Kapolda Jatim Apresiasi Kaderisasi GM FKPPI Anak Kandung TNI – Polri yang Berkontribusi Dalam Pembangunan Bangsa

- Jurnalis

Sabtu, 3 Mei 2025 - 17:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA realitapublik.id –  Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Drs Nanang Avianto MSi, menegaskan pentingnya peran strategis Generasi Muda Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI-Polri (GM FKPPI) dalam menjaga stabilitas sosial dan keamanan daerah.

 

Hal itu disampaikan saat menerima audiensi Pengurus Pusat dan Pengurus Daerah XIII GM FKPPI di Mapolda Jatim, Jumat (2/5/2025).

 

Dalam audiensi itu, Kapolda Jatim didampingi Karo SDM Polda Jatim, Kombes Pol Ari Wibowo SIK MH; Dirbinmas Polda Jatim, Kombes Pol Lafri Prasetyono SIK MH; Kabidhumas Polda Jatim Kombes Pol Jules Abraham Abast SIK; dan Penata Kebijakan Kapolri Madya TK III Polda Jatim, Kombes Pol Herman Suriyono.

 

Dalam arahannya, Kapolda Jatim menyampaikan bahwa GM FKPPI merupakan perpanjangan tangan nilai-nilai kebangsaan yang diwariskan oleh keluarga besar TNI dan Polri.

 

“FKPPI ini wadah bagi putra-putri dari anggota purnawirawan TNI dan Polri untuk berkegiatan dan berkontribusi dalam pembangunan bangsa,” ujar Irjen Nanang.

 

Menurutnya, GM FKPPI bukan sekadar organisasi sosial, tetapi juga agen pemersatu bangsa yang memiliki peran penting di tengah kompleksitas dinamika masyarakat Jawa Timur.

Baca Juga :  ASDP Utamakan Keselamatan, Evakuasi Seluruh Penumpang dan Awak KMP Batumandi Berhasil Dilakukan

 

Kapolda Jatim mengungkapkan, Jawa Timur adalah daerah yang memiliki dinamika tinggi dan tantangannya yang kompleks.

Dalam situasi seperti ini, menurut Kapolda Jatim, GM FKPPI harus tampil sebagai perekat sosial dan penjaga suhu masyarakat.

 

“Stabilitas bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tapi kewajiban kita bersama,” ujar Irjen Nanang.

 

Lebih lanjut, Irjen Nanang mengapresiasi proses kaderisasi yang telah dilakukan GM FKPPI.

 

Ia menilai organisasi ini berhasil mencetak kader-kader muda yang berkiprah di berbagai sektor, mulai dari dunia usaha, pendidikan, politik, hingga kegiatan sosial kemasyarakatan.

 

“Saya melihat proses kaderisasi di GM FKPPI berjalan sangat baik. Sekarang tantangannya adalah bagaimana kualitas ini dijaga dan diarahkan agar dapat memberikan kontribusi nyata bagi bangsa dan negara,” ungkapnya.

 

Kapolda Jatim juga mengingatkan seluruh kader untuk tetap memegang teguh jati diri organisasi.

 

Kapolda Jatim menegaskan GM FKPPI lahir dari semangat perjuangan dan pengabdian keluarga besar TNI-Polri.

 

Oleh karena itu, nilai-nilai disiplin, integritas, dan nasionalisme harus senantiasa menjadi panduan utama

 

“Kalian adalah generasi yang lahir dari darah pengabdian. Jangan pernah melupakan akar kalian. Di mana pun kalian berada, tugas kalian adalah terus mengabdi,” tegas Irjen Nanang.

Baca Juga :  Pilkati Serentak di Tubaba 21 Oktober, Para Calon Teken Pakta Integritas Deklarasi Damai

 

Menanggapi arahan tersebut, Ketua Umum GM FKPPI, Dwi Rianta Soerbakti, menyampaikan komitmennya bahwa GM FKPPI akan terus menjadi organisasi yang mandiri, profesional, dan berorientasi pada penguatan nilai-nilai kebangsaan.

 

“GM FKPPI tidak terlibat dalam politik praktis. Namun kami mendorong para kader untuk aktif berkontribusi dalam pembangunan bangsa melalui jalur profesional sesuai dengan kapasitas masing-masing,” ujar Dwi Rianta.

 

Sekretaris Jenderal GM FKPPI, Ari Garyanida, menambahkan bahwa GM FKPPI telah melahirkan banyak kader potensial yang kini menduduki posisi strategis, baik di tingkat daerah maupun nasional.

