Relawan Kesehatan Indonesia Dampingi Anak yang Alami Penyakit Serius

- Jurnalis

Kamis, 3 Juli 2025 - 16:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Relawan Kesehatan Indonesia (Rekan Indonesia) Sumatera Utara, Iko Riansyah.

Ketua Relawan Kesehatan Indonesia (Rekan Indonesia) Sumatera Utara, Iko Riansyah.

Medan, realitapublik.id – Relawan kesehatan Indonesia dampingi Muhammad Khadavi, anak dari warga tidak mampu asal Dusun XV Kelingan, Desa Sei Semayang yang mengalami kondisi kesehatan serius dan butuh penanganan medis segera. Kamis 03/7/2025.

 

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, Muhammad Khadavi, didiagnosis mengalami kelainan pada usus serta pembengkakan di bagian testis. Kamis 03/7/2025. Medan.

 

Selama sepekan terakhir ini kondisinya sangat memprihatikan. Setiap kali diberikan makanan maupun ASI, sang anak selalu memuntahkannya. Situasi ini membuat keluarga merasa sangat kebingungan, terlebih karena keterbatasan biaya serta ketiadaan identitas administrasi kependudukan untuk si anak.

 

Melihat kondisi tersebut, keluarga akhirnya menghubungi Ketua Relawan Kesehatan Indonesia (Rekan Indonesia) Sumatera Utara, Iko Riansyah, untuk memohon bantuan. Setelah menerima laporan pada tanggal 30 Juni 2025, Iko Riansyah segera mengambil tindakan cepat.

Baca Juga :  Pertamina Resmi Naikkan Harga BBM Nonsubsidi: Pertamax Turbo Tembus Rp 19.400, Dex Series Naik Signifikan

 

“Kami menerima laporan dari keluarga pada tanggal 30 Juni 2025 dan segera membawa adik Muhammad Khadavi ke RS Haji. Namun karena dokter bedah anak tidak tersedia, kami langsung merujuk ke RSUP Adam Malik,” ujar Iko Riansyah.

 

Namun, proses pendampingan tidak berjalan mudah. Salah satu hambatan utama adalah status administrasi si anak yang belum tercatat dalam Kartu Keluarga karena orang tuanya hanya menikah secara siri. Mengingat pentingnya kelengkapan dokumen untuk keperluan pembiayaan pengobatan, Iko Riansyah juga turut membantu pihak keluarga dalam proses pengurusan dokumen kependudukan.

 

“Permasalahan utama adalah si anak belum memiliki identitas, karena orang tuanya menikah secara siri dan belum mengurus administrasi kependudukan. Tapi kami tetap dampingi hingga pengurusan dokumen selesai,” tambahnya.

Baca Juga :  Wali Kota Aaf Dorong Pejabat Kota Pekalongan Bersepeda ke Kantor

 

Setelah data kependudukan berhasil diselesaikan, Ketua Wilayah Rekan Indonesia Sumatera Utara berkoordinasi dengan pihak RSUP H. Adam Malik untuk mengajukan pembiayaan melalui program Non Register (Non-NIK) bagi warga tidak mampu. Namun, pengajuan tersebut sempat ditolak karena kondisi yang dialami Muhammad Khadavi tidak termasuk dalam kategori penyakit dengan diagnosa kegawatdaruratan medis.

 

“Sayangnya, permohonan kami ditolak karena diagnosa penyakit tidak termasuk kategori emergency. Padahal, kondisi ekonomi keluarga sangat terbatas,” kata Iko. Ia menambahkan bahwa sang ibu hanya berpenghasilan dari mencari bunga kantil untuk kebutuhan hidup sehari-hari.

Melihat situasi tersebut, Iko kemudian mengambil inisiatif untuk menjalin komunikasi langsung dengan Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara.

 

“Kami lalu mencoba berkoordinasi dengan Bapak H. Muhammad Faisal Hasrimy, A.P., M.A.P. selaku Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara,” jelas Iko.

