Peduli Warga dan Lingkungan, PT Wika Normalisasi Sungai Sletreng di Situbondo 

- Jurnalis

Kamis, 20 Februari 2025 - 03:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi Sungai Sletreng di Desa Kalianget, Kecamatan Banyuglugur, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, setelah PT Wika melakukan normalisasi (Foto: realita publik.id)

i

Kondisi Sungai Sletreng di Desa Kalianget, Kecamatan Banyuglugur, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, setelah PT Wika melakukan normalisasi (Foto: realita publik.id)

Situbondo, realitapublik.id — PT. Wijaya Karya (Wika) pelaksana pembangunan Tol Probowangi, melakukan normalisasi aliran Sungai Sletreng di Desa Kalianget, Kecamatan Banyuglugur, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur.

 

 

Humas PT. Wika, Hadar mengatakan kegiatan ini merupakan salah satu serangkaian kegiatan, berkaitan dengan kepedulian perusahaan terhadap warga dan lingkungan.

 

 

“Kegiatan ini merupakan bentuk kontribusi perusahaan pada masyarakat,” kata Hadar, di kantor PT. Wika yang berada di Jalan Raya Kalianget Banyuglugur, Rabu, 19 Februari 2025.

 

 

la mengatakan, sasaran kegiatan normalisasi itu di aliran sungai yang berada di sebelah Selatan jembatan Sletreng atau oleh warga setempat menyebutnya ‘Dek Kodung’.

Baca Juga :  Gus Kikin Terpilih Jadi Ketua Umum PBNU 2026–2031

 

 

Namun sebelum melaksanakan pekerjaan normalisasi, pihaknya melakukan kordinasi dengan pihak pemerintah setempat.

 

 

“Setelah kita berkoordinasi, lalu dilakukan pengecekan lapangan dan dilanjutkan dengan mensosialisasikan kepada warga sekitar,” kata Hadar.

 

 

Lebih lanjut, ia mengatakan kegiatan normalisasi Sungai Sletreng dimulai sejak beberapa hari lalu.

 

 

“Target pengerukan kurang lebih sepanjang 500 hingga 1000 meter dengan estimasi pekerjaan selama 4 hari,” ungkapnya.

 

 

Dalam kegiatan normalisasi di sungai itu, pihaknya menggunakan alat berat 1 unit excavator long arm.

Baca Juga :  Usai Ditetapkan Jadi Ketum PBNU, Gus Kikin Tandatangani Kontrak Jam'iyyah

 

 

“Pihak kami dalam kegiatan normalisasi aliran sungai itu melibatkan tenaga kerja perusahaan dan warga setempat,” kata Hadar.

 

 

Adapun pekerjaan normalisasi tersebut meliputi pembersihan sampah-sampah maupun tanaman yang menutupi aliran sungai dan bagian sungai yang mengalami pendangkalan dengan harapan dapat meminimalisir resiko banjir yang dapat berdampak pada warga yang bermukim di sekitar pinggiran sungai tersebut.

 

 

“Semoga hadirnya perusahaan kami dapat membantu dan memberikan efek positif yang bisa dirasakan langsung oleh warga sekitar,” pungkasnya.

 

 

Terpisah, Sofyan Hadi salah satu warga Desa Kalianget mengapresiasi kepedulian PT. Wika yang telah melakukan normalisasi aliran sungai Sletreng.

Baca Juga :  Diduga Keracunan MBG, Ratusan Santri di Sidoarjo Dilarikan ke Rumah Sakit

 

 

“Kegiatan normalisasi yang dilakukan perusahaan itu dapat meminimalisir terjadinya banjir akibat luapan air sungai ketika hujan deras melanda,” ujarnya.

 

 

Sementara itu, Hakip salah satu tokoh masyarakat Desa Kalianget mengapresiasi kepedulian PT. Wika kepada masyarakat.

 

 

Kata Hakip, dengan dilakukannya normalisasi aliran sungai Sletreng, warga Dusun Sletreng Desa Kalianget merasa terbantu sekali.

 

 

“Kami mengucapkan terima kasih banyak, kedepannya semoga PT. Wika dapat terus memberikan kontribusi positif bagi masyarakat,” tutupnya.(*)

 

Penulis : Abdul Hakim

Berita Terkait

Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau: Hujan Abu Tipis Jangkau Depok dan Bogor, Mitos Lokal Kembali Menyita Perhatian
Diduga Keracunan MBG, Ratusan Santri di Sidoarjo Dilarikan ke Rumah Sakit
Usai Ditetapkan Jadi Ketum PBNU, Gus Kikin Tandatangani Kontrak Jam’iyyah
Gus Kikin Terpilih Jadi Ketua Umum PBNU 2026–2031
Tingkatkan Kesiapsiagaan Bencana, Presiden Prabowo Minta Setiap Daerah Miliki Gudang Logistik
Pimpinan DPR Berjanji Mundur Jika RUU Perampasan Aset Tak Sah Sebelum 15 Desember 2026
Destry Damayanti Tegaskan BI Tetap Independen meski Sinergi dengan Pemerintah Diperkuat
Kota Pasuruan Diserbu Ratusan Ribu Jamaah, Menjelang Puncak Haul Ke-45 KH. Abdul Hamid
Berita ini 87 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 14:07 WIB

Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau: Hujan Abu Tipis Jangkau Depok dan Bogor, Mitos Lokal Kembali Menyita Perhatian

Rabu, 2 September 2026 - 07:09 WIB

Diduga Keracunan MBG, Ratusan Santri di Sidoarjo Dilarikan ke Rumah Sakit

Selasa, 1 September 2026 - 08:10 WIB

Usai Ditetapkan Jadi Ketum PBNU, Gus Kikin Tandatangani Kontrak Jam’iyyah

Selasa, 1 September 2026 - 07:41 WIB

Gus Kikin Terpilih Jadi Ketua Umum PBNU 2026–2031

Kamis, 27 Agustus 2026 - 18:28 WIB

Tingkatkan Kesiapsiagaan Bencana, Presiden Prabowo Minta Setiap Daerah Miliki Gudang Logistik

Kamis, 27 Agustus 2026 - 17:57 WIB

Pimpinan DPR Berjanji Mundur Jika RUU Perampasan Aset Tak Sah Sebelum 15 Desember 2026

Kamis, 27 Agustus 2026 - 17:29 WIB

Destry Damayanti Tegaskan BI Tetap Independen meski Sinergi dengan Pemerintah Diperkuat

Jumat, 21 Agustus 2026 - 20:46 WIB

Kota Pasuruan Diserbu Ratusan Ribu Jamaah, Menjelang Puncak Haul Ke-45 KH. Abdul Hamid

Berita Terbaru