 

Hal ini membuktikan bahwa GM FKPPI mampu berkembang menjadi kekuatan moral dan sosial yang relevan dengan tantangan zaman

 

Sementara itu, Ketua PD XIII GM FKPPI Jawa Timur, Ir Agoes Soerjanto, menyampaikan kesiapan pihaknya untuk memperkuat sinergi dengan Polda Jatim.

 

Ia menjelaskan sejumlah program kolaboratif yang akan dijalankan, seperti pelatihan bela negara, peningkatan literasi digital, pemberdayaan UMKM, serta pengembangan kader berbasis potensi lokal.

 

Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris GM FKPPI Jatim, Didik Prasetiyono, turut mengapresiasi komitmen kepolisian, khususnya Polda Jatim, dalam menjaga kepastian hukum di kawasan industri.

Baca Juga :  Gantikan Darmawan Prasodjo, Suroso Isnandar Resmi Menjabat Direktur Utama PT PLN

 

Ia mencontohkan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap oknum yang mengganggu aktivitas investasi di kawasan industri PIER, Pasuruan, sebagai bentuk ketegasan aparat dalam memberantas praktik premanisme dan pungutan liar.

 

Menurutnya Penegakan hukum yang konsisten dan tegas adalah fondasi penting bagi tumbuhnya iklim investasi yang sehat.

 

“Langkah kepolisian di PIER merupakan contoh konkret perlindungan terhadap dunia usaha. GM FKPPI sangat mengapresiasi hal ini,” ujar Didik, yang juga menjabat sebagai Direktur Utama PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER).

 

Ia menambahkan bahwa tindakan tegas aparat bukan hanya memberikan rasa aman bagi investor, tetapi juga menjamin kelangsungan kerja bagi ribuan tenaga kerja yang menggantungkan hidupnya pada sektor industri.

 

GM FKPPI, lanjutnya, siap mendukung penuh setiap langkah Polri dalam membangun ekosistem ekonomi yang bersih, adil, dan berkelanjutan.

 

Audiensi tersebut ditutup dengan semangat kolaboratif dan komitmen bersama untuk terus menjaga Jawa Timur sebagai wilayah yang aman, produktif, dan harmonis.

Penulis : Tim

Editor : Red

Berita Terkait

Menghadapi Musim Hujan: Mengelola Trauma Banjir Lewat Kesiapsiagaan Mental dan Fisik
Kodam XVIII/Kasuari Berduka, Prajurit Brigif 26/GP Pratu Andi Syarif Bugis Meninggal Dunia
Dugaan Pungli Berkedok Komite, MTsN Kota Pasuruan Bakal Dilaporkan MASAKO ke Kanwil Kemenag Jatim
Papan Rekening Komite MTsN Pasuruan Ditutupi, Sinyal Kelola Dana Tak Sehat?
Dituding Ada Pungli Komite, Papan Rekening di Resepsionis MTsN Kota Pasuruan Mendadak Diamankan Saat Wartawan Datang
Dampak Karhutla Sumsel: Udara PALI dan Palembang Masih Berbahaya
Cederai Moralitas Pendidikan, AMCD Kecam Keras Kasus Asusila di MTsN Kota Pasuruan
Bupati Situbondo Masuk 22 Tokoh Muda Nahdliyin Inspiratif 2026 Versi FJN
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:11 WIB

Menghadapi Musim Hujan: Mengelola Trauma Banjir Lewat Kesiapsiagaan Mental dan Fisik

Minggu, 25 Oktober 2026 - 15:18 WIB

Kodam XVIII/Kasuari Berduka, Prajurit Brigif 26/GP Pratu Andi Syarif Bugis Meninggal Dunia

Minggu, 25 Oktober 2026 - 10:30 WIB

Dugaan Pungli Berkedok Komite, MTsN Kota Pasuruan Bakal Dilaporkan MASAKO ke Kanwil Kemenag Jatim

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:42 WIB

Dituding Ada Pungli Komite, Papan Rekening di Resepsionis MTsN Kota Pasuruan Mendadak Diamankan Saat Wartawan Datang

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 20:35 WIB

Dampak Karhutla Sumsel: Udara PALI dan Palembang Masih Berbahaya

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Cederai Moralitas Pendidikan, AMCD Kecam Keras Kasus Asusila di MTsN Kota Pasuruan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 13:41 WIB

Bupati Situbondo Masuk 22 Tokoh Muda Nahdliyin Inspiratif 2026 Versi FJN

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 11:13 WIB

Label Infus Muat Nama Pasien Lain, Keluarga Soroti Prosedur Keselamatan di RSUD Kraton

Berita Terbaru