Baca Juga :  Wujud Dedikasi Akademik: Bupati Lampung Utara Hamartoni Ahadis Uji Dua Calon Doktor Ilmu Lingkungan di Unila

 

Upaya tersebut membuahkan hasil. Hanya dalam waktu 30 menit setelah permohonan disampaikan, Iko Riansyah menerima kabar bahwa pengajuan bantuan pembiayaan melalui program Non Register telah disetujui oleh Dinas Kesehatan Provinsi. Saat ini, pihak keluarga hanya perlu melengkapi berkas-berkas administrasi yang diperlukan untuk proses lebih lanjut.

 

“Kami sangat bersyukur dan mengapresiasi respon cepat dari Bapak Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara yang telah membantu dengan sangat sigap. Ini adalah bukti nyata hadirnya negara untuk masyarakat kurang mampu,” tutup Iko.

 

Ketua Relawan Kesehatan Indonesia Provinsi Sumatera Utara menyampaikan terima kasih setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah membantu, khususnya Dinas Kesehatan Provinsi, atas perhatian dan langkah nyata dalam memberikan akses layanan kesehatan bagi masyarakat yang membutuhkan.(*)

Penulis : Jepril Harefa

Editor : Abdul Hakim

Berita Terkait

Wujudkan Harmoni di Kota Toleran, Pemkot Semarang Siap Gelar Pawai Ogoh-Ogoh Lintas Etnis 2026
Respon Cepat Laporan 110, Polres Lampung Utara Cek Lokasi Gangguan Musik Orgen di Kotabumi Selatan
Wujudkan Pangan Halal dan Higienis, DPD Juleha Tubaba Gelar Pelatihan Juru Sembelih Berbasis Kompetensi
Patroli Hunting Berbuah Hasil, Polisi Ringkus Kurir Sabu di Tempirai
Aksi Pencurian Sawit di Kebun Perusahaan Digagalkan, Polisi Amankan Barang Bukti
Proyek Air Bersih Tahun 2025 di Desa Purbasakti Jadi “Monumen Mati” 
Polres Pasuruan Bongkar Tambang Andesit Ilegal di Purwosari: 5 Tersangka Diamankan, Omzet Tembus Rp 648 Juta
Belum Merata, Program Makan Bergizi Gratis di Jatibanteng Baru Jangkau ± 60 Persen Siswa
Berita ini 33 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 21:11 WIB

Wujudkan Harmoni di Kota Toleran, Pemkot Semarang Siap Gelar Pawai Ogoh-Ogoh Lintas Etnis 2026

Sabtu, 25 April 2026 - 14:42 WIB

Respon Cepat Laporan 110, Polres Lampung Utara Cek Lokasi Gangguan Musik Orgen di Kotabumi Selatan

Sabtu, 25 April 2026 - 14:35 WIB

Wujudkan Pangan Halal dan Higienis, DPD Juleha Tubaba Gelar Pelatihan Juru Sembelih Berbasis Kompetensi

Sabtu, 25 April 2026 - 10:29 WIB

Patroli Hunting Berbuah Hasil, Polisi Ringkus Kurir Sabu di Tempirai

Jumat, 24 April 2026 - 21:57 WIB

Proyek Air Bersih Tahun 2025 di Desa Purbasakti Jadi “Monumen Mati” 

Jumat, 24 April 2026 - 17:48 WIB

Polres Pasuruan Bongkar Tambang Andesit Ilegal di Purwosari: 5 Tersangka Diamankan, Omzet Tembus Rp 648 Juta

Jumat, 24 April 2026 - 12:32 WIB

Belum Merata, Program Makan Bergizi Gratis di Jatibanteng Baru Jangkau ± 60 Persen Siswa

Jumat, 24 April 2026 - 09:55 WIB

Puncak HUT ke-479 Kota Semarang: Semarang Night Carnival 2026 Hadirkan Delegasi 15 Negara

Berita Terbaru