Pangdam Kasuari : Komitmen dengan Memastikan Penyelenggaraan Pilkada Berjalan Aman, Tertib dan Lancar

- Jurnalis

Kamis, 23 Mei 2024 - 13:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pangdam XVIII/Kasuari, Mayjen TNI Haryanto, S.I.P., M.Tr(Han), saat memaparkan terkait kesiapan jajarannya dalam hadapi Pilkada serentak di wilayah Papua Barat dan Papua Barat Daya tahun 2024. (Foto. Dok. Pendam XVIII/Ksr)

i

Pangdam XVIII/Kasuari, Mayjen TNI Haryanto, S.I.P., M.Tr(Han), saat memaparkan terkait kesiapan jajarannya dalam hadapi Pilkada serentak di wilayah Papua Barat dan Papua Barat Daya tahun 2024. (Foto. Dok. Pendam XVIII/Ksr)

 

 

Manokwari. realitapublik.id – Pangdam XVIII/Kasuari, Mayjen TNI Haryanto, S.I.P., M.Tr(Han)., memberikan paparan terkait kesiapan jajarannya dalam menghadapi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak yang akan berlangsung di wilayah Papua Barat dan Papua Barat Daya pada tahun 2024, di aula Hotel Aston Niu, Manokwari, Papua Barat, pada Rabu (22/5/2024). Dalam acara yang dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, aparat keamanan, dan pejabat Pemerintah Daerah, Pangdam XVIII/Kasuari menegaskan komitmen TNI untuk memastikan penyelenggaraan Pilkada berjalan dengan aman, tertib, dan lancar.

Pangdam yang turut didampingi Asops Kasdam dan Kapendam XVIII/Kasuari, dalam paparannya ia menyampaikan bahwa Kodam XVIII/Kasuari telah melakukan berbagai persiapan strategis untuk mendukung suksesnya Pilkada serentak 2024.

Baca Juga :  Satlantas Polres Lampung Utara Pantau Rekayasa Lalu Lintas di Simpang Kebun 4 Kotabumi

“Perlu diketahui bahwa selain melaksanakan Operasi Militer Perang, TNI juga melaksanakan Operasi Militer Selain Perang salah satu diantaranya adalah membantu Pemerintah Daerah serta Kepolisian Republik Indonesia, tugas Kodam XVIII/Kasuari beserta perkuatannya dalam Pilkada yang akan dihadapi kedepannya membantu menangani kerawanan Pilkada mulai dari hari H dan jam J selama kurun waktu tahun 2024 diwilayah Papua Barat dalam rangka mendukung tugas pokok TNI, beralih ke Operasi selanjutnya atas perintah,” ucapnya.

Ia menjelaskan bahwa kesiapan jajarannya dalam menghadapi Pemilihan Kepala Daerah serentak telah dibagi menjadi beberapa tahapan yaitu tahap pencegahan, penanganan dan pemulihan dengan memelihara kondisi damai dalam masyarakat serta pencegahan konflik sekecil apapun jangan sampai terjadi.

Baca Juga :  Kawal Aspirasi Warga Pekalongan Utara, Pejuang 24 Desak Perbaikan Jalan hingga Pembangunan Jembatan

“Tugas pengamanan ini bukan hanya tugas daripada TNI ataupun Polri namun semua ini adalah tugas bersama seluruh elemen Bangsa yang ada, kami hanya bagian dari unsur pelaksana saja. Kodam dan Polda serta Pemerintah Papua Barat tidak bisa bekerja dengan sendiri-sendiri namun semua butuh sinergi, kolaborasi dan kerjasama diantara semua”.

“Kesiapan personel Kodam XVIII/Kasuari rencana awal akan disiapkan sekitar dua ribu personel lebih yang nantinya akan di sebar pada titik-titik yang sudah ditentukan, pada intinya adalah Kodam XVIII/Kasuari siap dalam mendukung pelaksanaan Pilkada serentak yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat ini.
Fokus utama kami adalah menjaga stabilitas keamanan dan memberikan rasa aman kepada masyarakat agar mereka dapat menggunakan hak pilihnya tanpa adanya tekanan atau gangguan,” ujarnya.

