Walhi Jatim Kecam Keras Penebangan Beringin Ratusan Tahun di Singosari, Siap Tempuh Jalur Hukum

- Jurnalis

Jumat, 3 Oktober 2025 - 17:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MALANG realitapublik.id – Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Jawa Timur mengecam keras penebangan satu pohon Beringin berusia ratusan tahun di tepi Jalan Raya Mondoroko, Singosari, Kabupaten Malang. Penebangan ini menjadi sorotan karena pohon yang diklaim masih sehat itu ditebang dengan alasan mengganggu lalu lintas dan merusak drainase.

 

Tindakan penebangan ini menimbulkan keresahan di tengah masyarakat, yang kemudian disikapi tegas oleh Walhi Jatim. Purnawan D Negara, Dewan Walhi Jawa Timur, menilai pemerintah daerah (Pemda) kembali mengabaikan seruan kehati-hatian dalam mengelola ruang hijau.

Baca Juga :  Bawa Semangat Kartini, Begini Cara Bidan Anis Gandeng Warga Daya Asri Jelang Pilkati

 

Ia mengingatkan, kasus serupa pernah terjadi di Jalan Soekarno Hatta, Kota Malang, di mana puluhan pohon ditebang tanpa ada realisasi janji penanaman pohon pengganti.

 

“Waktu itu Pemerintah berjanji akan menanam pohon pengganti setelah pelebaran jalan, tapi sampai hari ini janji itu tidak pernah terealisasi. Kasus di Singosari ini jangan-jangan bernasib sama, ditebang tanpa kejelasan,” ujar Purnawan kepada awak media.

 

Menurut Purnawan, setiap penebangan pohon harusnya dilakukan secara transparan. Pemerintah wajib membuat berita acara resmi dan menjelaskan tindak lanjut kepada masyarakat, sebab pohon di tepi jalan adalah bagian dari ruang terbuka hijau yang memiliki nilai ekologis, sosial, hingga ekonomi.

Baca Juga :  Layanan PBG Dinilai Mangkrak, Aliansi Poros Tengah Kota Pasuruan Agendakan Aksi Unjuk Rasa

 

“Pohon itu bukan sekadar batang kayu, ia aset publik, dibeli dengan uang rakyat dan harus dipertanggungjawabkan penggunaannya. Kalau tiba-tiba ditebang tanpa alasan yang jelas, masyarakat wajar curiga. Jangan ada kesan praktik koruptif hanya karena kayu dianggap punya nilai jual,” tegasnya.

 

Walhi juga menekankan, jika alasan penebangan adalah keselamatan, seharusnya Pemda memilih langkah pemangkasan (perempesan), bukan langsung mematikan pohon. Tindakan ini dianggap melanggar prinsip perlindungan ruang terbuka hijau.

Baca Juga :  Kodam XVIII/Kasuari Berduka, Prajurit Brigif 26/GP Pratu Andi Syarif Bugis Meninggal Dunia

 

Purnawan menegaskan, Walhi siap menempuh jalur hukum bila pemerintah tidak mampu memberikan jawaban yang memadai dan transparan.

 

“Kami punya mandat sebagai wali lingkungan. Kalau penebangan dilakukan hanya untuk kepentingan sempit, apalagi menyimpan indikasi koruptif tentu harus dilawan,” tutupnya.

 

Hingga kini, publik masih menanti kejelasan alasan resmi di balik penebangan beringin tua di Singosari, yang selama puluhan tahun telah menjadi simbol dan peneduh di wajah jalan raya tersebut.

Penulis : Bil

Editor : Red

Berita Terkait

Sebulan Kepergian Arwansyah, Keluarga Apresiasi Pemerintah Kawal Pemulangan Jenazah dari Taiwan
Intaian Polisi Berbuah Manis, Polres Tubaba Cegat Innova Bermuatan Ribuan Rokok Ilegal, Pemilik Toko Bangunan Diciduk
Merasa Dirugikan Pemberitaan Sepihak, Pemilik Tambang Sebalong Siapkan Langkah Hukum
Unjuk Rasa di Balai Kota Malang Diwarnai Ancaman Molotov, 12 Orang Ditetapkan Tersangka dan Positif Narkoba
Layanan PBG Dinilai Mangkrak, Aliansi Poros Tengah Kota Pasuruan Agendakan Aksi Unjuk Rasa
Bawaslu Situbondo: Pilihan di TPS Cuma Sekian Menit, Tapi Tentukan Nasib Bangsa 5 Tahun
Polres Bogor Tangkap Pelaku Tawuran yang Tewaskan Remaja 16 Tahun di Sukaraja
Sengketa Tanah KDMP Rejoso Lor Masuki Agenda Gugatan, Penggugat Soroti Ketidakhadiran Jaksa
Berita ini 49 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 15:24 WIB

Sebulan Kepergian Arwansyah, Keluarga Apresiasi Pemerintah Kawal Pemulangan Jenazah dari Taiwan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 09:22 WIB

Intaian Polisi Berbuah Manis, Polres Tubaba Cegat Innova Bermuatan Ribuan Rokok Ilegal, Pemilik Toko Bangunan Diciduk

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:35 WIB

Unjuk Rasa di Balai Kota Malang Diwarnai Ancaman Molotov, 12 Orang Ditetapkan Tersangka dan Positif Narkoba

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:50 WIB

Layanan PBG Dinilai Mangkrak, Aliansi Poros Tengah Kota Pasuruan Agendakan Aksi Unjuk Rasa

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:15 WIB

Bawaslu Situbondo: Pilihan di TPS Cuma Sekian Menit, Tapi Tentukan Nasib Bangsa 5 Tahun

Jumat, 30 Oktober 2026 - 12:12 WIB

Polres Bogor Tangkap Pelaku Tawuran yang Tewaskan Remaja 16 Tahun di Sukaraja

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36 WIB

Sengketa Tanah KDMP Rejoso Lor Masuki Agenda Gugatan, Penggugat Soroti Ketidakhadiran Jaksa

Kamis, 29 Oktober 2026 - 20:59 WIB

Titipan Tahanan Kasus Korupsi Dana KONI Masuk Lapas Kelas IIB Pasuruan, Kejaksaan Pastikan Proses Hukum Berlanjut

Berita Terbaru