Simori Craft SMKN 3 Pekalongan, Inovasi Siswa Vokasi Ciptakan Produk Kriya Tekstil Pengganti Plastik

- Jurnalis

Senin, 22 Desember 2025 - 16:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16908288

i

Oplus_16908288

KOTA PEKALONGAN realitapublik.id — SMK Negeri 3 Pekalongan membuktikan bahwa kreativitas siswa vokasi mampu menjadi solusi nyata bagi isu lingkungan. Melalui gelaran Unjuk Karya Simori Craft yang dihelat di Galeri Kriya Tekstil baru-baru ini, para siswa memamerkan deretan produk kreatif berbahan tekstil yang dirancang khusus sebagai alternatif ramah lingkungan untuk menggantikan plastik sekali pakai.

 

Acara ini merupakan puncak dari program Bantuan Pemerintah Proyek Kreatif dan Kewirausahaan (PKK SMK) Tahun 2025 dari Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.

Baca Juga :  Babak Baru Pemerintahan Desa Selomukti: Dari Masa Transisi Menuju Kades Definitif

 

Kepala SMKN 3 Pekalongan, Sukowati, menjelaskan bahwa Simori Craft bukan sekadar pameran produk, melainkan muara dari proses pembelajaran kewirausahaan yang mendalam. Sejak Oktober 2025, para siswa terlibat aktif dalam ekosistem usaha yang menyerupai struktur industri nyata.

 

“Siswa kami dampingi mulai dari proses kualifikasi ide, perencanaan usaha, produksi, hingga strategi pemasaran. Mereka dibagi ke dalam peran manajemen industri agar pengalaman belajarnya lebih kontekstual,” ujar Sukowati.

 

Produk-produk yang ditampilkan dalam Simori Craft memiliki keunggulan pada nilai keberlanjutannya (sustainability). Berangkat dari keresahan terhadap sampah plastik di lingkungan sekolah, siswa menciptakan produk kriya tekstil yang:

Baca Juga :  Akselerasi Pendidikan Vokasi, Pemerintah Gulirkan Program Revitalisasi SMKN 3 Kotabumi

Reusable: Dapat digunakan berulang kali untuk mengurangi limbah.

Fungsional: Memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan ketahanan yang baik.

Bernilai Estetik: Desain modern yang mengikuti tren dan selera konsumen.

 

Melalui pemanfaatan bahan tekstil ini, siswa diajak memahami bahwa inovasi produk di masa depan harus berjalan seiring dengan upaya pelestarian lingkungan.

 

Melalui program PKK SMK, SMKN 3 Pekalongan berkomitmen membekali siswa dengan kompetensi komprehensif:

Keterampilan Teknis: Keahlian produksi kriya berkualitas industri.

Baca Juga :  Jalan Lintas Talang Ojan – Sukamaju Amblas, Akses Vital Menuju Ibu Kota PALI Nyaris Putus

Pemasaran Digital: Kemampuan mengelola pasar di platform digital.

Karakter Mental: Membentuk karakter yang berani mengambil keputusan, adaptif, dan mampu membaca peluang pasar.

 

“Harapan kami, pola pembelajaran ini melahirkan lulusan SMK yang mandiri dan inovatif. Mereka tidak hanya siap diserap industri, tetapi juga siap menciptakan lapangan kerja baru,” pungkas Sukowati.

 

Unjuk Karya Simori Craft ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara talenta siswa, bimbingan guru, dan dukungan pemerintah mampu menghasilkan karya yang bernilai ekonomi sekaligus berdampak positif bagi alam.

Penulis : Wildan

Berita Terkait

H. Putra Jaya Umar, S.T. Hadiri Syukuran Ulang Tahun Putri Korlip Realitapublik.id Tubaba
Menghadapi Musim Hujan: Mengelola Trauma Banjir Lewat Kesiapsiagaan Mental dan Fisik
Kodam XVIII/Kasuari Berduka, Prajurit Brigif 26/GP Pratu Andi Syarif Bugis Meninggal Dunia
Dugaan Pungli Berkedok Komite, MTsN Kota Pasuruan Bakal Dilaporkan MASAKO ke Kanwil Kemenag Jatim
Papan Rekening Komite MTsN Pasuruan Ditutupi, Sinyal Kelola Dana Tak Sehat?
Dituding Ada Pungli Komite, Papan Rekening di Resepsionis MTsN Kota Pasuruan Mendadak Diamankan Saat Wartawan Datang
Dampak Karhutla Sumsel: Udara PALI dan Palembang Masih Berbahaya
Cederai Moralitas Pendidikan, AMCD Kecam Keras Kasus Asusila di MTsN Kota Pasuruan
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 07:06 WIB

H. Putra Jaya Umar, S.T. Hadiri Syukuran Ulang Tahun Putri Korlip Realitapublik.id Tubaba

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:11 WIB

Menghadapi Musim Hujan: Mengelola Trauma Banjir Lewat Kesiapsiagaan Mental dan Fisik

Minggu, 25 Oktober 2026 - 15:18 WIB

Kodam XVIII/Kasuari Berduka, Prajurit Brigif 26/GP Pratu Andi Syarif Bugis Meninggal Dunia

Minggu, 25 Oktober 2026 - 10:30 WIB

Dugaan Pungli Berkedok Komite, MTsN Kota Pasuruan Bakal Dilaporkan MASAKO ke Kanwil Kemenag Jatim

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:40 WIB

Papan Rekening Komite MTsN Pasuruan Ditutupi, Sinyal Kelola Dana Tak Sehat?

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:42 WIB

Dituding Ada Pungli Komite, Papan Rekening di Resepsionis MTsN Kota Pasuruan Mendadak Diamankan Saat Wartawan Datang

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 20:35 WIB

Dampak Karhutla Sumsel: Udara PALI dan Palembang Masih Berbahaya

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Cederai Moralitas Pendidikan, AMCD Kecam Keras Kasus Asusila di MTsN Kota Pasuruan

Berita Terbaru