Situbondo, realitapublik.id – Setiap Ramadan, suara tabuhan kentongan dan alat musik tradisional menjelang sahur menggema di berbagai pelosok desa di Kabupaten Situbondo. Kegiatan ini oleh masyarakat di Situbondo, menyebutnya “Patrol”.
Setiap bulan Ramadan, kehadiran patrol tetap dinantikan masyarakat dan masih bertahan di tengah gempuran teknologi dan perubahan gaya hidup modern.
Kegiatan patrol ini, salah satunya dilakukan oleh sejumlah pemuda di Dusun Meraan Timur, Desa Sumber Pinang, Kecamatan Mlandingan.
Mereka mengelilingi kampung dengan membawa alat musik tradisional. Tradisi patrol yang bertujuan membangunkan warga untuk melaksanakan sahur.
“Tradisi ini bukan sekadar alat pengingat waktu sahur, tetapi juga simbol kebersamaan, kekompakan, serta tanggung jawab sosial dalam masyarakat. Intinya, patrol mengandung nilai tanggung jawab sosial, interaksi sosial, dan solidaritas sosial,” ungkap Dayat salah satu pemuda di Desa setempat. Senin (10/3/2025) dini hari tadi.
Tidak hanya itu, kegiatan patrol sahur saat ini perlu diteruskan mengingat, di beberapa tempat sudah mulai ditinggalkan. Dayat menambahkan, sejauh ini tidak ada warga atau masyarakat yang merasa terganggu dengan patrol sahur. Artinya, kegiatan tersebut memberikan dampak positif bagi warga.
Selain itu, patrol sahur lebih mengajak kepada hal yang bermanfaat daripada perang sahur, yang beberapa waktu terkahir marak terjadi.
“Sejauh ini masyarakat atau warga tidak ada komplain. Bahkan, terutama ibu-ibu menyampaikan terima kasih karena merasa terbantu. Mereka harus menyiapkan sahur, memasak, dan menghangatkan makanan. Ini juga mencegah teman-teman terlibat perang sahur yang semakin marak,” lanjutnya.
Salah seorang warga yang melihat, Fitri, 32, mengaku senang dengan adanya patrol sahur. Pasalnya, banyak orang termasuk dirinya sering ketiduran dan tidak sempat sahur. Patrol sahur dinilai lebih menghidupkan suasana di bulan suci Ramadan.
“Cukup senang dan merasa terbantu. Ya biasanya ketiduran, sehingga tidak sempat sahur. Patrol sahur juga semakin menghidupkan suasana Ramadan kali ini,” pungkasnya.(*)
Penulis : Arief Yuda Pranata
Editor : Abdul Hakim
Sumber Berita : realitapublik.id






