Peredaran Rokok ilegal di Nias Tak Terbendung, GMNI: Kepolisan Terkesan Santai

- Jurnalis

Kamis, 27 Maret 2025 - 12:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GMNI saat melakukan aksi di depan Mapolda Sumut. (Foto: Jepril Harefa/realitapublik.id) 

GMNI saat melakukan aksi di depan Mapolda Sumut. (Foto: Jepril Harefa/realitapublik.id) 

Nias, realitapublik.id – Wakil Ketua Bidang Politik DPC GMNI Gunungsitoli-Nias, Bung Son Zega, menilai Kepolisian Resor Nias tak berdaya membendung peredaran rokok ilegal berbagai merek di wilayah Kepulauan Nias tanpa membuat risih penegak hukum. Hal ini disampaikan Bung Son Zega melalui pesan singkat whatsapp kepada awak media, pada Rabu, 26 Maret 2023.

 

Dia mengatakan, bahwa pihaknya pernah menyampaikan soal peredaran rokok ilegal pernah kepada Kapolres Nias saat audiensi beberapa waktu lalu. ” “Beliau saat itu mengatakan baru dengar. Sekarang sudah hampir 2 bulan berlalu, tapi kelihatannya kepolisian santai-santai saja,” kata Bung Son.

Baca Juga :  Respons Cepat Keluhan Warga, Dinas PUPR Tubaba Perbaiki Talang Air Gedung Sesat Agung

 

Selain rokok ilegal, GMNI juga menyoroti jual-beli tabung gas elpiji 3 kg atau gas melon kosong yang dilakukan terang-terangan. Diketahui, tabung gas subsidi itu dikirim dari luar pulau dan bebas beredar di pasaran Gunungsitoli.

Baca Juga :  Prakiraan Cuaca Jawa Tengah Hari Ini, Rabu 22 April 2026

 

“Saat perayaan Natal tahun lalu, masyarakat mengeluhkan kelangkaan gas melon. Setelah kita telusuri, ternyata diselundupkan dari luar pulau. Sehingga masyarakat yang tidak layak, bisa membelinya secara bebas dengan harga Rp 200 ribu per tabung. Malah ada yang punya 3-5 tabung di rumahnya. Ya? Wajar kalau langka, kena borong semua di pangkalan,” kata Bung Son.

Baca Juga :  Ribuan Mancing Mania Padati Pantai Cemoro Sewu, Perebutkan Piala Walikota Pekalongan Cup II 2026

 

Bung Son menambakan, bungkamnya pihak kepolisian mengusut kasus penyelundupan ini disinyalir sengaja dibiarkan karena dugaan setoran. GMNI menduga terjadi kong kali kong pengusaha dengan penegak hukum untuk memuluskan praktik ilegal ini.

 

“ini (jual beli barang ilegal_red) terang-terangan lho. Wajar kalau penegak hukum kita curigai. Jangan-jangan malah terstruktur masif dari Polda hingga ke bawah,” pungkasnya(*)

Penulis : Jepril Harefa

Editor : Abdul Hakim

Berita Terkait

Daftar Musda Golkar Tubaba, Putra Jaya Umar Usung Misi ‘Bangunkan’ Kader yang Tertidur
Tubaba Semarak Fun Run 2026, Bupati Tekankan Pembinaan Atlet Sejak Dini 
Akselerasi Sertifikasi Halal, BPJPH Gelar Lampung Halal Market di Tugu Adipura
Coretan Nama Pasien Lain di Kantong Infus: Trauma Rokhmiyati di Ruang Perawatan
Ditinggal ke Pengajian, Rumah Warga di Blimbing Situbondo Dilalap Api 
Wajib Halal Oktober 2026, BPJPH Lampung Sediakan 38 Ribu Kuota Sertifikasi Gratis
Prakiraan Cuaca Jawa Tengah, BMKG: Warga Masyarakat Perlu Waspada Cuaca Extrim (26/4/2026)
Wujudkan Harmoni di Kota Toleran, Pemkot Semarang Siap Gelar Pawai Ogoh-Ogoh Lintas Etnis 2026
Berita ini 80 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 26 April 2026 - 18:22 WIB

Daftar Musda Golkar Tubaba, Putra Jaya Umar Usung Misi ‘Bangunkan’ Kader yang Tertidur

Minggu, 26 April 2026 - 16:25 WIB

Tubaba Semarak Fun Run 2026, Bupati Tekankan Pembinaan Atlet Sejak Dini 

Minggu, 26 April 2026 - 16:19 WIB

Akselerasi Sertifikasi Halal, BPJPH Gelar Lampung Halal Market di Tugu Adipura

Minggu, 26 April 2026 - 15:21 WIB

Coretan Nama Pasien Lain di Kantong Infus: Trauma Rokhmiyati di Ruang Perawatan

Minggu, 26 April 2026 - 07:44 WIB

Wajib Halal Oktober 2026, BPJPH Lampung Sediakan 38 Ribu Kuota Sertifikasi Gratis

Minggu, 26 April 2026 - 07:28 WIB

Prakiraan Cuaca Jawa Tengah, BMKG: Warga Masyarakat Perlu Waspada Cuaca Extrim (26/4/2026)

Sabtu, 25 April 2026 - 21:11 WIB

Wujudkan Harmoni di Kota Toleran, Pemkot Semarang Siap Gelar Pawai Ogoh-Ogoh Lintas Etnis 2026

Sabtu, 25 April 2026 - 14:42 WIB

Respon Cepat Laporan 110, Polres Lampung Utara Cek Lokasi Gangguan Musik Orgen di Kotabumi Selatan

Berita Terbaru