Latkatpuan Kehumasan Polres Kebumen; Hadapi Fenomena Berita Tak Berimbang 

- Jurnalis

Kamis, 31 Juli 2025 - 17:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polres Kebumen menggelar Latihan Peningkatan Kemampuan (Latkatpuan) kehumasan kepada personel,di Ruang Tribrata Polres Kebumen, Kamis 31 Juli 2025. (Foto: Humas Polres Kebumen)

i

Polres Kebumen menggelar Latihan Peningkatan Kemampuan (Latkatpuan) kehumasan kepada personel,di Ruang Tribrata Polres Kebumen, Kamis 31 Juli 2025. (Foto: Humas Polres Kebumen)

Kebumen, realitapublik.id – Meningkatnya penyebaran berita tidak berimbang di era digital menjadi perhatian serius Polres Kebumen. Dalam rangka menanggapi fenomena tersebut, Polres Kebumen menggelar Latihan Peningkatan Kemampuan (Latkatpuan) kehumasan kepada personel, guna membekali pengetahuan dalam menghadapi dinamika arus informasi yang dapat menimbulkan keresahan di masyarakat.

 

Banyak media digital saat ini lebih mengutamakan kecepatan dan klik, namun sering kali mengabaikan prinsip dasar jurnalisme, seperti verifikasi, keberimbangan, dan konfirmasi kepada pihak-pihak terkait.

 

Dalam kondisi seperti ini, Polri memiliki tanggung jawab menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, termasuk ketertiban informasi.

Baca Juga :  Semarakkan HUT ke-81 RI dan HUT ke-4 Tiyuh, Pemerintah Karta Tanjung Selamat Gelar Seni Budaya dan Pembagian Hadiah

 

Melalui Latkatpuan kehumasan yang digelar di Polres Kebumen, para personel diberikan pemahaman mendalam tentang pentingnya peran Polri dalam menangani pemberitaan yang bersifat provokatif, menyebarkan kebencian, maupun berita bohong (hoaks).

 

Dalam kesempatan tersebut, hadir sebagai narasumber Wartawan Utama PWI Jateng dan Koresponden Suarabaru.id, Komper Wardopo, yang juga merupakan mantan wartawan Suara Merdeka.

 

Dalam paparannya, Komper menyampaikan bahwa polisi harus mampu bersikap profesional dan netral di tengah derasnya arus informasi, serta menjadi pihak yang mencerahkan dan menenangkan masyarakat.

 

“Polisi harus berada di tengah. Ketika pemberitaan memuat informasi yang belum terverifikasi atau menyangkut proses hukum yang sedang berjalan, maka Polri berhak meminta ruang konfirmasi, agar tidak menimbulkan opini yang keliru atau merusak nama baik seseorang,” kata Komper Wardopo kepada peserta Latkatpuan Kehumasan di Ruang Tribrata Polres Kebumen, Kamis 31 Juli 2025.

Baca Juga :  Aparatur Tiyuh Se-Tubaba Demo Tuntut Siltap 6 Bulan Tertunda, Ancam Mogok Kerja

 

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa kemitraan strategis antara pers dan Polri harus dijaga dan diperkuat. Media massa dan kepolisian bisa saling melengkapi perannya dalam menyampaikan informasi yang edukatif dan menciptakan ketertiban sosial.

 

Kapolres Kebumen AKBP Eka Baasith Syamsuri, melalui Wakapolres Kompol Faris Budiman, menyampaikan pentingnya pemahaman kehumasan kepada seluruh personel.

Baca Juga :  Sembilan Anggota AHWA Muktamar Ke-35 NU Resmi Ditetapkan di Tambakberas

 

“Pengetahuan ini penting agar personel memahami batasan dan tanggung jawab dalam mengelola informasi yang berkembang di masyarakat. Dengan demikian, kita dapat turut menciptakan situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif melalui informasi yang benar dan bertanggung jawab,” ungkap Wakapolres.

 

Kegiatan Latkatpuan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam memperkuat kapasitas personel Polres Kebumen, khususnya dalam menghadapi tantangan komunikasi publik dan penyebaran informasi di era digital yang serba cepat ini.(*)

Berita Terkait

Jaga Mutu Pembangunan, Pemkab Batang Aktifkan Kembali Program UHC pada Akhir 2026
Adian Napitupulu Tegaskan Tolak Kekerasan Terkait Konflik Agraria di Desa Sukajaya
FAJI Probolinggo Sikat Dua Emas di Sungai Brantas, Atlet Muda Bikin Gebrakan di Kejurprov 2026
Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau: Hujan Abu Tipis Jangkau Depok dan Bogor, Mitos Lokal Kembali Menyita Perhatian
Pakasa Malang Raya Hadiri Mangayubagya Jumeneng Dalem SISKS Pakubuwono XIV, Teguhkan Komitmen Nguri-uri Kabudayan Jawa
Dinkes Tulang Bawang Barat Gelar Skrining TBC Terintegrasi di Tiyuh Marga Asri
Manfaatkan Pintu Belakang Tak Dikunci, Maling Motor dan Uang Rp3,2 Juta di PALI Diringkus Polisi
BPKAD PALI Batasi Pencairan Dana Proyek Rp1 Miliar per Bulan, Kontraktor Mengeluh dan Ancam Lapor DPRD
Berita ini 63 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 13:35 WIB

Jaga Mutu Pembangunan, Pemkab Batang Aktifkan Kembali Program UHC pada Akhir 2026

Minggu, 6 September 2026 - 17:13 WIB

Adian Napitupulu Tegaskan Tolak Kekerasan Terkait Konflik Agraria di Desa Sukajaya

Minggu, 6 September 2026 - 16:59 WIB

FAJI Probolinggo Sikat Dua Emas di Sungai Brantas, Atlet Muda Bikin Gebrakan di Kejurprov 2026

Minggu, 6 September 2026 - 14:07 WIB

Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau: Hujan Abu Tipis Jangkau Depok dan Bogor, Mitos Lokal Kembali Menyita Perhatian

Minggu, 6 September 2026 - 02:52 WIB

Pakasa Malang Raya Hadiri Mangayubagya Jumeneng Dalem SISKS Pakubuwono XIV, Teguhkan Komitmen Nguri-uri Kabudayan Jawa

Sabtu, 5 September 2026 - 09:12 WIB

Dinkes Tulang Bawang Barat Gelar Skrining TBC Terintegrasi di Tiyuh Marga Asri

Sabtu, 5 September 2026 - 08:56 WIB

Manfaatkan Pintu Belakang Tak Dikunci, Maling Motor dan Uang Rp3,2 Juta di PALI Diringkus Polisi

Sabtu, 5 September 2026 - 08:42 WIB

BPKAD PALI Batasi Pencairan Dana Proyek Rp1 Miliar per Bulan, Kontraktor Mengeluh dan Ancam Lapor DPRD

Berita Terbaru