Soroti PT Smart Tbk Soal HGU dan HAM, GEMA Sumut Bakal Unras di Kantor ATR/BPN dan RSPO Pusat

- Jurnalis

Kamis, 24 Juli 2025 - 16:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rio Ipan Naninggolan dari GEMA Sumut, usai menyampaikan surat pemberitahuan rencana unjuk rasa ke pihak kepolisian di Jakarta. (Foto: realitapublik.id)

i

Rio Ipan Naninggolan dari GEMA Sumut, usai menyampaikan surat pemberitahuan rencana unjuk rasa ke pihak kepolisian di Jakarta. (Foto: realitapublik.id)

REALITAPUBLIK.ID – Gerakan Mahasiswa Sumatera Utara (GEMA Sumut) dalam waktu dekat ini bakal menggelar aksi unjuk rasa (unras) di kantor Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) serta kantor RSPO (Roundtable on Sustainable Palm Oil) di Jakarta. Hal ini disampaikan Rio Ipan Naninggolan dari GEMA Sumut kepada realitapublik.id, Kamis (24/7/2025).

 

Rio mengatakan, rencana kedatangan GEMA Sumut ke kantor tersebut untuk meminta keadilan akan nasib para petani lokal yang tergabung dalam Kelompok Tani Padang Halaban Sekitarnya (KTPHS) yang saat ini tengah mengalami konflik agraria dengan PT Smart Tbk di Padang Halaban, Labuhanbatu Utara.

 

“Aksi akan kami lakukan dalam waktu dekat ini,” kata Rio aktivis GEMA Sumut yang didaulat sebagai koordinator aksi di Jakarta.

Baca Juga :  Bawa Semangat Kartini, Begini Cara Bidan Anis Gandeng Warga Daya Asri Jelang Pilkati

 

Rio mengaku sudah memberitahu rencana aksi tersebut ke pihak berwajib.

 

“Surat pemberitahuan aksi sudah kami sampaikan ke Polda Metro Jaya, pada Rabu (23/7/2025), pukul 14.40 WIB,” ujarnya.

 

Terkait persoalan agraria, Rio menyebut ada beberapa poin, diantaranya Hak Guna Usaha (HGU) PT Smart Tbk dan dugaan pelanggaran hukum.

 

“Perpanjangan HGU PT Smart Tbk harus dihentikan sementara hingga konflik agraria dan dugaan pelanggaran hukum yang dilakukan perusahaan diselidiki secara tuntas,” ucapnya.

 

Dia menyebut ada cukup bukti yang telah dikantongi terkait persoalan yang akan disuarakan melalui aksi di Jakarta nanti.

 

“Ada cukup banyak indikasi yang kami temukan, baik dari temuan lapangan, laporan masyarakat, maupun pemberitaan media, yang mengarah pada potensi pelanggaran Undang-Undang Agraria, pelanggaran terhadap hak masyarakat adat dan lokal, serta dugaan pengabaian prinsip keberlanjutan dan kemanusiaan,” tuturnya.

Baca Juga :  Aliansi Poros Tengah Soroti Raperda PDRD Kota Pasuruan: Pertanyakan Tarif dan Transparansi Formula

 

Menurut Rio, PT Smart Tbk tidak hanya diduga menguasai lahan yang disengketakan dengan kelompok tani, tetapi juga mengabaikan kewajiban sosial sebagaimana diatur dalam berbagai regulasi nasional maupun standar internasional seperti yang ditetapkan RSPO.

 

Ia menyebut, jika RSPO tetap memberikan sertifikasi kepada perusahaan yang sedang dalam konflik dan diduga melanggar hak-hak masyarakat, maka kredibilitas lembaga tersebut patut dipertanyakan.

 

Desakan Penangguhan Operasi

GEMA Sumut secara tegas mendesak ATR/BPN agar menunda proses perpanjangan HGU PT Smart Tbk di wilayah Padang Halaban, sembari meminta RSPO untuk mencabut sementara sertifikasi keberlanjutan perusahaan hingga ada penyelesaian menyeluruh atas konflik yang terjadi.

Baca Juga :  Sinergi Tanpa Batas, Pemkot Batu Anugerahkan Lencana Hakaryo Guno Mamayu Bawono pada AKBP Aris Purwanto

 

“Kami tidak sedang bermain opini. Ini menyangkut hak hidup petani, akses terhadap lahan, dan bentuk dugaan kesewenang-wenangan korporasi terhadap warga.

 

Pemerintah dan lembaga internasional seperti RSPO harus segera turun tangan, bukan justru jadi fasilitator kelangsungan operasional perusahaan yang bermasalah,” tegas Rio.

 

Sementara dari pihak PT Smart Tbk maupun RSPO, hingga berita ini dimuat masih belum memberikan keterangan resmi. Upaya konfirmasi dan klarifikasi masih terus dilakukan untuk menjaga asas keberimbangan dalam pemberitaan.

 

Penulis: Jepril Harefa

Editor: red

Berita Terkait

Soal Isu Aliran Dana PJU, Ustadz Hamidi dan Oknum Perangkat Desa Selomukti Akhirnya Berdamai
Kapolres PALI: Semangat Sumpah Pemuda Harus Tercermin dalam Pelayanan Polri
Dongkrak Target PAD Kabupaten Pasuruan, Aliansi PORTE Mendukung Penuh Upaya BAPENDA Menertibkan Pajak Tambang
Jaga Nama Baik HSB Palembang, Ketum Tegaskan Satu Komando
H. Putra Jaya Umar, S.T. Hadiri Syukuran Ulang Tahun Putri Korlip Realitapublik.id Tubaba
Menghadapi Musim Hujan: Mengelola Trauma Banjir Lewat Kesiapsiagaan Mental dan Fisik
Kodam XVIII/Kasuari Berduka, Prajurit Brigif 26/GP Pratu Andi Syarif Bugis Meninggal Dunia
Dugaan Pungli Berkedok Komite, MTsN Kota Pasuruan Bakal Dilaporkan MASAKO ke Kanwil Kemenag Jatim
Berita ini 224 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:41 WIB

Soal Isu Aliran Dana PJU, Ustadz Hamidi dan Oknum Perangkat Desa Selomukti Akhirnya Berdamai

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:29 WIB

Kapolres PALI: Semangat Sumpah Pemuda Harus Tercermin dalam Pelayanan Polri

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:16 WIB

Dongkrak Target PAD Kabupaten Pasuruan, Aliansi PORTE Mendukung Penuh Upaya BAPENDA Menertibkan Pajak Tambang

Selasa, 27 Oktober 2026 - 11:53 WIB

Jaga Nama Baik HSB Palembang, Ketum Tegaskan Satu Komando

Selasa, 27 Oktober 2026 - 07:06 WIB

H. Putra Jaya Umar, S.T. Hadiri Syukuran Ulang Tahun Putri Korlip Realitapublik.id Tubaba

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:11 WIB

Menghadapi Musim Hujan: Mengelola Trauma Banjir Lewat Kesiapsiagaan Mental dan Fisik

Minggu, 25 Oktober 2026 - 15:18 WIB

Kodam XVIII/Kasuari Berduka, Prajurit Brigif 26/GP Pratu Andi Syarif Bugis Meninggal Dunia

Minggu, 25 Oktober 2026 - 10:30 WIB

Dugaan Pungli Berkedok Komite, MTsN Kota Pasuruan Bakal Dilaporkan MASAKO ke Kanwil Kemenag Jatim

Berita Terbaru