Warga Petanahan Ditemukan Meninggal di Bawah Pohon Kelapa

- Jurnalis

Rabu, 5 Februari 2025 - 21:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kebumen, realitapublik.id – Seorang pria paruh baya berinisial WR (60), warga Desa Karangrejo, Kecamatan Petanahan, Kebumen, ditemukan meninggal dunia di bawah pohon kelapa di pekarangan belakang rumahnya pada Rabu, 5 Februari 2025, sekitar pukul 14.30 WIB. Diduga kuat, korban terjatuh saat sedang nderes (menyadap) air nira kelapa.

Kapolres Kebumen AKBP Eka Baasith melalui Kapolsek Petanahan AKP Supriyo menjelaskan bahwa penemuan mayat ini bermula dari kecurigaan warga sekitar yang mencium bau menyengat dari arah pekarangan rumah korban. Setelah ditelusuri, warga menemukan WR dalam keadaan tergeletak di bawah pohon kelapa.

Baca Juga :  Kronologi dari Adu Mulut di Loket hingga Damai, Kisah Viral Pelayanan Disdukcapil Lampung Utara

“Warga yang penasaran dengan bau menyengat itu lalu mencari sumbernya. Setelah ditemukan, korban sudah dalam kondisi meninggal dunia. Kemudian warga melaporkan kejadian ini ke Polsek Petanahan,” ujar AKP Supriyo.

Tim INAFIS Polres Kebumen datang ke TKP dan membuat Garis polisi untuk penyidikan

Polisi yang tiba di lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memasang garis polisi. Dari hasil pemeriksaan awal, ditemukan peralatan untuk nderes air nira di dekat tubuh korban, serta pelepah kelapa yang diduga patah akibat insiden tersebut.

“Dugaan sementara, korban terpeleset saat sedang mengambil air nira dari pohon kelapa. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan atau adanya indikasi tindak pidana,” tambah Kapolsek.

Baca Juga :  Cegah Kebakaran Way Kambas Meluas, Satgas Siapkan Operasi Modifikasi Cuaca

Berdasarkan keterangan tetangga, korban terakhir kali terlihat pada Senin, 3 Februari 2025, ketika sedang mencari pakan kambing. Namun, sejak Selasa, 4 Februari 2025, korban tidak terlihat beraktivitas seperti biasanya, hingga akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Selain itu, dari hasil pemeriksaan di rumah korban, polisi tidak menemukan tanda-tanda pencurian. Seluruh barang berharga masih berada di tempatnya dan rumah dalam keadaan rapi.

Setelah dievakuasi, jenazah korban dibawa ke RSUD dr. Soedirman Kebumen untuk dilakukan pemeriksaan medis. Hasil pemeriksaan tim medis semakin menguatkan dugaan bahwa korban meninggal dunia akibat terjatuh dari ketinggian dan bukan karena penganiayaan atau tindakan kriminal lainnya.

Baca Juga :  Bupati Situbondo Masuk 22 Tokoh Muda Nahdliyin Inspiratif 2026 Versi FJN

Diketahui, korban selama ini tinggal sendiri di rumahnya setelah istrinya meninggal beberapa tahun lalu. Sementara itu, anaknya tinggal di luar kota dan hanya sesekali pulang untuk menengok orang tuanya.

Kapolsek Petanahan AKP Supriyo mengimbau warga yang beraktivitas di ketinggian, seperti nderes air nira, agar lebih berhati-hati dan menggunakan alat pengaman untuk menghindari kejadian serupa.

“Kami turut berduka atas kejadian ini dan mengingatkan masyarakat agar lebih memperhatikan keselamatan saat bekerja, terutama di ketinggian,” pungkasnya.

Penulis : Wahyu

Editor : Red

Berita Terkait

Titipan Tahanan Kasus Korupsi Dana KONI Masuk Lapas Kelas IIB Pasuruan, Kejaksaan Pastikan Proses Hukum Berlanjut
Skandal Dana Hibah KONI Kota Pasuruan 2023–2025: Negara Rugi Ratusan Juta, Ketua Umum dan Bendahara Resmi Ditahan
Soal Isu Aliran Dana PJU, Ustadz Hamidi dan Oknum Perangkat Desa Selomukti Akhirnya Berdamai
Kapolres PALI: Semangat Sumpah Pemuda Harus Tercermin dalam Pelayanan Polri
Dongkrak Target PAD Kabupaten Pasuruan, Aliansi PORTE Mendukung Penuh Upaya BAPENDA Menertibkan Pajak Tambang
Jaga Nama Baik HSB Palembang, Ketum Tegaskan Satu Komando
H. Putra Jaya Umar, S.T. Hadiri Syukuran Ulang Tahun Putri Korlip Realitapublik.id Tubaba
Menghadapi Musim Hujan: Mengelola Trauma Banjir Lewat Kesiapsiagaan Mental dan Fisik
Berita ini 450 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 20:59 WIB

Titipan Tahanan Kasus Korupsi Dana KONI Masuk Lapas Kelas IIB Pasuruan, Kejaksaan Pastikan Proses Hukum Berlanjut

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:55 WIB

Skandal Dana Hibah KONI Kota Pasuruan 2023–2025: Negara Rugi Ratusan Juta, Ketua Umum dan Bendahara Resmi Ditahan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:41 WIB

Soal Isu Aliran Dana PJU, Ustadz Hamidi dan Oknum Perangkat Desa Selomukti Akhirnya Berdamai

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:29 WIB

Kapolres PALI: Semangat Sumpah Pemuda Harus Tercermin dalam Pelayanan Polri

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:16 WIB

Dongkrak Target PAD Kabupaten Pasuruan, Aliansi PORTE Mendukung Penuh Upaya BAPENDA Menertibkan Pajak Tambang

Selasa, 27 Oktober 2026 - 11:53 WIB

Jaga Nama Baik HSB Palembang, Ketum Tegaskan Satu Komando

Selasa, 27 Oktober 2026 - 07:06 WIB

H. Putra Jaya Umar, S.T. Hadiri Syukuran Ulang Tahun Putri Korlip Realitapublik.id Tubaba

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:11 WIB

Menghadapi Musim Hujan: Mengelola Trauma Banjir Lewat Kesiapsiagaan Mental dan Fisik

Berita Terbaru