Pangdam Kasuari : Jangan Pernah Tanyakan apa yang Negara berikan kepadamu, tetapi Tanyakanlah apa yang sudah kamu berikan untuk Negara

- Jurnalis

Selasa, 25 Maret 2025 - 08:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Manokwari. realitapublik.id- Pangdam XVIII/Kasuari, Mayjen TNI Jimmy Ramoz Manalu, S.Hub.Int., M.H.I., bersama Pemerintah Provinsi Papua Barat menggelar kegiatan tanam padi perdana di lahan kering sebagai bagian dari upaya mendukung program swasembada pangan nasional. Kegiatan ini berlangsung di lahan perkebunan yang telah disiapkan di wilayah Papua Barat, dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk jajaran TNI, Pemerintah Daerah, dan masyarakat setempat, pada Selasa (24/3/2025).

 

Jangan pernah tanyakan apa yang Negara berikan kepadamu tetapi tanyakanlah apa yang sudah kamu berikan untuk Negara. Hal ini disampaikan Pangdam dalam sambutannya pada acara tersebut.

 

“Saya sudah berkoordinasi dengan Gubernur Papua Barat terkait hal-hal yang diikhtiarkan khususnya Kodam, Polda bersama dengan Stakeholder lainnya baik tingkat Provinsi, Kota, Kabupaten dan seterusnya berusaha menciptakan pekerjaan demi kemaslahatan masyarakat diwilayah Papua Barat,” ungkapnya.

Baca Juga :  Peringatan Maulid Nabi dan Wilujengan LP2BN Pasuruan di Makam Adipati Wiranegara

 

Salah satu terobosan yaitu dengan mencari lahan-lahan tidur ataupun lahan yang tidak tergarap dengan baik sehingga mencoba melakukan kolaborasi bersama Stakeholder lainnya yang mempunyai kemampuan yang nanti hasil akhirnya bagaimana membuat masyarakat sejahtera.

 

“Oleh sebab itu, dalam kegiatan ini diharapkan bukan hanya kegiatan seremonial tetapi untuk kepentingan masyarakat, sehingga kegiatan ini bukan hanya saat ini namun menjadi berkembang dan berlanjut. Untuk itu mari kita sama-sama satukan hati dan pikiran untuk melakukan optimalisasi lahan dan sesuai dengan koordinasi terdapat 2.065 Hektar dan yang baru bisa di garap tidak lebih dari 60 Hektar karena membutuhkan yang namanya Alsintan, Poktan, pupuk, pembebasan lahan yang membuat kita harus bekerja sama dengan baik yang membutuhkan kesehatan, Komunikasi dan kolaborasi yang intens,” ujarnya.

 

Ia menambahkan, dalam waktu dekat ini kurun waktu tahun ini sesuai dengan perintah atau instruksi, Panglima akan membentuk 3 Batalyon dan 1 Brigif dimana satuan tersebut bertujuan untuk membangun bersama-sama dengan masyarakat.

Baca Juga :  Isu Selingkuh Ajudan Bupati Malang Memanas: Inspektorat Tunggu Laporan, ADK Bantah Keras

 

Wakil Gubernur Papua Barat, Mohamad Lakotani, S.H., M.Si, yang juga hadir dalam kegiatan tersebut mengatakan bahwa Pemerintah Daerah bersama Kepala Dinas akan membuktikan dan menjaga betul ketersediaan pangan yang tersedia secara memadai, layak meskipun apapun yang terjadi tetapi masyarakat di Provinsi Papua Barat harus tetap makan.

 

“Kebutuhan lahan kita untuk program ketahanan pangan tentunya masih banyak sekali, untuk itu saya sampaikan terima kasih kepada Pangdam XVIII/Kasuari, Polda Papua Barat, serta Stakeholder dan yang instansi atau badan yang terkait lainnya sudah membantu dalam proses ketahanan pangan diwilayah Papua Barat, juga tidak lupa kepada Koperasi Arfak sejahtera dan dari Sawit atas lahan yang disediakan dalam rangka ketahanan pangan menghadapi kondisi global yang sedang tidak baik-baik saja”.

