Dapat Kunjungan dari Perusahaan Mesin Jepang, SMK Muhammadiyah Bangun Skill Siswa SMK Siap Kerja

- Jurnalis

Minggu, 27 April 2025 - 11:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Pekalongan, realitapublik.id – SMK Muhammadiyah Pekalongan mendapat kunjungan dari perusahaan mesin Toyama Jepang, Jumat (25/2025). Tujuannya untuk melihat langsung pendidikan SMK khususnya Teknik Mesin agar siap berangkat ke Jepang. Selain itu, SMK Muhammadiyah Pekalongan juga akan mendapatkan hibah mesin dari Jepang untuk mendukung skill siswa.

General manager LPK Wakasio, Dwi Hepi mengungkapkan, beliau dari Toyama Jepang ada perusahaan mesin, ke sini melihat langsung bagaimana pendidikan mesin bubut. “Di sini kualitas peralatan memadai, untuk berangkat ke Jepang para siswa sudah punya bekal,” terangnya.

Baca Juga :  Buka FH Volleyball Talent Hunt U-18 Cup, Firdaus Hasbullah Ajak Atlet Muda PALI 'Gas Jadi Bintang'

Disebutkan, dari perusahaan Jepang akan hibah mesin pelatihan di SMK Muhammadiyah Pekalongan. “Kami disupport beliau dari Jepang untuk pelatihan di sekolah sehingga peserta sudah siap. Sebetulnya kriteria untuk ke Jepang secara umum tak terlalu sulit tapi kemampuan bahasa Jepang harus ada bekal,” jelasnya.

Baca Juga :  Pilkati Serentak di Tubaba 21 Oktober, Para Calon Teken Pakta Integritas Deklarasi Damai

Sementara itu, Kepala SMK Muhammadiyah Pekalongan Khusnawan menyampaikan rasa syukurnya atas kunjungan dari Jepang kali kedua ini. “Kali kedua ini lokasi yang dilihat ialah Jurusan Teknik Mesin, rencananya dapat hibah mesin baru,” katanya.

Baca Juga :  Gelar Sosialisasi PIPWK Ke-1 di Tiyuh Jaya Murni, Putra Jaya Umar Tekankan Penguatan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan

Menurut Khusnawan bagi anak-anak hal tersebut sangat membanggakan. Bahkan memudahkan mereka mendapatkan pekerjaan khususnya ke Jepang. “Di sini ada enam jurusan dan 4 jurusan sangat diminati salah satunya Jurusan Teknik Mesin tersebut,” tukasnya.

Penulis : Hema Sembada Putra

Editor : Red

Berita Terkait

Menghadapi Musim Hujan: Mengelola Trauma Banjir Lewat Kesiapsiagaan Mental dan Fisik
Kodam XVIII/Kasuari Berduka, Prajurit Brigif 26/GP Pratu Andi Syarif Bugis Meninggal Dunia
Dugaan Pungli Berkedok Komite, MTsN Kota Pasuruan Bakal Dilaporkan MASAKO ke Kanwil Kemenag Jatim
Papan Rekening Komite MTsN Pasuruan Ditutupi, Sinyal Kelola Dana Tak Sehat?
Dituding Ada Pungli Komite, Papan Rekening di Resepsionis MTsN Kota Pasuruan Mendadak Diamankan Saat Wartawan Datang
Dampak Karhutla Sumsel: Udara PALI dan Palembang Masih Berbahaya
Cederai Moralitas Pendidikan, AMCD Kecam Keras Kasus Asusila di MTsN Kota Pasuruan
Bupati Situbondo Masuk 22 Tokoh Muda Nahdliyin Inspiratif 2026 Versi FJN
Berita ini 85 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:11 WIB

Menghadapi Musim Hujan: Mengelola Trauma Banjir Lewat Kesiapsiagaan Mental dan Fisik

Minggu, 25 Oktober 2026 - 15:18 WIB

Kodam XVIII/Kasuari Berduka, Prajurit Brigif 26/GP Pratu Andi Syarif Bugis Meninggal Dunia

Minggu, 25 Oktober 2026 - 10:30 WIB

Dugaan Pungli Berkedok Komite, MTsN Kota Pasuruan Bakal Dilaporkan MASAKO ke Kanwil Kemenag Jatim

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:42 WIB

Dituding Ada Pungli Komite, Papan Rekening di Resepsionis MTsN Kota Pasuruan Mendadak Diamankan Saat Wartawan Datang

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 20:35 WIB

Dampak Karhutla Sumsel: Udara PALI dan Palembang Masih Berbahaya

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Cederai Moralitas Pendidikan, AMCD Kecam Keras Kasus Asusila di MTsN Kota Pasuruan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 13:41 WIB

Bupati Situbondo Masuk 22 Tokoh Muda Nahdliyin Inspiratif 2026 Versi FJN

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 11:13 WIB

Label Infus Muat Nama Pasien Lain, Keluarga Soroti Prosedur Keselamatan di RSUD Kraton

Berita Terbaru