MALANG realitapublik.id – Perumda Air Minum Tugu Tirta Kota Malang menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya atas gangguan parah pada layanan air yang menyebabkan air macet selama 1–2 hari di sebagian besar wilayah pelanggan. Gangguan ini dipicu oleh aktivitas alat berat proyek pembangunan drainase yang hampir setiap hari merusak dan memicu kebocoran pada jaringan pipa distribusi.
Direktur Utama Perumda Tugu Tirta, Priyo Sudibyo, menegaskan bahwa kerusakan berulang pada jaringan pipa – termasuk proyek besar di ruas Soekarno-Hatta dan puluhan titik di dalam kota (seperti Jl. Kolonel Sugiono, Kalpataru, Janti Barat, dll.) – adalah tanggung jawab penuh pelaksana proyek.
“Hampir setiap hari tim kami menemukan kontak alat berat dengan pipa aktif yang memicu kebocoran,” terang Priyo. “Kondisi ini memaksa Tugu Tirta melakukan perbaikan berulang, menambah beban teknis dan biaya operasional.”
Menanggapi krisis ini, Tugu Tirta melakukan langkah cepat dan tegas:
– Pengawalan Proyek: Petugas diturunkan setiap malam untuk mengawal pekerjaan proyek guna mencegah kerusakan pipa susulan.
– Siaga 24 Jam: Tim teknis disiagakan 24 jam penuh untuk mempercepat penanganan kebocoran dan normalisasi aliran air.
– Tuntutan Pertanggungjawaban: Tugu Tirta berkoordinasi intensif dengan pelaksana proyek, menuntut mereka bertanggung jawab penuh atas kerusakan dan menerapkan pengamanan yang lebih baik di area jalur pipa.
Sebagai solusi sementara, pelanggan di wilayah terdampak dapat menghubungi Tugu Tirta untuk layanan air tangki gratis di nomor 08113550800.
Masyarakat juga diminta turut mengawasi dan segera melaporkan indikasi gangguan air atau pekerjaan proyek yang membahayakan pipa melalui Hotline 0341-715103 atau WhatsApp 081130763119.
“Terima kasih atas pengertian dan kesabaran pelanggan yang terus mendukung upaya pemulihan ini,” tutup Priyo, berkomitmen memastikan layanan air minum pulih secepatnya.
Penulis : Andi Billy
Editor : Red