Baca Juga :  Baku Tembak di Pesta Organ Tunggal Muara Jaya: 3 Polisi Terluka, Terduga Bandar Narkoba Tewas

 

“Oleh karena itu, lewat kegiatan ini agar kita harus sungguh-sungguh serius dalam melaksanakan program ketahanan pangan ini yang merupakan instruksi langsung oleh Bapak Presiden, untuk itu semua Stake Holder para tokoh pemuda dan masyarakat yang ada, mari kita sama-sama sukseskan program ini dan atas nama Pemerintah Provinsi Papua Barat kami mengucapkan terima kasih atas kolaborasi dan kerja sama semua yang ada,” katanya.

 

Perlu diketahui bahwa acara ini sebagai bagian dari upaya berkelanjutan, TNI-Polri dan Pemerintah Daerah akan terus melakukan pendampingan dan monitoring terhadap perkembangan pertanian di wilayah ini. Keberhasilan program ini diharapkan dapat menjadi langkah nyata dalam mencapai ketahanan pangan nasional serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Papua Barat.(*)

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau: Hujan Abu Tipis Jangkau Depok dan Bogor, Mitos Lokal Kembali Menyita Perhatian
Pakasa Malang Raya Hadiri Mangayubagya Jumeneng Dalem SISKS Pakubuwono XIV, Teguhkan Komitmen Nguri-uri Kabudayan Jawa
Dinkes Tulang Bawang Barat Gelar Skrining TBC Terintegrasi di Tiyuh Marga Asri
Manfaatkan Pintu Belakang Tak Dikunci, Maling Motor dan Uang Rp3,2 Juta di PALI Diringkus Polisi
BPKAD PALI Batasi Pencairan Dana Proyek Rp1 Miliar per Bulan, Kontraktor Mengeluh dan Ancam Lapor DPRD
Skandal Jual Beli Kios Pasar Among Tani, Mantan Kepala UPT Jadi Tersangka, Isyaratkan Ada Pelaku Lain
Isu Selingkuh Ajudan Bupati Malang Memanas: Inspektorat Tunggu Laporan, ADK Bantah Keras
Digerebek di Gudang, Empat Komplotan Pengedar Sabu di PALI Diringkus Polisi
Berita ini 78 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 14:07 WIB

Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau: Hujan Abu Tipis Jangkau Depok dan Bogor, Mitos Lokal Kembali Menyita Perhatian

Minggu, 6 September 2026 - 02:52 WIB

Pakasa Malang Raya Hadiri Mangayubagya Jumeneng Dalem SISKS Pakubuwono XIV, Teguhkan Komitmen Nguri-uri Kabudayan Jawa

Sabtu, 5 September 2026 - 09:12 WIB

Dinkes Tulang Bawang Barat Gelar Skrining TBC Terintegrasi di Tiyuh Marga Asri

Sabtu, 5 September 2026 - 08:56 WIB

Manfaatkan Pintu Belakang Tak Dikunci, Maling Motor dan Uang Rp3,2 Juta di PALI Diringkus Polisi

Sabtu, 5 September 2026 - 08:42 WIB

BPKAD PALI Batasi Pencairan Dana Proyek Rp1 Miliar per Bulan, Kontraktor Mengeluh dan Ancam Lapor DPRD

Jumat, 4 September 2026 - 10:57 WIB

Skandal Jual Beli Kios Pasar Among Tani, Mantan Kepala UPT Jadi Tersangka, Isyaratkan Ada Pelaku Lain

Jumat, 4 September 2026 - 10:00 WIB

Isu Selingkuh Ajudan Bupati Malang Memanas: Inspektorat Tunggu Laporan, ADK Bantah Keras

Jumat, 4 September 2026 - 08:06 WIB

Digerebek di Gudang, Empat Komplotan Pengedar Sabu di PALI Diringkus Polisi

Berita Terbaru