Baca Juga :  Semarakkan HUT ke-81 RI dan HUT ke-4 Tiyuh, Pemerintah Karta Tanjung Selamat Gelar Seni Budaya dan Pembagian Hadiah

Dalam kesempatan ini, Pangdam juga menekankan pentingnya netralitas TNI dalam proses demokrasi ini.

“Kami berkomitmen untuk bersikap netral dan tidak berpihak pada calon manapun. Tugas kami adalah memastikan keamanan dan ketertiban, bukan untuk berpolitik, saya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut berpartisipasi dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama proses Pilkada.

“Semoga Pilkada serentak 2024 dapat berjalan dengan lancar dan menghasilkan pemimpin-pemimpin yang terbaik untuk Papua Barat dan Papua Barat Daya serta dengan segala persiapan yang telah dilakukan, diharapkan Pilkada serentak 2024 di wilayah Papua Barat dan Papua Barat Daya dapat berlangsung aman dan damai,” kata Pangdam.(*)

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Jaga Mutu Pembangunan, Pemkab Batang Aktifkan Kembali Program UHC pada Akhir 2026
Adian Napitupulu Tegaskan Tolak Kekerasan Terkait Konflik Agraria di Desa Sukajaya
FAJI Probolinggo Sikat Dua Emas di Sungai Brantas, Atlet Muda Bikin Gebrakan di Kejurprov 2026
Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau: Hujan Abu Tipis Jangkau Depok dan Bogor, Mitos Lokal Kembali Menyita Perhatian
Pakasa Malang Raya Hadiri Mangayubagya Jumeneng Dalem SISKS Pakubuwono XIV, Teguhkan Komitmen Nguri-uri Kabudayan Jawa
Dinkes Tulang Bawang Barat Gelar Skrining TBC Terintegrasi di Tiyuh Marga Asri
Manfaatkan Pintu Belakang Tak Dikunci, Maling Motor dan Uang Rp3,2 Juta di PALI Diringkus Polisi
BPKAD PALI Batasi Pencairan Dana Proyek Rp1 Miliar per Bulan, Kontraktor Mengeluh dan Ancam Lapor DPRD
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 13:35 WIB

Jaga Mutu Pembangunan, Pemkab Batang Aktifkan Kembali Program UHC pada Akhir 2026

Minggu, 6 September 2026 - 17:13 WIB

Adian Napitupulu Tegaskan Tolak Kekerasan Terkait Konflik Agraria di Desa Sukajaya

Minggu, 6 September 2026 - 16:59 WIB

FAJI Probolinggo Sikat Dua Emas di Sungai Brantas, Atlet Muda Bikin Gebrakan di Kejurprov 2026

Minggu, 6 September 2026 - 02:52 WIB

Pakasa Malang Raya Hadiri Mangayubagya Jumeneng Dalem SISKS Pakubuwono XIV, Teguhkan Komitmen Nguri-uri Kabudayan Jawa

Sabtu, 5 September 2026 - 09:12 WIB

Dinkes Tulang Bawang Barat Gelar Skrining TBC Terintegrasi di Tiyuh Marga Asri

Sabtu, 5 September 2026 - 08:56 WIB

Manfaatkan Pintu Belakang Tak Dikunci, Maling Motor dan Uang Rp3,2 Juta di PALI Diringkus Polisi

Sabtu, 5 September 2026 - 08:42 WIB

BPKAD PALI Batasi Pencairan Dana Proyek Rp1 Miliar per Bulan, Kontraktor Mengeluh dan Ancam Lapor DPRD

Jumat, 4 September 2026 - 10:57 WIB

Skandal Jual Beli Kios Pasar Among Tani, Mantan Kepala UPT Jadi Tersangka, Isyaratkan Ada Pelaku Lain

Berita Terbaru