MALANG realitapublik.id – Forum Malang Jurnalis (MaJu) berpartisipasi dalam menyukseskan Pekan Olahraga Provinsi Jawa Timur (Porprov Jatim) ke-IX tahun 2025. Porprov Jatim ke-IX ini diselenggarakan di Malang Raya, yang meliputi Kota Malang, Kabupaten Malang, dan Kota Batu.
Billy Andi Kurniawan selaku ketua MaJu menyatakan, gelar acara ini bekerjasama dengan Pemkot Malang, Dewan Kesenian Malang, Paguyuban Pasar Seni Bareng (Pasebar), Asosiasi Pecinta Keris (APIK), Thithik Tenger, GANN, SRIKANDI PP dan BNN Kota Malang akan menggelar event seni budaya “Pasar Kangen Malang Djadoel 2”.
“Event ini sengaja kami gelar dalam rangka menyemarakkan gelaran Porprov Jatim ke IX. Karena kebetulan Kota Malang juga sebagai tuan rumah Porprov,” ujar Ketua Pelaksana Billy Andi Kurniawan dalam rilisnya. Senin (16/6/2025).
Ia menjelaskan,”Pasar Kangen Malang Djadoel 2″ akan menampilkan berbagai kegiatan menarik, seperti:
1. Pameran Lukisan Bung Karno: menampilkan karya seni yang terkait dengan Bung Karno
2. Bursa dan Pameran Barang Antik: menampilkan koleksi barang antik yang unik dan langka
3. Kuliner Jadul: menyajikan makanan tradisional yang lezat dan nostalgis
4. Pameran Produk Seni: menampilkan karya seni dan kerajinan tangan yang kreatif
5. Anek Permainan Tempo Dulu: menampilkan permainan tradisional yang menyenangkan
6. Pameran Produk Properti dan Otomotif: menampilkan produk-produk terbaru di bidang properti dan otomotif
7. UMKM Kekinian: menampilkan produk-produk UMKM yang inovatif dan menarik
Sehingga di acara ini, pengunjung nantinya diajak flashback ke masa lalu atau menikmati suasana tempo dulu.
“Total stand yang kami sediakan sebanyak 111 stand, sesuai dengan HUT Kota Malang ke 111. Semuanya menjadi satu di event Malang Djadoel 2 nanti ,” tutur Billy.
Tak hanya itu, selama satu pekan pengunjung Pasar Kangen Malang Djadoel 2 juga akan dihibur berbagai macam kesenian.
Mulai dari festival Bantengan, Kuda Lumping, Reog, Tari kolosal, tari Topeng, live music tembang kenangan, panggung kreasi Seni anak muda hingga live musik dangdut jadul.
“Kami juga akan menyediakan hiburan pertunjukkan film layar tancap yang dulu pernah berjaya di era 80-90 an. Jadi selama satu minggu full hiburan,” tuturnya.
Billy menyatakan bahwa “Pasar Kangen Malang Djadoel 2” digelar sebagai wujud kepedulian Forum Maju untuk melestarikan seni budaya di Malang Raya. Kegiatan ini bertujuan untuk menjaga dan melestarikan warisan budaya leluhur yang memiliki nilai penting bagi masyarakat.
Karena bersamaan dengan gelaran Porprov, lanjut Billy, panitia optimis event ini akan ramai dikunjungi orang. Mengingat lokasinya berada di tengah Kota Malang. Tentu harapannya bisa mengulang sukses di Malang Djadoel I yang digelar di Lapangan Sudimoro tahun 2024 lalu hampir mencapai 20 ribu pengunjung selama 10 hari.
“Tentu, selain pengunjung warga Malang Raya, harapan kami kegiatan ini juga bisa menjadi salah satu media hiburan bagi ribuan atlet, official, pelatih, dan para orang tua atlet yang kebetulan bertanding di ajang PORPROV di Kota Malang,” pungkasnya.
Penulis : Tim
Editor : Saichu






