Cemaran E. coli Jadi Penyebab Keracunan Massal di SMKN 1 Kandeman, Ditemukan di Air dan Makanan SPPG

- Jurnalis

Kamis, 13 November 2025 - 16:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Beberapa Siswa SMKN 1 Kademangan keracunan usai makan MBG (Fery Eka S realitapublik.id)

i

Beberapa Siswa SMKN 1 Kademangan keracunan usai makan MBG (Fery Eka S realitapublik.id)

BATANG realitapublik.id – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Batang memastikan penyebab dugaan keracunan massal yang menimpa sejumlah siswa SMKN 1 Kandeman berasal dari cemaran bakteri Escherichia coli (E. coli) pada menu makanan program Makanan Bergizi Gratis (MBG). Makanan tersebut diolah oleh Satuan Pelayanan Pangan Gizi (SPPG) Tragung, Kecamatan Kandeman.

 

Kepastian ini diperoleh setelah hasil uji laboratorium dari Balai Laboratorium Kesehatan dan Pengujian Alat Kesehatan Provinsi Jawa Tengah di Semarang diterima oleh Dinkes Batang pada Sabtu (8/11/2025).

Baca Juga :  Skandal Video Asusila di MTsN Kota Pasuruan Berujung Pengeroyokan, Pelaku Dikeluarkan dan Larangan Bawa HP

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Batang, dr. Ida Susilaksmi, membenarkan temuan tersebut.

 

“Dari hasil laboratorium kemarin ditemukan adanya cemaran mikrobiologi yang didapatkan di air, kemudian di nasi, dan juga di ayam dari sampel yang diperiksa,” ujar dr. Ida di sela-sela apel Hari Kesehatan Nasional, Rabu (12/11/2025).

 

Menurut dr. Ida, temuan ini mengindikasikan bahwa kontaminasi E. coli terjadi pada beberapa titik dalam proses pengolahan, termasuk bahan baku dan air yang digunakan.

Baca Juga :  Gudang Penimbunan 10 Ton Solar Digerebek, Ditreskrimsus Polda Jateng Tangkap Tersangka SH di Cilacap

 

E. coli sendiri adalah mikroorganisme yang biasa terdapat di usus besar manusia. Namun, jika jumlahnya berlebihan dan dikonsumsi oleh orang dengan daya tahan tubuh yang menurun, bakteri ini dapat menyebabkan gangguan pencernaan serius, seperti sakit perut, mual, dan muntah.

Baca Juga :  Selundupkan 5 Kg Ganja Lewat Ekspedisi, Petani Asal Pujon Ditangkap Polres Batu

 

Dr. Ida menambahkan, hasil pemeriksaan menunjukkan air yang digunakan oleh dapur SPPG Tragung terkontaminasi E. coli. Kontaminasi ini kemungkinan besar disebabkan oleh sanitasi air yang kurang higienis dalam proses pengolahan makanan.

 

Pihak Dinkes Batang kini diharapkan mengambil langkah tegas untuk memastikan sanitasi dan mutu higienitas di dapur SPPG Tragung segera diperbaiki guna mencegah terulangnya kasus keracunan di masa mendatang.

Penulis : Fery Eka

Berita Terkait

Cederai Moralitas Pendidikan, AMCD Kecam Keras Kasus Asusila di MTsN Kota Pasuruan
Bupati Situbondo Masuk 22 Tokoh Muda Nahdliyin Inspiratif 2026 Versi FJN
Label Infus Muat Nama Pasien Lain, Keluarga Soroti Prosedur Keselamatan di RSUD Kraton
Skandal Video Asusila di MTsN Kota Pasuruan Berujung Pengeroyokan, Pelaku Dikeluarkan dan Larangan Bawa HP
PERNYATAAN SIKAP KOMNAS PERLINDUNGAN ANAK Atas Kasus Anak Down Syndrome Meninggal Dunia Diduga Akibat Bullying di Surabaya
Skandal KUR Fiktif BRI Kepanjen Tembus Rp 2,7 Miliar: Kejari Malang Tetapkan 6 Tersangka, Libatkan Mantri Hingga Perangkat Desa
Diterpa Isu Terima Uang Proyek PJU Desa Selomukti, Ustadz Hamidi Bantah Tegas dan Siap Lapor Polisi
Rekapitulasi Pilkati Serentak TUBABA 2026, Berikut Daftar Kepalo Tiyuh Terpilih 
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Cederai Moralitas Pendidikan, AMCD Kecam Keras Kasus Asusila di MTsN Kota Pasuruan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 13:41 WIB

Bupati Situbondo Masuk 22 Tokoh Muda Nahdliyin Inspiratif 2026 Versi FJN

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 11:13 WIB

Label Infus Muat Nama Pasien Lain, Keluarga Soroti Prosedur Keselamatan di RSUD Kraton

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 01:27 WIB

Skandal Video Asusila di MTsN Kota Pasuruan Berujung Pengeroyokan, Pelaku Dikeluarkan dan Larangan Bawa HP

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:44 WIB

PERNYATAAN SIKAP KOMNAS PERLINDUNGAN ANAK Atas Kasus Anak Down Syndrome Meninggal Dunia Diduga Akibat Bullying di Surabaya

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:59 WIB

Diterpa Isu Terima Uang Proyek PJU Desa Selomukti, Ustadz Hamidi Bantah Tegas dan Siap Lapor Polisi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:21 WIB

Rekapitulasi Pilkati Serentak TUBABA 2026, Berikut Daftar Kepalo Tiyuh Terpilih 

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:50 WIB

Konflik Anggota DPRD Malang dan Pak Dur Berakhir Damai, Kasus Tetap Lanjut Berproses

Berita Terbaru