Cuaca Ekstrem Terjang Batang: Tanah Longsor Menimpa Sejumlah Rumah di Desa Tombo

- Jurnalis

Sabtu, 17 Januari 2026 - 10:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16908288

i

Oplus_16908288

BANDAR, KABUPATEN BATANG realitapublik.id — Peringatan dini cuaca ekstrem yang dikeluarkan BMKG menjadi kenyataan. Hujan lebat disertai angin kencang memicu bencana tanah longsor di beberapa titik di Dukuh Tampingan, RT 02/01, Desa Tombo, Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang, pada Jumat (16/1/2026) sekitar pukul 17.45 WIB.

 

Meskipun material longsor menimpa beberapa bangunan warga, dipastikan tidak ada korban jiwa dalam rentetan insiden tersebut.

 

Berdasarkan data di lapangan, longsor terjadi secara bersamaan di dua titik pemukiman warga:

Baca Juga :  Kualitas Udara PALI Masih Kritis, Kebijakan Belajar dari Rumah Resmi Diperpanjang

Titik Pertama: Halaman rumah milik Bapak Rohadi (51) amblas dan material tanahnya menimpa rumah di bawahnya milik Bapak Lukman (28).

Titik Kedua: Tebing di area rumah Bapak Rusmin (50) longsor dan menimpa rumah milik Bapak Marjiun (58).

 

Pasca kejadian, warga desa segera bergerak melakukan penanganan darurat. Sinergi lintas sektor langsung terlihat di lokasi guna membantu proses evakuasi material longsor dan mengamankan barang berharga milik korban.

 

 

 

Unsur yang terlibat dalam penanganan:

Baca Juga :  Isu Kenaikan Pendapatan DPRD Kota Pasuruan Diproyeksikan Menuai Kritik Publik di Tengah Efisiensi Anggaran  

Warga dan Pemerintah Desa Tombo.

Petugas gabungan Polsek Bandar – Polres Batang & Koramil Bandar.

Trantib Kecamatan Bandar.

Purwa Aditya Wicaksono, S.T. (Anggota Dewan sekaligus Ketua Lembaga Penanggulangan Bencana DPC PKB Kabupaten Batang).

 

BMKG memprediksi cuaca ekstrem berupa hujan lebat, petir, dan angin kencang masih akan menyelimuti wilayah Jawa Tengah mulai tanggal 18 hingga 21 Januari 2026.

Masyarakat, terutama yang bermukim di daerah perbukitan dan rawan lereng seperti di Kecamatan Bandar, diminta tetap dalam kondisi Siaga Satu terhadap potensi bencana hidrometeorologi susulan seperti pohon tumbang dan longsor lanjutan.

Baca Juga :  Penuh atutias dan semangat, Sukamto S.Pd.I menggelar Do'a bersama dan Bakso Terapi dan bekam bersama DPD Parthi Tubaba. menjaga kesehatan dan pengobatan di Tiyuh daya sakti Jelang Pilkati

 

Langkah Keselamatan Saat Hujan Lebat di Daerah Perbukitan:

– Perhatikan Retakan Tanah: Segera mengungsi jika melihat retakan baru di sekitar lereng atau halaman rumah.

– Waspada Suara Gemuruh: Jika mendengar suara gemuruh dari arah perbukitan setelah hujan lebat, segera menjauh dari area lereng.

– Pantau Informasi Cuaca: Selalu ikuti perkembangan cuaca terbaru melalui kanal resmi BMKG atau BPBD setempat.

Penulis : Fery Eka S

Berita Terkait

Papan Rekening Komite MTsN Pasuruan Ditutupi, Sinyal Kelola Dana Tak Sehat?
Dituding Ada Pungli Komite, Papan Rekening di Resepsionis MTsN Kota Pasuruan Mendadak Diamankan Saat Wartawan Datang
Dampak Karhutla Sumsel: Udara PALI dan Palembang Masih Berbahaya
Cederai Moralitas Pendidikan, AMCD Kecam Keras Kasus Asusila di MTsN Kota Pasuruan
Bupati Situbondo Masuk 22 Tokoh Muda Nahdliyin Inspiratif 2026 Versi FJN
Label Infus Muat Nama Pasien Lain, Keluarga Soroti Prosedur Keselamatan di RSUD Kraton
Skandal Video Asusila di MTsN Kota Pasuruan Berujung Pengeroyokan, Pelaku Dikeluarkan dan Larangan Bawa HP
PERNYATAAN SIKAP KOMNAS PERLINDUNGAN ANAK Atas Kasus Anak Down Syndrome Meninggal Dunia Diduga Akibat Bullying di Surabaya
Berita ini 39 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:40 WIB

Papan Rekening Komite MTsN Pasuruan Ditutupi, Sinyal Kelola Dana Tak Sehat?

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:42 WIB

Dituding Ada Pungli Komite, Papan Rekening di Resepsionis MTsN Kota Pasuruan Mendadak Diamankan Saat Wartawan Datang

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 20:35 WIB

Dampak Karhutla Sumsel: Udara PALI dan Palembang Masih Berbahaya

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Cederai Moralitas Pendidikan, AMCD Kecam Keras Kasus Asusila di MTsN Kota Pasuruan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 13:41 WIB

Bupati Situbondo Masuk 22 Tokoh Muda Nahdliyin Inspiratif 2026 Versi FJN

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 01:27 WIB

Skandal Video Asusila di MTsN Kota Pasuruan Berujung Pengeroyokan, Pelaku Dikeluarkan dan Larangan Bawa HP

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:44 WIB

PERNYATAAN SIKAP KOMNAS PERLINDUNGAN ANAK Atas Kasus Anak Down Syndrome Meninggal Dunia Diduga Akibat Bullying di Surabaya

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:50 WIB

Skandal KUR Fiktif BRI Kepanjen Tembus Rp 2,7 Miliar: Kejari Malang Tetapkan 6 Tersangka, Libatkan Mantri Hingga Perangkat Desa

Berita Terbaru