Salah satunya, proyek jalan rabat di Desa Alas Bayur, Kecamatan Mlandingan.

 

Menurut keterangan salah satu pekerja, bahwa proyek jalan rabat itu mulai dikerjakan sejak beberapa hari lalu. “Sudah 7 hari pak,” kata salah satu pekerja, di lokasi proyek, Senin, 3 Maret 2025.

 

Pekerja lainnya mengatakan, bahwa proyek jalan rabat yang sedang dikerjakan sepanjang kurang lebih tiga ratus empat puluh meter.

 

“Kalau ketebalan kurang lebih tujuh centimeter dari atas lantai jalan rabat yang lama,” kata salah pekerja yang mengaku berasal dari Desa Alas Bayur dan bukan kepala tukang, saat dikonfirmasi di lokasi proyek.

Baca Juga :  Penuh Kehangatan, Kecamatan Jatibanteng Gelar Lepas Sambut Plt. Camat

 

Dia menyebutkan pekerjaan yang sudah diselesaikan, sepanjang seratus meter.

 

“Yang selesai, sekitar seratus meter,” katanya.

 

Namun dia mengaku tidak tahu, saat ditanya sumber anggaran kegiatan proyek jalan rabat dari mana, dan papan informasinya dipasang dimana.

 

“Tidak tahu pak, lebih baik tanya saja langsung ke kepala desa sini,” katanya.

 

Untuk mengetahui informasi jelas terkait kegiatan proyek jalan rabat yang dikerjakan di Desa Alas Bayur sejak 7 hari lalu namun papan informasi tidak terpasang, awak media ini mengkonfirmasi Kepala Desa Alas Bayur.

Baca Juga :  Papan Rekening Komite MTsN Pasuruan Ditutupi, Sinyal Kelola Dana Tak Sehat?

 

“Papan informasi belum dipasang,” kata Kepala Desa Alas Bayur, Relawati, saat dikonfirmasi via telepon.

 

Kepala Desa Alas Bayur mengaku bahwa proyek rabat itu anggarannya bersumber dari DD tahun 2024.

 

Mirisnya lagi, Relawati mengaku bahwa dana untuk kegiatan proyek fisik tahun anggaran 2024 tersebut telah dipinjam oleh dirinya untuk bayar hutang.

 

“Itu anggaran DD tahun 2024, tapi uangnya dipinjam dulu untuk bayar hutang,” kata Relawati.

 

Ketika dikonfirmasi, Kades Alas Bayur sempat meminta kepada wartawan untuk ikut memviralkan kondisi jalan dan jembatan yang rusak di Desa Alas Bayur akibat bencana longsor dan banjir.

Baca Juga :  Bikin Haru! Warga Situbondo Ini Kaget Dapat Hadiah Umrah Gratis dari Kapolri

 

“Warga butuh jalan dan jembatan yang rusak diperbaiki, aplod dan viralkan juga jalan dan jembatan yang rusak agar dapat bantuan, jangan hanya proyek saja yang dilihat,” ujarnya

 

Sementara itu, Ivan Rasyidi salah satu aktivis LSM yang turut melakukan kontrol ke lokasi, ia berharap agar ada tindakan tegas dari pemerintah.

 

“Kami harap ada sanksi tegas yang diberikan kepada desa yang tidak mampu menyelesaikan pekerjaannya tepat waktu. Jika dibiarkan, hal serupa dipastikan akan terjadi pada tahun anggaran berikutnya,” kata Ivan.

 

Kata Ivan, bila perlu pihaknya akan melaporkan desa yang proyeknya amburadul ke APH. “Kami akan terus memantau desa-desa lainnya,” pungkasnya.(*)

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Soal Isu Aliran Dana PJU, Ustadz Hamidi dan Oknum Perangkat Desa Selomukti Akhirnya Berdamai
Kapolres PALI: Semangat Sumpah Pemuda Harus Tercermin dalam Pelayanan Polri
Dongkrak Target PAD Kabupaten Pasuruan, Aliansi PORTE Mendukung Penuh Upaya BAPENDA Menertibkan Pajak Tambang
Jaga Nama Baik HSB Palembang, Ketum Tegaskan Satu Komando
H. Putra Jaya Umar, S.T. Hadiri Syukuran Ulang Tahun Putri Korlip Realitapublik.id Tubaba
Menghadapi Musim Hujan: Mengelola Trauma Banjir Lewat Kesiapsiagaan Mental dan Fisik
Kodam XVIII/Kasuari Berduka, Prajurit Brigif 26/GP Pratu Andi Syarif Bugis Meninggal Dunia
Dugaan Pungli Berkedok Komite, MTsN Kota Pasuruan Bakal Dilaporkan MASAKO ke Kanwil Kemenag Jatim
Berita ini 476 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:41 WIB

Soal Isu Aliran Dana PJU, Ustadz Hamidi dan Oknum Perangkat Desa Selomukti Akhirnya Berdamai

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:29 WIB

Kapolres PALI: Semangat Sumpah Pemuda Harus Tercermin dalam Pelayanan Polri

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:16 WIB

Dongkrak Target PAD Kabupaten Pasuruan, Aliansi PORTE Mendukung Penuh Upaya BAPENDA Menertibkan Pajak Tambang

Selasa, 27 Oktober 2026 - 11:53 WIB

Jaga Nama Baik HSB Palembang, Ketum Tegaskan Satu Komando

Selasa, 27 Oktober 2026 - 07:06 WIB

H. Putra Jaya Umar, S.T. Hadiri Syukuran Ulang Tahun Putri Korlip Realitapublik.id Tubaba

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:11 WIB

Menghadapi Musim Hujan: Mengelola Trauma Banjir Lewat Kesiapsiagaan Mental dan Fisik

Minggu, 25 Oktober 2026 - 15:18 WIB

Kodam XVIII/Kasuari Berduka, Prajurit Brigif 26/GP Pratu Andi Syarif Bugis Meninggal Dunia

Minggu, 25 Oktober 2026 - 10:30 WIB

Dugaan Pungli Berkedok Komite, MTsN Kota Pasuruan Bakal Dilaporkan MASAKO ke Kanwil Kemenag Jatim

Berita Terbaru