Bupati Tubaba Buka Sarasehan Peternak Sapi dan Temu Pedet Tubaba 2025

- Jurnalis

Kamis, 30 Oktober 2025 - 17:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

mengelar sarasehan peternak sapi dan Temu pedet 2025 berlangsung di lapangan Tiyuh Wanokerto (photo: Rody Sandra realitapublik.id)

i

mengelar sarasehan peternak sapi dan Temu pedet 2025 berlangsung di lapangan Tiyuh Wanokerto (photo: Rody Sandra realitapublik.id)

Tubaba RealitaPublik.id — Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat menggelar Sarasehan Peternak Sapi dan Temu Pedet Tubaba 2025, yang berlangsung di Lapangan Tiyuh Wonokerto, Kecamatan Tulang Bawang Tengah, Kamis (30/10/2025).

 

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Bupati Tulang Bawang Barat, Ir. Novriwan Jaya, S.P., serta dihadiri oleh Wakil Bupati Nadirsyah, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Lampung, Ir. Lili Mawarti, M.Si, jajaran perangkat daerah, camat se-Kabupaten Tubaba, dan kelompok peternak sapi dari berbagai kecamatan.

 

Dalam sambutannya, Bupati Novriwan Jaya menegaskan bahwa sektor peternakan merupakan salah satu pilar penting dalam mendukung ketahanan pangan daerah dan kesejahteraan masyarakat. Ia mendorong agar pembangunan sektor ini dilakukan dari hulu hingga hilir, meliputi pembibitan, kesehatan hewan, pakan, hingga pemasaran ternak.

Baca Juga :  Gandeng Pengemudi Ojol, Satlantas Polres Lampung Utara Gencarkan Edukasi Kamseltibcar Lantas

 

Kita tidak hanya mengejar peningkatan populasi ternak, tetapi juga harus memperhatikan perawatan dan kesehatannya. Pemerintah daerah berkomitmen membangun peternakan yang kuat dan berkelanjutan di Tubaba,” ujar Bupati.

 

Ia juga menyampaikan cita-citanya agar ke depan setiap kecamatan di Tubaba memiliki sentra peternakan yang mandiri dan produktif. Bahkan, Bupati berharap adanya sistem jual beli ternak berbasis berat daging hidup agar transaksi menjadi lebih transparan dan menguntungkan peternak.

 

Kita harus melangkah selangkah demi selangkah. Jangan hanya menjadikan beternak sebagai pekerjaan sampingan. Banyak peternak yang dari hasil ternaknya bisa menyekolahkan anak, memperbaiki rumah, hingga membeli kendaraan. Karena itu, saya ingin peternakan menjadi salah satu prioritas utama masyarakat Tubaba,” tambahnya.

Baca Juga :  Ternyata Ini, PLTU Bermasalah Penyebab Listrik Mati Bergilir di Jawa

 

Bupati juga menyinggung pentingnya pelatihan penyembelihan hewan yang sesuai dengan syariat Islam, serta mendorong inovasi kuliner berbahan dasar daging lokal. Ia mengajak seluruh pihak untuk berkolaborasi dalam mewujudkan kemandirian pangan dan ekonomi berbasis peternakan di Tubaba.

Sementara itu, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Lampung, Ir. Lili Mawarti, M.Si, dalam sambutannya memberikan apresiasi atas langkah nyata Pemkab Tulang Bawang Barat dalam memperkuat sektor peternakan melalui kegiatan sarasehan dan temu pedet ini.

Baca Juga :  MoU Polri-Dewan Pers: Antara Sengketa Berita dan Pidana

 

Kegiatan seperti ini menjadi contoh bagaimana kabupaten mampu mengembangkan ekosistem peternakan secara menyeluruh. Dari pembibitan, peningkatan populasi, hingga pengendalian penyakit seperti PMK (Penyakit Mulut dan Kuku),” ujar Lili Mawarti.

 

Ia menjelaskan, Pemerintah Provinsi Lampung terus mendorong peningkatan populasi sapi potong dan sapi perah di seluruh kabupaten, serta mengembangkan sentra-sentra peternakan baru, termasuk di Tulang Bawang Barat yang memiliki potensi besar dalam sektor ini.

 

Harapan kami, ke depan Tulang Bawang Barat tidak hanya menjadi daerah penghasil sapi potong, tetapi juga mampu mengembangkan sektor lain seperti kambing dan produk olahan ternak yang bernilai ekonomi tinggi,” tambahnya.(*)

Penulis : Rody Sandra

Berita Terkait

MoU Polri-Dewan Pers: Antara Sengketa Berita dan Pidana
Jaga Kebersihan Lingkungan, Warga dan Pemerintah Kecamatan Tulang Bawang Tengah Gelar Kerja Bakti Bersama
Wujudkan Lingkungan Asri, Mahasiswa KKN UM Metro dan Warga Marga Kencana Gelar Kerja Bakti
Berdiri di Lahan LSD, Sejumlah Koperasi Desa Merah Putih  Terancam Tak Bisa Beroperasi
Imbas Debu Proyek di Sekitar RSUD Tulang Bawang Barat, Keluarga Pasien Tuntut Solusi
Dugaan Korupsi Pengerukan Kolam Pelindo Regional 3: Modus Mark-Up HPS Rp200 Miliar Terbongkar di Persidangan
Bidik Atlet Berbakat, Disdikbud Tubaba Matangkan Kelas Khusus Olahraga
Peringkat Atas Tak Lolos, Hasil Seleksi Atlet Catur PPLPD Kabupaten PALI Menuai Polemik 
Berita ini 37 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 22:06 WIB

MoU Polri-Dewan Pers: Antara Sengketa Berita dan Pidana

Jumat, 10 Juli 2026 - 22:03 WIB

Jaga Kebersihan Lingkungan, Warga dan Pemerintah Kecamatan Tulang Bawang Tengah Gelar Kerja Bakti Bersama

Jumat, 10 Juli 2026 - 21:52 WIB

Wujudkan Lingkungan Asri, Mahasiswa KKN UM Metro dan Warga Marga Kencana Gelar Kerja Bakti

Jumat, 10 Juli 2026 - 07:47 WIB

Berdiri di Lahan LSD, Sejumlah Koperasi Desa Merah Putih  Terancam Tak Bisa Beroperasi

Kamis, 9 Juli 2026 - 22:37 WIB

Imbas Debu Proyek di Sekitar RSUD Tulang Bawang Barat, Keluarga Pasien Tuntut Solusi

Kamis, 9 Juli 2026 - 11:20 WIB

Dugaan Korupsi Pengerukan Kolam Pelindo Regional 3: Modus Mark-Up HPS Rp200 Miliar Terbongkar di Persidangan

Rabu, 8 Juli 2026 - 20:52 WIB

Bidik Atlet Berbakat, Disdikbud Tubaba Matangkan Kelas Khusus Olahraga

Rabu, 8 Juli 2026 - 20:22 WIB

Peringkat Atas Tak Lolos, Hasil Seleksi Atlet Catur PPLPD Kabupaten PALI Menuai Polemik 

Berita Terbaru

Oplus_16908288

Berita

MoU Polri-Dewan Pers: Antara Sengketa Berita dan Pidana

Jumat, 10 Jul 2026 - 22:06 WIB