Tembokrejo Tidak Aman! Perempuan Muda Jadi Korban Jambret dengan Luka Serius

- Jurnalis

Senin, 16 Juni 2025 - 19:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTA PASURUAN, realitapublik.id – Aksi penjambretan kembali terjadi di Kota Pasuruan, kali ini menimpa seorang perempuan bernama Nur Izzatul Iffah (27) menjadi korban kejahatan jalanan saat melintas di Jalan Raya Tembokrejo, Kelurahan Tembokrejo, Kecamatan Purworejo. Senin sekitar pukul 10.00 WIB (16/6/2025)

 

Korban mengalami luka cukup serius di bagian wajah dan kepala akibat insiden tersebut. Warga yang mengetahui kejadian langsung memberikan pertolongan dan membawa korban ke RSUD dr. R. Soedarsono atau RS Purut Kota Pasuruan.

Baca Juga :  Jaga Kerahasiaan Suara, Pemilih PAW Desa Sumberanyar Dilarang Keras Bawa HP ke Bilik

 

Dalam dokumentasi yang diperoleh di rumah sakit, tampak korban masih dalam kondisi lemah dan mendapatkan perawatan intensif. Sementara itu. Pihak keluarga turut mendampingi korban dan berharap agar pelaku segera ditangkap oleh pihak berwajib.

 

Baca Juga :  Berkedok Warung Kopi, Tempat Usaha di Ciomas Bogor Diduga Bebas Jual Tramadol dan Hexymer

“Kami berharap pelaku segera ditangkap, hal ini sangat meresahkan pengguna jalan yang melintasi,” ujarnya.

 

Pernyataan tersebut mencerminkan kekhawatiran dan keresahan masyarakat terhadap aksi kejahatan jalanan seperti penjambretan yang dapat membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Saksi menunjukkan jalan titik lokasi kejadian penjambretan

Salah satu saksi menunjuk titik kejadian di jalan raya yang cukup sepi, sehingga memicu kekhawatiran warga, terutama pengendara perempuan yang sering melintas sendirian di kawasan tersebut.

Baca Juga :  Kronologi Penyelamatan Nelayan Situbondo yang Hilang Kontak, Dievakuasi Sesama Nelayan

 

Menanggapi informasi warga, petugas piket Reskrim Polres Pasuruan Kota segera bergerak menuju rumah sakit untuk memantau kondisi korban dan melakukan pengumpulan keterangan awal. Petugas juga melakukan olah TKP di lokasi kejadian untuk mengidentifikasi pelaku.

 

“Sementara itu, korban masih belum melapor secara resmi,” ucap Aipda M. Junaidi, Kasi Humas Polres Pasuruan Kota.

Penulis : Koko

Editor : Chu

Berita Terkait

Berkedok Warung Kopi, Tempat Usaha di Ciomas Bogor Diduga Bebas Jual Tramadol dan Hexymer
Tingkatkan Kesadaran Hukum Warga, Polres Tubaba Gelar Penyuluhan di Gading Kencana
Menantang Hukum di Balik Secangkir Kopi: Investigasi Warung Nakal Penjual Tramadol di Ciomas Bogor
Semarak HUT Ke-80, Pemkab Lampung Utara Gelar Parade Mighul dan Pawai Budaya
KBLI 2025 Berlaku Mulai 18 Juni 2026, DPMPTSP Jateng Imbau Pelaku Usaha Segera Sesuaikan Dokumen Perizinan
Wali Kota Pekalongan Raih Disway Top Regional Leader Awards 2026, Unggul dalam Pengelolaan Kesehatan Publik
Regenerasi Kepengurusan PK Tumijajar, Golkar Tubaba Siap Hadapi Pemilu Mendatang
Pimpin Apel Sensus Ekonomi 2026, Bupati Mas Rio: Bohong dalam Sensus dan Riset Itu Dosa Besar!
Berita ini 429 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 20:19 WIB

Berkedok Warung Kopi, Tempat Usaha di Ciomas Bogor Diduga Bebas Jual Tramadol dan Hexymer

Senin, 15 Juni 2026 - 19:12 WIB

Tingkatkan Kesadaran Hukum Warga, Polres Tubaba Gelar Penyuluhan di Gading Kencana

Senin, 15 Juni 2026 - 17:56 WIB

Menantang Hukum di Balik Secangkir Kopi: Investigasi Warung Nakal Penjual Tramadol di Ciomas Bogor

Senin, 15 Juni 2026 - 17:44 WIB

Semarak HUT Ke-80, Pemkab Lampung Utara Gelar Parade Mighul dan Pawai Budaya

Senin, 15 Juni 2026 - 09:09 WIB

KBLI 2025 Berlaku Mulai 18 Juni 2026, DPMPTSP Jateng Imbau Pelaku Usaha Segera Sesuaikan Dokumen Perizinan

Senin, 15 Juni 2026 - 08:36 WIB

Wali Kota Pekalongan Raih Disway Top Regional Leader Awards 2026, Unggul dalam Pengelolaan Kesehatan Publik

Minggu, 14 Juni 2026 - 16:00 WIB

Regenerasi Kepengurusan PK Tumijajar, Golkar Tubaba Siap Hadapi Pemilu Mendatang

Minggu, 14 Juni 2026 - 15:50 WIB

Pimpin Apel Sensus Ekonomi 2026, Bupati Mas Rio: Bohong dalam Sensus dan Riset Itu Dosa Besar!

Berita Terbaru