Transformasi Program “Rabu Pon”, PKK Jateng Dorong Ketahanan Pangan Lewat Peternakan Ayam Produktif

- Jurnalis

Kamis, 29 Januari 2026 - 00:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16908288

i

Oplus_16908288

KUDUS, Realitapublik.id — Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus berinovasi dalam menyukseskan program ketahanan pangan nasional. Melalui program Rabu Pon (Gerakan Ibu/Perempuan Menanam Pohon), Tim Penggerak PKK Jawa Tengah kini mulai merambah sektor peternakan sebagai pilar ekonomi keluarga.

 

Hal tersebut ditegaskan oleh Ketua TP PKK Jawa Tengah, Nawal Arafah Yasin, saat meninjau peternakan ayam milik Kelompok Ternak Pandan Sari di Desa Tergo, Kecamatan Dawe, Kudus, Selasa (27/01/2026).

 

Dalam kunjungan tersebut, Nawal Arafah mengenalkan model peternakan ayam yang dinilai sangat prospektif untuk diterapkan dalam skala rumah tangga. Peternakan di Desa Tergo yang mengelola 700 ekor ayam ini dipandang layak menjadi percontohan nasional karena produktivitasnya yang tinggi.

Baca Juga :  PERNYATAAN SIKAP KOMNAS PERLINDUNGAN ANAK Atas Kasus Anak Down Syndrome Meninggal Dunia Diduga Akibat Bullying di Surabaya

 

“Hari ini kita melihat model peternakan yang sangat produktif. Kedepannya, program Rabu Pon tidak hanya fokus pada penghijauan, tetapi juga merambah ke ketahanan pangan keluarga melalui budidaya ternak,” ujar Nawal.

 

Sebagai langkah nyata, TP PKK Jateng akan memberikan stimulan berupa bantuan bibit ayam, pakan, hingga pembuatan kandang bagi warga. Program ini menyasar keluarga yang masuk dalam basis data kemiskinan guna meningkatkan taraf hidup mereka.

Baca Juga :  Terbukti Lakukan Asusila, Bripda HPW Anggota Polres PALI Direkomendasikan Dipecat

Penerima Manfaat: Keluarga prasejahtera di berbagai kabupaten.

 

Pendampingan: Proses budidaya akan dikawal langsung oleh dinas terkait untuk memastikan keberlangsungan produksi.

Rekam Jejak: Model serupa telah sukses diimplementasikan di Kabupaten Purworejo dan empat kabupaten lainnya di Jawa Tengah.

 

Ketua Kelompok Ternak Pandan Sari, Agus Suyanto, menyambut baik perhatian dari TP PKK Jateng. Ia menyatakan bahwa kelompoknya yang beranggotakan 15 orang siap mendukung penuh program pemerintah dalam memperkuat swasembada pangan dari tingkat desa.

Baca Juga :  Tiga Dosen Manajemen UPN Veteran Jawa Timur Ikuti Sertifikasi Internasional CHRA

 

“Kami sebagai pembudidaya siap bersinergi. Dengan adanya dukungan dan perhatian dari PKK, kami semakin termotivasi untuk mengembangkan potensi ternak ini demi ketahanan pangan bersama,” ungkap Agus.

 

Sinergitas antara pemerintah provinsi, kabupaten, hingga pemerintah desa diharapkan terus diperluas agar program ketahanan pangan ini dapat dirasakan manfaatnya secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat Jawa Tengah.

Penulis : Fery Eka

Berita Terkait

Papan Rekening Komite MTsN Pasuruan Ditutupi, Sinyal Kelola Dana Tak Sehat?
Dituding Ada Pungli Komite, Papan Rekening di Resepsionis MTsN Kota Pasuruan Mendadak Diamankan Saat Wartawan Datang
Dampak Karhutla Sumsel: Udara PALI dan Palembang Masih Berbahaya
Cederai Moralitas Pendidikan, AMCD Kecam Keras Kasus Asusila di MTsN Kota Pasuruan
Bupati Situbondo Masuk 22 Tokoh Muda Nahdliyin Inspiratif 2026 Versi FJN
Label Infus Muat Nama Pasien Lain, Keluarga Soroti Prosedur Keselamatan di RSUD Kraton
Skandal Video Asusila di MTsN Kota Pasuruan Berujung Pengeroyokan, Pelaku Dikeluarkan dan Larangan Bawa HP
PERNYATAAN SIKAP KOMNAS PERLINDUNGAN ANAK Atas Kasus Anak Down Syndrome Meninggal Dunia Diduga Akibat Bullying di Surabaya
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:40 WIB

Papan Rekening Komite MTsN Pasuruan Ditutupi, Sinyal Kelola Dana Tak Sehat?

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:42 WIB

Dituding Ada Pungli Komite, Papan Rekening di Resepsionis MTsN Kota Pasuruan Mendadak Diamankan Saat Wartawan Datang

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 20:35 WIB

Dampak Karhutla Sumsel: Udara PALI dan Palembang Masih Berbahaya

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Cederai Moralitas Pendidikan, AMCD Kecam Keras Kasus Asusila di MTsN Kota Pasuruan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 13:41 WIB

Bupati Situbondo Masuk 22 Tokoh Muda Nahdliyin Inspiratif 2026 Versi FJN

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 01:27 WIB

Skandal Video Asusila di MTsN Kota Pasuruan Berujung Pengeroyokan, Pelaku Dikeluarkan dan Larangan Bawa HP

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:44 WIB

PERNYATAAN SIKAP KOMNAS PERLINDUNGAN ANAK Atas Kasus Anak Down Syndrome Meninggal Dunia Diduga Akibat Bullying di Surabaya

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:50 WIB

Skandal KUR Fiktif BRI Kepanjen Tembus Rp 2,7 Miliar: Kejari Malang Tetapkan 6 Tersangka, Libatkan Mantri Hingga Perangkat Desa

Berita Terbaru