Ketua PMII Pasuruan Desak Usut Tuntas Kasus Pendemo yang Terlindas Mobil Brimob

- Jurnalis

Jumat, 29 Agustus 2025 - 14:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PASURUAN realitapublik.id – Ketua Umum Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Pasuruan, Ainur Rofiq, angkat bicara soal video viral demonstran yang terlindas mobil Brimob hingga tewas di Jakarta.

 

Ia menilai insiden tersebut sebagai pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) dan menuntut pemerintah serta aparat untuk mengusut tuntas kasus ini.

 

“Insiden ini sangat disesalkan karena menunjukkan sikap aparat kepolisian yang bertindak di luar batas wajar hingga menimbulkan korban jiwa,” ujar Ainur Rofiq pada Jumat (29/8/2025).

Baca Juga :  Cederai Moralitas Pendidikan, AMCD Kecam Keras Kasus Asusila di MTsN Kota Pasuruan

 

Menurutnya, tindakan aparat tersebut sangat tidak berperikemanusiaan dan melanggar Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 Pasal 28 ayat (1) yang berbunyi “Hak untuk hidup dan mempertahankan kehidupannya,” serta Pasal 9 ayat (1) UU Nomor 39 Tahun 1999 tentang HAM.

Baca Juga :  Dugaan Pungli Berkedok Komite, MTsN Kota Pasuruan Bakal Dilaporkan MASAKO ke Kanwil Kemenag Jatim

 

“Tindakan ini merupakan bentuk pelanggaran UUD 1945. Seharusnya aparat negara sudah paham betul tentang undang-undang dan mentaatinya, bukan malah melanggarnya,” tegas Ainur.

 

PC PMII Pasuruan mendesak agar kasus ini tidak diselesaikan hanya dengan permintaan maaf. Ainur Rofiq menekankan bahwa kebenaran dan keadilan harus ditegakkan, tanpa pandang bulu.

 

“Pemerintah dan aparat negara harus bertanggung jawab penuh atas insiden ini. Apapun yang terjadi, keadilan dan kebenaran harus tetap ditegakkan, siapapun pelakunya dan apapun konsekuensinya,” tambahnya.

Baca Juga :  Kodam XVIII/Kasuari Berduka, Prajurit Brigif 26/GP Pratu Andi Syarif Bugis Meninggal Dunia

 

Di akhir pernyataannya, Ainur Rofiq mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi. Ia mengingatkan agar tidak ada lagi kerugian yang timbul dan meminta masyarakat menunggu aksi yang terkoordinasi.

Penulis : *Ich

Editor : Red

Berita Terkait

Soal Isu Aliran Dana PJU, Ustadz Hamidi dan Oknum Perangkat Desa Selomukti Akhirnya Berdamai
Kapolres PALI: Semangat Sumpah Pemuda Harus Tercermin dalam Pelayanan Polri
Dongkrak Target PAD Kabupaten Pasuruan, Aliansi PORTE Mendukung Penuh Upaya BAPENDA Menertibkan Pajak Tambang
Jaga Nama Baik HSB Palembang, Ketum Tegaskan Satu Komando
H. Putra Jaya Umar, S.T. Hadiri Syukuran Ulang Tahun Putri Korlip Realitapublik.id Tubaba
Menghadapi Musim Hujan: Mengelola Trauma Banjir Lewat Kesiapsiagaan Mental dan Fisik
Kodam XVIII/Kasuari Berduka, Prajurit Brigif 26/GP Pratu Andi Syarif Bugis Meninggal Dunia
Dugaan Pungli Berkedok Komite, MTsN Kota Pasuruan Bakal Dilaporkan MASAKO ke Kanwil Kemenag Jatim
Berita ini 216 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:41 WIB

Soal Isu Aliran Dana PJU, Ustadz Hamidi dan Oknum Perangkat Desa Selomukti Akhirnya Berdamai

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:29 WIB

Kapolres PALI: Semangat Sumpah Pemuda Harus Tercermin dalam Pelayanan Polri

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:16 WIB

Dongkrak Target PAD Kabupaten Pasuruan, Aliansi PORTE Mendukung Penuh Upaya BAPENDA Menertibkan Pajak Tambang

Selasa, 27 Oktober 2026 - 11:53 WIB

Jaga Nama Baik HSB Palembang, Ketum Tegaskan Satu Komando

Selasa, 27 Oktober 2026 - 07:06 WIB

H. Putra Jaya Umar, S.T. Hadiri Syukuran Ulang Tahun Putri Korlip Realitapublik.id Tubaba

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:11 WIB

Menghadapi Musim Hujan: Mengelola Trauma Banjir Lewat Kesiapsiagaan Mental dan Fisik

Minggu, 25 Oktober 2026 - 15:18 WIB

Kodam XVIII/Kasuari Berduka, Prajurit Brigif 26/GP Pratu Andi Syarif Bugis Meninggal Dunia

Minggu, 25 Oktober 2026 - 10:30 WIB

Dugaan Pungli Berkedok Komite, MTsN Kota Pasuruan Bakal Dilaporkan MASAKO ke Kanwil Kemenag Jatim

Berita Terbaru