Situbondo, realitapublik.id – Camat Mlandingan, Akhriat Syahada Alam, di momen warga berkumpul saat kegiatan operasi pasar murah, mensosialisasikan program Berantas (Berobat Tanpa Batas) yang dicanangkan oleh Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo, dan Wakil Bupati Ulfiyah kepada masyarakat yang hendak membeli beras dengan harga yang terjangkau.
Akhriat Syahada Alam mengatakan program Berantas (Berobat Tanpa Batas), hadir untuk memberikan layanan kesehatan gratis dan mudah diakses bagi warga Situbondo.
“Masyarakat sudah bisa mendapatkan pelàyanan kesehatan melalui program Berantas di berbagai rumah sakit, baik di dalam maupun luar kota, termasuk rumah sakit swasta dan negeri,” kata Camat yang akrab dipanggil pak Alam ini.
Alam menegaskan, penggunaan program ini sangat praktis, warga tidak perlu mengurus dokumen ke balai desa atau kecamatan. “Cukup bawa KTP dan KK ke rumah sakit, langsung bisa dilayani,” ujarnya di hadapan warga Kecamatan Mlandingan.
Usai memberikan sosialisasi, Camat Mlandingan mengatakan, bahwa kegiatan operasi pasar murah di Kecamatan Mlandingan, dipusatkan di dua tempat, yakni halaman Kantor Kecamatan Mlandingan dan Balai Desa Trebungan.
Alam menyebutkan komoditas berupa beras yang dijual dalam kegiatan operasi pasar murah di Kecamatan Mlandingan, stoknya sebanyak 6 ton.
“Stok beras untuk kegiatan operasi pasar murah di halaman kantor Kecamatan Mlandingan sebanyak 3 ton dan 3 ton lagi di Balai Desa Trebungan,” ungkapnya.
Untuk memastikan distribusi yang merata, pembelian dibatasi per orang, yakni maksimal dua kantong beras yang beratnya 5 kg per kantong. “Pembelinya hanya diperuntukkan bagi warga Kecamatan Mlandingan dan pembeli diwajibkan membawa KTP,” ujarnya.
Lebih lanjut, Alam mengatakan kegiatan operasi pasar murah ini dalam rangka menjaga stabilitas dan keterjangkauan harga kebutuhan pokok masyarakat menjelang lebaran Idul Fitri 1446 H.
“Operasi pasar murah ini, juga sebagai wujud hadirnya pemerintah agar tidak terjadi inflasi, dan memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam memperoleh kebutuhan pokok yang terjangkau bagi masyarakat, terutama beras,” tuturnya.
Tidak hanya itu yang disampaikan Camat Mlandingan. Namun ia juga mendorong para pelaku UMKM di Kecamatan Mlandingan untuk turut andil di berbagai event agar bisa memasarkan produk usahanya.
“Selain di kegiatan kali ini, kita juga dorong para pelaku UMKM di Kecamatan Mlandingan untuk dapat hadir dan turut serta di berbagai event,” pungkasnya.

Pantauan realitapublik.id, ketika operasi pasar murah berlangsung, banyak warga berdatangan.
Mereka rela mengantri demi mendapatkan bahan kebutuhan pokok berupa beras dengan harga lebih terjangkau.
Selain warga biasa yang datang mengantri, juga terlihat sejumlah ASN ikut antri untuk belanja beras dengan harga murah tersebut.
“Adanya operasi pasar murah ini, kami rasakan sangat membantu. Harga berasnya sangat terjangkau, dua sak beras sebanyak 10 kg, harganya masing-masing sak hanya 57.500 rupiah,,” kata Suryani, salah satu warga.
Di lokasi kegiatan operasi pasar murah, juga terlihat para pelaku UMKM.
Mereka datang untuk melihat secara langsung kegiatan operasi pasar murah tersebut sekaligus sebagai bentuk kontribusi kehadiran UMKM menuju Situbondo naik kelas.
“Kami ingin UMKM di Situbondo semakin menyala,” kata salah satu pelaku UMKM asal Desa Sumber Anyar yang enggan disebutkan namanya.(*)
Penulis : Abdul Hakim/Abdul Hakim
Sumber Berita : realitapublik.id






